{"id":324333,"date":"2025-03-22T15:48:38","date_gmt":"2025-03-22T08:48:38","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=324333"},"modified":"2025-03-22T15:48:38","modified_gmt":"2025-03-22T08:48:38","slug":"rekomendasi-gula-pasir-terbaik-nggak-bikin-gatal-tenggorokan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-gula-pasir-terbaik-nggak-bikin-gatal-tenggorokan\/","title":{"rendered":"4 Rekomendasi Gula Pasir Terbaik, Nggak Bikin Gatal Tenggorokan"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rekomendasi gula pasir berkualitas di bawah ini bisa melengkapi<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nggak-ada-yang-salah-pakai-baju-lebaran-itu-itu-aja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> momentum Lebaran<\/a> kalian.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu bahan dapur yang dapat ditemui di hampir setiap rumah tangga adalah gula pasir. Boleh dibilang, keberadaan gula pasir di dapur ini wajib hukumnya. Olahan tebu atau bit gula yang telah melalui proses pemurnian ini bukan hanya berperan sebagai pemanis minuman. Gula pasir juga dibutuhkan saat proses pembuatan kue, memasak hingga membuat sambal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di bulan puasa seperti saat ini, konsumsi gula pasir cenderung meningkat. Orang-orang membutuhkan gula pasir untuk menciptakan rasa manis saat membuat aneka sajian <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/kuliner\/warung-makan-di-klaten-yang-suka-berbagi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berbuka puasa<\/a>. Mau bagaimana lagi? Pernah dicoba mengganti gula dengan senyum manis si dia, eh, endingnya malah terluka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jelang Hari Raya, bisa dipastikan belanja gula masih akan terus meningkat. Pasalnya, gula pasir diburu untuk menjadi pelengkap isian parsel. Dari sekian banyak merek gula pasir yang beredar di pasaran, berikut adalah merek gula pasir terbaik yang bisa kalian pilih, dijamin gula pasir ini nggak bakal bikin tenggorokan kalian gatal.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b><i>Gulaku<\/i><\/b><b> sudah jadi top of mind<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merek gula pasir terbaik berdasarkan pengamatan saya adalah Gulaku<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Gulaku<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">ini di kancah per-gula pasir-an sudah jadi top of mind. Hampir tiap kali saya dapat parcel lebaran, gula pasirnya selalu merek Gulaku<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Parcel yang dipajang di mall-mall juga gulanya menggunakan merek Gulaku<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Tak heran sebetulnya jika Gulaku ini laris manis. Namanya saja \u201cGu-laku\u201d, bukan \u201cGu-rugi\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di pasaran, Gulaku hadir dengan dua kemasan berbeda. Yang satu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Gulaku<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> bungkus hijau dan satunya lagi Gulaku<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">bungkus kuning. Perbedaan keduanya terletak pada proses pengolahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gulaku bungkus kuning gula pasirnya berwarna kuning kecoklatan karena tidak mengalami proses rafinasi, sedangkan Gulaku bungkus hijau gula pasirnya berwarna putih karena sudah mengalami proses rafinasi. Singkatnya, rafinasi adalah proses pemurnian suatu bahan untuk mendapatkan hasil yang lebih murni. Ingat rafinasi ya, kalau Rafi Ahmad, itu Sultan Andara.<\/span><\/p>\n<h2><b>Gula Kristal Putih Rose Brand, mirip <\/b><b><i>Gulaku<\/i><\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikenal sebagai pelopor tepung beras dan tepung ketan kemasan, Rose Brand juga mengeluarkan produk gula pasir, bernama Gula Kristal Putih Rose Brand. Gula Kristal Putih Rose Brand terbuat dari tebu pilihan berkualitas terbaik yang telah melalui proses penggilingan secara higienis. Hasilnya, diperoleh gula pasir yang mengandung fruktosa alami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti Gulaku<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">gula pasir Rose Brand juga hadir dalam dua kemasan yaitu hijau dan kuning. Gula pasir Rose Brand hijau diproses lebih lanjut sehingga warna gulanya lebih putih, tekstur lebih halus dan rasa manis yang lebih pekat. Itu sebabnya, gula pasir <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kasta-merek-minyak-goreng-dari-golongan-sultan-hingga-yang-paling-merakyat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rose Brand<\/a> hijau lebih cocok digunakan untuk bahan campuran membuat kue.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan gula pasir Rose Brand kuning tidak diproses secara berlebihan, sehingga gulanya masih mengandung warna alami tebu, yaitu kuning kecoklatan. Rasa dari gula pasir Rose Brand kuning inipun terasa lebih alami dengan tekstur gula yang lebih kasar. Sehingga, gula pasir Rose Brand kuning lebih cocok digunakan untuk membuat minuman.<\/span><\/p>\n<h2><b>Gula pasir GMP namanya asing, tapi kualitasnya mampu bersaing<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merek gula pasir terbaik selanjutnya adalah gula pasir GMP. Berbeda dengan dua merek sebelumnya yang kemasannya didominasi warna hijau atau kuning, gula pasir GMP tampil feminim dengan kemasan warna ungu dipadu oranye.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gula pasir GMP diproduksi oleh PT Gunung Madu Plantations yang mulai produksi perdana mereka di 1978. Menariknya, PT GMP ini terletak di Provinsi Lampung dan menjadi pelopor usaha perkebunan dan pabrik di luar Jawa. Meskipun demikian, gula pasir GMP mampu bersaing dengan gula pasir yang diproduksi di Pulau Jawa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memproduksi gula, PT GMP juga memproduksi molasses. Molasses sering disebut juga dengan tetes tebu yang merupakan hasil sampingan dari industri pengolahan gula tebu. Molasses berbentuk cairan kental berwarna coklat gelap. Biasanya, Molases dimanfaatkan untuk suplemen ternak, bahan baku industri, pembuatan probiotik, dll.<\/span><\/p>\n<h2><b>Gula Maniskita gula pasir produksi BUMN<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, yang masuk dalam daftar rekomendasi gula pasir terbaik adalah gula Maniskita. Tidak seperti 4 merek gula sebelumnya yang diproduksi oleh perusahaan swasta, gula pasir Maniskita diproduksi oleh Perum Bulog milik BUMN.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, saya tahu mungkin ada beberapa orang yang ilfeel ketika kata &#8220;BUMN&#8221; disebut. Gara-garanya, belum lama ini produk rumah tangga keluaran BUMN, yaitu <\/span><a href=\"https:\/\/www.detik.com\/bali\/bisnis\/d-7818933\/takaran-curang-minyakita-isi-dikurangi-harga-dinaikkan\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyakita<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi sorotan. Sudah isinya dikurangi, harganya dinaikkan, ehh, kualitasnya disebut-sebut seperti sampah karena cuma bisa digunakan untuk sekali menggoreng saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, itu kan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Minyakita<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Maniskita belum tentu juga dijadikan bancakan. Perkara nanti ternyata Maniskita juga diakal-akali, ya cukup tahu aja siapa yang dimaksud \u2018kita\u2019 di kedua merek tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah 4 rekomendasi gula pasir di atas bisa melengkapi momentum Lebaran kalian. Bisa<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai stok bahan tambahan di dapur ataupun sebagai isian parcel. Meskipun ada embel-embel \u2018terbaik\u2019, bukan berarti gula pasirnya bisa dikonsumsi secara berlebiha ya. Ingat, batas konsumsi gula harian yang dianjurkan Kementerian Kesehatan Indonesia adalah 50 gram atau setara dengan 4 sendok makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dyan Arfiana Ayu Puspita<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-rekomendasi-pengharum-ruangan-yang-nggak-bikin-pusing\/\"><b>5 Rekomendasi Pengharum Ruangan yang Wanginya Nggak Bikin Pusing\u00a0<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak merek gula pasir di pasaran, tapi 5 merek ini jadi rekomendasi gula pasir terbaik, dijamin nggak bikin gatal tenggorokan. <\/p>\n","protected":false},"author":613,"featured_media":324338,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13085],"tags":[9121,27908,342,6165,27907],"class_list":["post-324333","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-gula","tag-gula-pasir","tag-lebaran","tag-rekomendasi","tag-rekomendasi-gula-pasir"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/324333","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/613"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=324333"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/324333\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/324338"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=324333"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=324333"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=324333"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}