{"id":324170,"date":"2025-03-21T09:00:30","date_gmt":"2025-03-21T02:00:30","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=324170"},"modified":"2025-03-21T09:13:38","modified_gmt":"2025-03-21T02:13:38","slug":"permen-indomaret-favorit-bocil-sampai-yang-ramah-lansia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/permen-indomaret-favorit-bocil-sampai-yang-ramah-lansia\/","title":{"rendered":"4 Kasta Permen Indomaret untuk Suguhan Lebaran,\u00a0Mulai dari Favorit Bocil sampai yang Ramah Lansia"},"content":{"rendered":"<p><em>Nggak <span style=\"font-weight: 400;\">usah bingung menyuguhkan camilan apa saat Lebaran nanti. Tinggal pergi ke Indomaret terdekat dan beli keempat permen berikut.<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjelang Lebaran, artikel di Terminal Mojok belakangan ramai membahas kasta suguhan Idulfitri yang bisa dibeli dengan mudah di minimarket seperti Indomaret. Mulai dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wafer-indomaret-paling-recommended-sampai-mending-skip\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">wafer,<\/a> sirup, hingga astor, semuanya telah diulas. Hanya saja, ada satu jenis suguhan yang kelihatannya luput dari perhatian, yaitu permen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari lupakan dulu perkara sakit gigi dan diabetes. Tak ada salahnya juga mengulum permen jika masih dalam batas wajar. Toh, dalam konteks sosial Idulfitri, permen adalah suguhan yang amat mendukung toleransi. Ia penyelamat bagi mereka yang malas mengunyah tapi tetap ingin menghargai tuan rumah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya, tak banyak memang permen yang bisa dinikmati semua kalangan. Hanya ada beberapa yang paling afdal untuk disuguhkan saat Idulfitri. Berikut saya jelaskan beberapa kasta permen yang bisa dibeli di Indomaret, dari favorit bocil sampai yang ramah lansia.<\/span><\/p>\n<h2><b>Yupi Strawberry Kiss, permen Indomaret favorit para bocil saat Idulfitri<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena suguhan ini identik dengan bocil, maka kasta tertinggi permen saat Idulfitri adalah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-yupi-strawberry-kiss-jadi-legenda-di-antara-permen-yupi-lainnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yupi Strawberry Kiss<\/a>. Saya pikir, gula-gula produksi PT Yupi Indo Jelly Gum, Tbk ini punya daya tarik tersendiri bagi anak-anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat dari bentuk love-nya hingga warna merah muda-putihnya, permen ini terkesan ceria sekali. Teksturnya yang empuk dan kenyal, dengan taburan gula pasir pada lapisan luarnya, jelas bikin hati para bocil jingkrak-jingkrak saat mengulumnya. Apalagi rasa stroberinya yang pekat cenderung asam-manis itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zaman kecil dulu, saya punya cara tersendiri untuk menikmati Yupi Strawberry Kiss. Pertama, tentu membuka kemasannya, lalu mengulumnya sambil menyesap pelan. Ketika rasa manisnya mulai berkurang, barulah saya mengunyahnya pelan-pelan dengan ekspresi ala-ala bocil kematian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tentu permen yang bisa dibeli Indomaret seharga Rp13.100 untuk kemasan 110g ini tak cocok bagi sebagian orang dewasa. Rasanya bisa terasa agak enek saat dikunyah. Apalagi bagi lansia, gulanya yang menempel itu bisa-bisa bikin gigi ngilu, bahkan saat gigitan pertama.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kopiko Coffee Candy, permen langganan orang dewasa dan lansia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Yupi adalah favoritnya bocil, maka Kopiko Coffee Candy adalah langganannya orang dewasa, termasuk lansia. Permen produksi Mayora ini seolah jadi obat bagi mereka yang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/berhenti-meremehkan-kopi-saset\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">butuh asupan kafein<\/a>, tapi tidak ada suguhan kopi. Kecil, simpel, dan terasa kopi sekali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sekian banyak varian Kopiko, bagi saya, Kopiko Coffee Candy ini yang paling pas untuk suguhan Idulfitri. Rasanya tak terlalu manis, nggak bikin enek, tapi tetap memberikan rasa pahit kopi yang khas. Aroma saat bungkusnya dibuka pun hampir mirip kopi yang baru diseduh. Coba aja amati kalau nggak percaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya itu, yang bikin permen Indomaret ini menurut saya cocok untuk orang dewasa dan lansia adalah, tekstur serta daya tahan rasanya. Permen ini nggak bikin risih saat dikulum, terasa halus. Daya larutnya pun cukup lama, sehingga nggak perlu buru-buru mengunyahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, bagi anak-anak, Kopiko mungkin kurang bersahabat. Rasa pahit khas kopi bisa jadi terlalu pekat untuk lidah bocil yang terbiasa dengan manisnya permen buah. Karena bagaimanapun\u2014meski hanya sebiji permen\u2014Kopiko tetap mengandung <\/span><a href=\"https:\/\/www.mayoraindah.co.id\/berita\/Kopiko-Lebih-Dari-Sekedar-Permen-Kopi-17#:~:text=%E2%80%9CPermen%20Kopiko%20terbuat%20dari%20ekstrak,efek%20jeda%20pada%20kopi%20asli.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">ekstrak kopi asli<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span>Oh ya, permen ini bisa dibeli di Indomaret dengan harga Rp10.000 untuk kemasan 105g.<\/p>\n<h2><b>Mentos Fruit, permen Indomaret paling meriah yang bikin bimbang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Permen Indomaret selanjutnya untuk suguhan Idulfitri nanti adalah Mentos Fruit. Produk PT Perfetti Van Melle Indonesia ini bisa dibilang salah satu permen yang paling meriah saat Lebaran tiba. Sebab warna kemasan dan rasanya cukup beragam. Mulai dari merah (rasa stroberi), oranye (rasa jeruk), kuning (rasa lemon), hingga ungu (rasa anggur).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat bocil dan remaja, permen ini jelas favorit. Selain karena rasanya yang fruity punya, teksturnya juga unik; kenyal di dalam, tapi keras di luar. Ada sensasi \u201ckres\u201d saat pertama kali digigit, sebelum akhirnya berubah menjadi permen kunyah yang meleleh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi dari situ, Mentos Fruit ini semacam memberi tantangan tersendiri untuk penikmatnya: apakah mau langsung digigit atau dikulum dulu? Dan itu rasanya bimbang betul. Karena kalau mau digigit langsung itu nggak bisa ngerasain fruity-nya yang halus. Kalaupun mau dikulum dulu nanti sensasi \u201ckres-nya\u201d kurang terasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, buat sebagian orang dewasa dan lansia, permen <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-permen-yang-wanginya-tahan-lama-di-mulut\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mentos<\/a> ini kurang ramah. Tekstur luarnya yang keras bisa jadi masalah buat gigi yang sensitif, sementara rasa buahnya yang kuat bisa terasa terlalu tajam di lidah. Apalagi kalau makannya buru-buru, bisa-bisa malah bikin gigi nyut-nyutan. Permen ini bisa dibeli di Indomaret dengan harga Rp9.400 untuk kemasan 121g.<\/span><\/p>\n<h2><b>Garuda Ting-Ting, permen unik cocok buat semua kalangan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan yang terakhir ada Garuda Ting-Ting. Menurut saya, di antara banyaknya suguhan manis saat Idulfitri, permen produksi Garudafood ini hadir sebagai pilihan yang sedikit berbeda. Ia menawarkan kombinasi rasa manis dan gurih-kacang yang jarang ditemukan pada permen lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat dikulum, permen ini seperti menyajikan lapisan rasa yang berurutan. Sesapan pertama terasa manis. Lalu saat mulai dikunyah, muncul aroma kacang yang khas dan sensasi kriuk seperti menggigit kacang asli. Hingga kemudian perlahan, rasa caramel dan kacangnya pun mencair di lidah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Khususnya permen ini, bagi saya, tidak punya kekurangan. Karena memang senikmat itu. Dari segi rasa, kepekatan manis, sampai daya hancurnya, cocok untuk semua kalangan. Saya pribadi selalu pengin bawa pulang kalau ada tuan rumah yang menyuguhkan permen ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah tadi beberapa kasta permen Indomaret yang saya rekomendasikan. Tentu tidak harus semuanya disuguhkan di meja. Tapi ya terserah sih, kalau situ mau. Yang jelas, suguhan ini bisa menunjukkan sikap toleran, ketika ada tamu yang kebetulan lagi kenyang atau nggak pengin mengunyah yang berat-berat.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-permen-indomaret-yang-unik-dan-bikin-penasaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Permen Indomaret yang Unik dan Bikin Penasaran<\/a>.<br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau bingung menyediakan apa buat camilan tipis-tipis di rumah saat Lebaran nanti, tinggal pergi ke Indomaret dan beli keempat permen ini.<\/p>\n","protected":false},"author":2221,"featured_media":324185,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[27890,1224,13858,27889,9775,27888,13114],"class_list":["post-324170","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-garuda-ting-ting","tag-indomaret","tag-kopiko","tag-mentos","tag-permen","tag-permen-indomaret","tag-yupi"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/324170","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2221"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=324170"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/324170\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/324185"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=324170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=324170"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=324170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}