{"id":314873,"date":"2025-01-29T16:34:43","date_gmt":"2025-01-29T09:34:43","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=314873"},"modified":"2025-01-29T16:34:43","modified_gmt":"2025-01-29T09:34:43","slug":"beasiswa-turki-cara-paling-gampang-untuk-kuliah-di-luar-negeri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/beasiswa-turki-cara-paling-gampang-untuk-kuliah-di-luar-negeri\/","title":{"rendered":"Daftar Beasiswa Turki Adalah Cara Paling Mudah bagi Kalian yang Ingin Kuliah di Luar Negeri"},"content":{"rendered":"<p><em>Beasiswa Turki adalah jawaban untuk kalian yang ingin kuliah di luar negeri.\u00a0<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lolos-beasiswa-ke-luar-negeri-hebat-tapi-tak-perlu-menyebarkan-pikiran-sesat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kuliah di luar negeri<\/a> mungkin jadi mimpi banyak orang. Selain mendapat kualitas pendidikan yang lebih baik, kuliah di luar negeri bisa memberi pengalaman hidup yang berharga. Di samping itu, bukan tidak mungkin kuliah di luar bisa jadi gerbang awal berkarier di negeri orang. Kesempatan yang berharga mengingat dunia kerja Indonesia sedang carut-marut kondisinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persoalannya, kuliah di luar negeri bukan perkara hal yang mudah, apalagi kalau kalian tidak menggunakan biaya pribadi. Beasiswa menjadi satu-satunya jalan untuk mewujudkan mimpi kuliah di luar negeri. Itu pun ada persyaratan yang kadang rumitnya minta ampun, belum lagi persaingannya.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, tenang saja, buat kalian yang hendak kuliah di luar negeri, ada satu beasiswa yang tidak terlalu ribet sehingga peluang diterimanya cukup besar yakni Beasiswa Turkiye Burslari (YTB). Beasiswa yang didanai oleh pemerintah Turki ini kebetulan sedang\u00a0 dibuka sejak 10 Januari 2025 hingga 20 Februari 2025.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai salah satu awardee-nya, boleh saya bilang Beasiswa YTB ini punya banyak keunggulan dibandingkan beasiswa lain. Pokoknya layak banget untuk diperjuangkan<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Nggak wajib sertifikat bahasa asing<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pejuang beasiswa, sertifikat bahasa Inggris, seperti <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tips-mudah-agar-dapat-loa-di-negeri-ratu-elizabeth-tanpa-toefl-ielts\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">TOEFL dan IELTS<\/a> sering menjadi momok menakutkan. Bukan hanya karena biaya tesnya yang selangit, melainkan juga karena skor yang rendah membuat peluang dapat beasiswa ikutan terbatas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi beasiswa YTB ini nggak wajib TOEFL dan IELTS kalau kamu mau ambil program studi dengan pengantar bahasa Turki. Tenang, nanti dapat kursus bahasa Turki selama setahun kok.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Beasiswa Turki punya fasilitas lengkap<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beasiswa itu ada dua macam, yaitu beasiswa penuh dan parsial. Beasiswa dari YTB ini memberikan beasiswa penuh dari awal hingga akhir masa studi. Fasilitasnya juga terbilang lengkap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu berhasil menjadi awardee beasiswa YTB, kamu akan mendapatkan fasilitas berupa gratis biaya UKT, akomodasi tempat tinggal, biaya hidup per bulan, asuransi kesehatan, dan tiket pesawat pulang-pergi Indonesia-Turki.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Terbuka untuk semua jenjang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beasiswa YTB ini memungkinkan siapapun untuk lanjut kuliah ke luar negeri, tepatnya di Turki. Kalau beberapa beasiswa hanya menargetkan satu jenjang tertentu, beasiswa YTB bisa didaftar untuk siapapun yang mau lanjut ke jenjang S1, S2, dan S3. Beasiswa YTB mulai tahun 2024 kemarin juga mengadakan program pelatihan bahasa Turki selama setahun di Turki.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Beasiswa Turki punya banyak skema<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peluang lolos beasiswa YTB belakangan ini menjadi lebih luas berkat skema-skema baru yang dibuka. Beberapa tahun belakangan, ada joint scholarships program yang memungkinkan awardee beasiswa YTB untuk mendapatkan beasiswa yang sumber pendanaannya bukan hanya dari YTB.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 Lebih hemat biaya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau dibandingkan beberapa beasiswa lainnya, beasiswa YTB jauh lebih hemat biaya. Seperti yang kamu ketahui, untuk bisa mendapatkan beasiswa pun kita harus modal dulu. Entah itu modal sertifikat bahasa Inggris, translasi dokumen, hingga syarat-syarat lain yang mewajibkan kita untuk mengeluarkan uang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah saya sebutkan di nomor satu, <a href=\"https:\/\/www.turkiyeburslari.gov.tr\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pendaftaran beasiswa YTB<\/a> nggak memerlukan sertifikat TOEFL maupun IELTS. Beasiswa YTB juga nggak mewajibkan kita untuk menerjemahkan dokumen berbahasa Indonesia ke bahasa Inggris maupun mendaftarkannya ke notaris. Nggak perlu juga mengirimkan dokumen fisik untuk kepentingan pendaftaran ke Kedutaan Besar Turki karena pendaftaran seratus persen online.<\/span><\/p>\n<h2><b>#6 Peluang ke Eropa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun kuliah di Turki, bukan berarti selama masa studi cuma di Turki. Awardee beasiswa YTB juga bisa mencicipi tinggal dan berdinamika di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tinggal-di-eropa-tidak-seindah-bayangan-orang-indonesia-tapi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">benua Eropa<\/a> melalui program Erasmus+.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kampus-kampus di Turki sudah memiliki kantor perwakilan Erasmus+ masing-masing. Melalui Erasmus+, kita bisa ikut program pertukaran pelajar maupun magang di Eropa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain persyaratannya yang termasuk simple, beasiswa YTB juga termasuk mudah untuk didapatkan, asalkan tahu triknya. Nah, agar bisa lolos dan terpilih menjadi awardee beasiswa YTB, simak tips berikut.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Ciptakan esai yang singkat, berbobot, dan menarik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di pendaftaran beasiswa YTB ini, kamu membutuhkan esai untuk men-display kualitas dirimu sekaligus menarik perhatian YTB. Dalam esai, gunakanlah rumus past-present-future. Tuliskan apa saja pencapaian utama yang pernah kamu lakukan di masa lalu, apa yang sedang kamu kerjakan saat ini, dan bagaimana plan-mu di masa depan. Kalau bisa, ketiga hal ini ada benang merahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi ingat, esai untuk beasiswa YTB ini cuma 3000 karakter, ya. Pastikan untuk menulis secara padat. Meng-highlight pencapaian memang perlu. Tapi pastikan untuk hanya menuliskan yang paling penting. Nggak perlu khawatir, semua pencapaianmu masih bisa kamu \u201cpamerkan\u201d di bagian education information dan social activities.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Elaborasi antara Turki dan Indonesia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beasiswa YTB ini memang nggak mewajibkan awardee-nya untuk pulang dan berkontribusi di negara masing-masing. Tapi, beasiswa YTB punya visi untuk memperkenalkan budaya, bahasa, dan pendidikan Turki ke seluruh dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, saat bikin esai maupun proposal riset, sebisa mungkin elaborasikanlah aspek-aspek Turki dan Indonesia. Elaborasi ini bisa kalian ramu sekreatif mungkin, tapi harus realistis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, di esai kamu bisa menulis timbal balik yang akan kamu berikan ke Turki dan Indonesia setelah lulus. Atau bisa juga kamu memaparkan proposal riset yang berkontribusi dalam mengembangkan keilmuan di bidang tertentu di Turki.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Isi semua persyaratan beasiswa secara lengkap dan tepat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melengkapi berkas-berkas untuk pendaftaran beasiswa YTB nggak bisa dikerjakan secara SKS atau sistem kebut semalam. Kamu butuh waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu untuk melengkapinya. Selama proses pengisian itu, pastikan untuk mengunggah semua persyaratan secara komplet, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum daftar, pastikan diri kamu memenuhi kriteria serta siapkan dokumen kelengkapannya. Jangan asal-asalan saat mengisi, walaupun itu sekecil memberi nama file. Pastikan semuanya rapi dan profesional. Sebelum submit, nggak ada salahnya untuk meminta tolong ke orang lain untuk mengecek ulang semua persyaratannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penutupan pendaftaran beasiswa YTB tersisa kurang dari sebulan lagi. Agar nggak menyesal, segera siapkan semua persyaratannya sekarang juga dan jemputlah impianmu kuliah ke luar negeri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: N<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">oor Annisa Falachul Firdausi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/visa-schengen-jadi-momok-orang-indonesia-yang-ingin-ke-eropa\/\"><b>Mengurus Visa Schengen Jadi Momok bagi Orang Indonesia yang Ingin ke Eropa<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Persyaratan beasiswa Turki lebih simpel dan peluang lolosnya lebih besar, sangat cocok untuk mereka yang ingin kuliah di luar negeri. <\/p>\n","protected":false},"author":1077,"featured_media":314879,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12910],"tags":[3228,27342,25740,24390,2008,27343],"class_list":["post-314873","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-beasiswa","tag-beasiswa-turki","tag-beasiswa-turkiye-burslari","tag-kuliah-luar-negeri","tag-turki","tag-ytb"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/314873","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1077"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=314873"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/314873\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/314879"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=314873"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=314873"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=314873"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}