{"id":320438,"date":"2025-03-03T13:59:15","date_gmt":"2025-03-03T06:59:15","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=320438"},"modified":"2025-03-03T14:45:59","modified_gmt":"2025-03-03T07:45:59","slug":"pertashop-korban-pertamax-oplosan-yang-paling-menderita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pertashop-korban-pertamax-oplosan-yang-paling-menderita\/","title":{"rendered":"Pemilik dan Pegawai Pertashop, Korban Pertamax Oplosan yang Paling Menderita: Bisnis Mati Sudah Pasti, Bertahan Mana Ada yang Mau Beli?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita sepakat, semua warga negara Indonesia adalah korban korupsi pertamax oplosan oleh oknum Pertamina. Tapi, kita lupa, ada yang makin babak belur gara-gara kasus korupsi ini: pebisnis pertashop!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan, pertashop ini hidup segan, mati sudah jelas. Bertahan penuh tekanan, mati sudah kepalang habis jutaan. Lalu mereka harus menerima fakta bahwa barang yang mereka jual selama ini adalah oplosan. Wah, bajigur, bayangne wae mesakne pol aku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para owner yang masih bertahan dengan sisa daya ini pasti misuh-misuh, pisuhannya saya yakin sepanjang Anyer-Panarukan. Sudah kena gocek bisnis yang dianggap menguntungkan, malah ketambahan polah para oknum yang rakusnya minta ampun. Nggak kuat bayanginnya, Bolo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pegawai pertashop pasti juga ikutan garuk-garuk kepala. Kerugian tempat usahanya bukan lagi potensi, tapi hal yang sudah pasti. Tinggal menunggu waktu mereka diberhentikan, dan ikutan bingung mau cari kerja di mana lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitulah korupsi. Semua uang dinikmati sendiri, tapi yang rugi satu negeri.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Mati sudah pasti, bertahan nggak ada yang mau beli<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pagi tadi, saya menyusuri jalan Sukoharjo-Klaten sembari melihat pertashop yang berdiri. Beberapa tutup, ada yang sudah tutup permanen dan memasang banner \u201cdijual\u201d. Beberapa masih buka, dan tidak satu pun ada pembelinya. Saya hanya bisa menghela nafas tiap melihat pertashop sepi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Betul, tak ada bisnis yang aman di masa kini. Tapi nasib pertashop <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bisnis-pertashop-beneran-karam-hidup-segan-mati-sudah-jelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">begitu menyedihkan<\/a> beberapa tahun belakangan. Baru mereguk untung tak lama, tiba-tiba pertamax (oplosan) naik dari 9 ribuan menjadi 13 ribuan (atau 12 ribu mepet 13 ribu, nggak ada bedanya). Orang-orang yang sudah nyaman pakai pertamax (oplosan) beralih ke pertalite lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya siapa juga yang mau bertahan pakai bahan bakar yang mahal (dan oplosan).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak pertashop yang masih buka dan bertahan. Pelanggan masih ada, meski menyusut. Seperti yang pernah saya bilang, POM ini menjawab kebutuhan orang pinggiran, yang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pertashop-bangkrut-bikin-repot-laporan-langsung-dari-pelanggan-pertamina\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesusahan mengakses bahan bakar<\/a> di tengah kota.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi tak sedikit juga yang akhirnya menyerah, dan memilih menutup bisnisnya. Sekalipun itu di jalan paling strategis, nyatanya tak membantu. Pertashop di jalan Asia-Afrika Klaten yang seramai itu saja tetap tutup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, mereka harus menemui fakta bahwa bahan bakar yang mereka jual selama ini adalah \u201cbarang palsu\u201d. Selama ini, mereka secara tidak sadar menipu pelanggan mereka. Coba, bayangkan sehancur apa perasaan para pemilik bisnis dan pegawainya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Nasib pekerja dan pemilik pertashop yang hancur lebur<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Korupsi oknum Pertamina ini bisa dibilang salah satu korupsi paling jahat. Korbannya seluruh warga Indonesia, kerugiannya sudah tak masuk di akal. 193 triliun itu angka sepele, katanya potensi kerugian sebenarnya bisa lebih tinggi, <a href=\"https:\/\/tirto.id\/kasus-pertamina-jadi-korupsi-terbesar-ri-rugi-rp1-kuadriliun-g8SM\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">katanya sampai 1 kuadriliun<\/a>. Bayangkan, sejahat apa pelakunya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau minta hukuman seberat apa pun, kayaknya susah. Paling 10-20 tahun, dipotong kelakuan baik, terus ada potensi dapet sel yang mewah. Yaaa paling berapa tahun. Ya udah nyolong sebanyak itu, mau dipenjara katakanlah 8 tahun oke-oke aja. Udah kaya, Bolo. Aman lah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi bagi para pekerja dan pemilik pertashop, gimana?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin mereka sudah kehabisan dana untuk operasional. Akhirnya tutup, karena siapa juga yang masih mau beli kalau ternyata barangnya nggak murni. Pegawainya juga mulai pusing, mau kerja di mana lagi? Kalau sepi, apa mungkin bisnisnya masih mau jalan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendekati lebaran tanpa pekerjaan, atau menghadapi masa depan super muram, bayangkan kek mana sedihnya,.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa pun itu, saya hanya berharap yang terbaik dari penyelesaian kasus ini. Semoga keadilan ditegakkan, semoga hukuman terpantas yang diberikan. Sudah terlalu banyak pihak yang tumbang, sudah terlalu banyak kepercayaan yang menguap. Jika masih diberi hukuman normatif, ya&#8230;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya mau gimana lagi?<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/pertamina-harus-tahu-bisnis-pertashop-di-ambang-kematian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pertamina Harus Tahu, Bisnis Pertashop di Ambang Kematian<\/a><\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/surabaya-nggak-melulu-berisi-hal-buruk-ini-5-hal-yang-bisa-dibanggakan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i> ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kita sepakat, semua warga negara Indonesia adalah korban korupsi pertamax oplosan oleh oknum Pertamina. Tapi, pertashop lah yang paling parah.<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":236954,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[27635,6485,27655,4513,15225],"class_list":["post-320438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-korupsi-pertamina","tag-pertamax","tag-pertamax-oplosan","tag-pertamina","tag-pertashop"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/320438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=320438"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/320438\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/236954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=320438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=320438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=320438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}