{"id":314724,"date":"2025-01-28T10:37:24","date_gmt":"2025-01-28T03:37:24","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=314724"},"modified":"2025-01-28T10:37:24","modified_gmt":"2025-01-28T03:37:24","slug":"the-trauma-code-heroes-on-call-sebaik-baiknya-drakor-medis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/the-trauma-code-heroes-on-call-sebaik-baiknya-drakor-medis\/","title":{"rendered":"The Trauma Code: Heroes on Call, Sebaik-baiknya Drakor Medis. Sungguh Merugi Orang-orang yang Belum Nonton"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para pencinta drakor digegerkan dengan kehadiran <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-drama-korea-bertema-medis-yang-dijamin-seru-dan-bikin-pinter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">drakor bertema medis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> The Trauma Code: Heroes on Call<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Drama yang dirilis Jumat 24 Januari kemarin berhasil memikat hati banyak orang. Bahkan mengutip <\/span><a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/teroka\/the-trauma-code-heroes-on-call-duduki-peringkat-atas-netflix-1199036\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tempo<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, drakor yang diadaptasi dari Webtoon ini berhasil menduduki peringkat teratas serial Netflix sehari setelah ditayangkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harus saya akui, tak banyak drakor bertema medis yang menarik untuk ditonton. Setidaknya setelah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hospital Playlist<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menamatkan season keduanya, tak ada lagi drakor bertema medis yang benar-benar booming. Hal ini pula yang membuat banyak orang menaruh ekspektasi tinggi pada drakor yang diperankan oleh Ju Ji-hoon ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Diadaptasi dari Webtoon <em>The Trauma Center<\/em> yang ditulis oleh seorang dokter sungguhan!<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Trauma Code: Heroes on Call <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menceritakan Baek Kang-hyuk, seorang dokter bedah trauma yang jenius. Dia pulang ke Korea Selatan dan mulai bekerja di Rumah Sakit Universitas Hankuk atas permintaan Menteri Kesehatan. Di sana, Prof. Baek memiliki tugas untuk memimpin tim trauma yang kondisinya kacau. Dalam perjalanannya, Baek Kang-hyuk bertemu dengan dokter dan suster yang kemudian menjadi satu tim dengannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jauh sebelum dijadikan drama Korea, saya pribadi sudah lebih dulu membaca ceritanya melalui aplikasi Line Webtoon. Seingat saya, Webtoon ini tayang sekitar tahun 2020. Waktu itu saya tertarik karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Trauma Center\u2014<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">judul Webtoon <em>The Trauma Code<\/em>\u2014<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mampu menghadirkan cerita seputar dunia medis yang dibalut dengan sedikit komedi. Jadi, ceritanya nggak boring karena nggak melulu menampilkan penjelasan medis yang njlimet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain jalan ceritanya yang menarik, art-nya pun rapi. Kadang, ada ilustrasi yang detail untuk tiap organ tubuh. Misalnya, ketika sedang membedah paru-paru, nantinya akan ada gambar paru-paru kiri dan kanan, lengkap dengan penjelasan bagian-bagiannya. Bikin orang awam kayak saya jadi paham bagian tubuh yang sedang dibedah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa sangka kalau ternyata penulis <em>The Trauma Center<\/em> ternyata dokter sungguhan. Adalah dokter Lee Nak Jun (Hansanleega) yang berada di balik cerita <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Trauma Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Mungkin karena creator-nya adalah dokter sungguhan, makanya cerita <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Trauma Code: Heroes on Call <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terasa real, ya.<\/span><\/p>\n<h2><em><b>The T<\/b><\/em><strong><em>rauma Code: Heroes on Call<\/em> m<\/strong><b>enggandeng Ju Ji-hoon sebagai pemeran utama<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal lain yang membuat drakor <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Trauma Code: Heroes on Call<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> wajib ditonton adalah kehadiran <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-drakor-terbaik-ju-ji-hoon-aktor-korea-yang-sedang-laris-manis-di-layar-kaca\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ju Ji-hoon<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai Prof. Baek Kang-hyuk. Saya ingat betul dalam Webtoon-nya, Prof. Baek digambarkan sebagai sosok dokter yang seenaknya. Dia seorang dokter jenius tapi sifatnya kasar dan dingin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, saya sebelumnya sempat berandai-andai, kalau Webtoon ini ditayangkan menjadi drakor, kira-kira siapa yang cocok memerankan Prof. Baek. Ternyata Ju Ji-hoon orangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ju Ji-hoon memang bukan aktor baru. Dia sudah memulai karier di dunia drakor sejak tahun 2006. Jadi boleh dibilang, dia termasuk sudah berpengalaman di dunia akting. Banyak drama yang sukses dibintanginya, beberapa di antaranya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Princess Hours<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kingdom<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hyena<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, hingga terakhir kemarin drakor <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/drakor-light-shop-saya-menyesal-telah-menontonnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Light Shop<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang juga ramai diperbincangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, memilih sosok Ju Ji-hoon sebagai pemeran utama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Trauma Code: Heroes on Call <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">saya rasa adalah pilihan yang tepat. Selain karena akting Ju Ji-hoon yang memang nggak perlu diragukan, sosok Prof. Baek rupanya cocok dibawakan olehnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Nggak cukup hanya 8 episode<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak seperti drakor medis kebanyakan seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dr. Romantic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau bahkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hospital Playlist <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang jumlah episodenya belasan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Trauma Code: Heroes on Call <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">justru hadir hanya dalam 8 episode. Apalagi kedelapan episode ini langsung dikeluarkan oleh <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/drakor-netflix-nggak-menye-menye-untuk-penonton-usia-matang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Netflix <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">sekaligus, sehingga dalam sekali duduk semua episode sudah habis kita tonton.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini pula yang sempat ramai diperbincangkan pencinta drakor. Banyak yang merasa jumlah episode tersebut kurang, apalagi jalan cerita drakor ini memang bagus dan nggak membosankan. Yah, minimal tambah 4 episode lagi lah biar penonton puas melihat chemistry antara Prof. Baek dan dr. Yang Jae-won (Choo Yeong-woo).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi apalah kita sebagai penonton, yang menentukan tetap sutradara dan tentu saja pembuat skenarionya. Meski begitu ada banyak berita yang membicarakan kemungkinan season 2 dari drakor ini mengingat ending-nya yang agak nanggung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitulah sedikit cerita mengenai drakor <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Trauma Code: Heroes on Call<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kehadiran drakor satu ini membuat rekomendasi drakor medis terbaik jadi bertambah. Rugi banget kalau kalian belum nonton, Gaes, karena memang dramanya sebagus itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Intan Ekapratiwi<br \/>\nEditor: Kenia Intan<\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/drakor-netflix-nggak-menye-menye-untuk-penonton-usia-matang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Drakor Netflix yang Nggak Menye-menye, Cocok untuk Penonton Usia Matang<\/a>.<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tengah banyaknya drakor baru yang muncul, The Trauma Code: Heroes on Call hadir membawa angin segar. Salah satu drakor medis terbaik.<\/p>\n","protected":false},"author":1182,"featured_media":314726,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13118],"tags":[1307,27329,27074,1293,27330,2363,27328],"class_list":["post-314724","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serial","tag-drakor","tag-drakor-medis","tag-drakor-netflix","tag-drama-korea","tag-drama-korea-medis","tag-netflix","tag-the-trauma-code-heroes-on-call"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/314724","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1182"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=314724"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/314724\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/314726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=314724"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=314724"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=314724"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}