{"id":314295,"date":"2025-01-24T10:42:15","date_gmt":"2025-01-24T03:42:15","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=314295"},"modified":"2025-01-24T10:43:41","modified_gmt":"2025-01-24T03:43:41","slug":"malioboro-nggak-cocok-untuk-jogging-pagi-kaum-introvert","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/malioboro-nggak-cocok-untuk-jogging-pagi-kaum-introvert\/","title":{"rendered":"Malioboro Nggak Cocok untuk Jogging Pagi Kaum Introvert: Terlalu Ramai dan Full Fotografer"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang nggak tahu Malioboro? Sudah beberapa tahun ini <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-alasan-orang-jogja-malas-ke-malioboro\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemerintah Jogja<\/a> menyulap Malioboro jadi lebih ramah pejalan kaki. Nggak heran makin banyak orang datang bukan hanya untuk jalan-jalan, tapi juga untuk jogging, khususnya pagi hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak runners menjadikan pedestrian di sana sebagai arena jogging pagi. Bahkan beberapa event race lari juga memakai Malioboro sebagai rutenya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi semakin hari, kenyamanan Malioboro untuk sekedar jalan-jalan apalagi jogging semakin berkurang. Apalagi buat kaum introvert macam saya ini. Mending cari rute lari yang lain.<\/span><\/p>\n<h2><b>Malioboro nggak cocok untuk jogging kaum introvert<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, yang bikin Malioboro nggak cocok untuk jogging <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/berlomba-lomba-mengaku-introvert-buat-apa-sih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kaum introvert<\/a> adalah soal keramaiannya. Sejak pagi buta, sudah banyak wisatawan yang berkunjung. Agak siangan sedikit, Malioboro sudah berubah jadi lautan manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagipun, karena mayoritas yang ke Malioboro adalah untuk berwisata dan belanja, jadi kalau ada yang jogging sudah hampir pasti jadi pusat perhatian. Bagi kaum introvert, tempat ramai saja sudah nggak suka, apalagi harus dilihatin banyak orang.<\/span><\/p>\n<h2><b>Berebut jalan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saking ramainya Malioboro, secara umum, kalau mau jogging harus berebut jalan dengan wisatawan. Makanya, beberapa runners lebih memilih untuk mengalah lari di bahu jalan meski punya potensi keserempet kendaraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersaing mendapatkan jalan dengan wisatawan bukan hal mudah. Mereka cenderung untuk jalan santai dan nggak mau diburu-buru. Sedangkan yang namanya jogging harus dilakukan agak cepat dan tanpa hambatan. Apalagi bagi yang mengejar pace untuk diposting di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/joki-strava-bukti-olahraga-lari-kini-semakin-kejam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Strava<\/a>.<\/span><\/p>\n<h2><b>Malioboro dan sampah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makin ramainya Malioboro juga berdampak pada keberadaan sampah dan bau yang masih jadi problem. Saya pernah menulis hal ini dengan judul: \u201cBanyak Wisatawan Nggak Tahu, Malioboro Jogja Diam-diam Jadi Tempat Sampah dan Tempat Tinggal Gelandangan\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Niat hati mau jogging pagi dengan menghirup udara segar, malah kudu menghadapi aroma sampah dan got yang menusuk hidung. Jangankan introvert, yang ekstrovert juga terganggu kalau ini mah.<\/span><\/p>\n<h2><b>Keberadaan fotografer yang bikin resah ketika jogging<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor lain adalah keberadaan fotografer lari yang luar biasa banyak di Malioboro, apalagi pas weekend. Kondisi ini bisa bikin nggak nyaman kaum introvert kayak saya. Kalau 1 atau 2 masih oke, tapi kalau banyak banget, kami yang introvert ini nggak siap mental.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau mulai jogging dari utara, para runners akan langsung disambut kerumunan fotografer di selatan Tugu Pal Putih di Jalan Margo Utomo. Selain itu, titik kumpul mereka juga ada di sekitaran pintu barat Kepatihan atau Kantor Gubernur DIY dan di <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Titik_Nol_Kilometer_Yogyakarta\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Titik Nol Kilometer<\/a>. Kalau dihitung-hitung dari pengamatan saya di akhir pekan, rata-rata setiap 10 meter ada satu fotografer di Malioboro. Wow.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang lain mungkin senang kalau difoto, tapi buat introvert, bisa bikin nggak nyaman. Jogging sambil dilihatin saja sudah nggak nyaman, apalagi kalau difoto-fotoin. Capek juga harus meladenin fotografer yang jumlahnya bisa dikira-kira sepanjang sekitar 2 kilometer dari Tugu sampai Titik Nol Kilometer itu ada 1 per 10 meter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, bagi kaum introvert, Malioboro bisa dikatakan nggak cocok untuk arena jogging pagi. Sudah capek lari sekian kilometer, lelah juga karena energi sosialnya terkuras.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mending cari rute yang lain saja. Ada banyak kok rute lari favorit di Jogja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Rizqian Syah Ultsani<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/malioboro-jogja-jadi-tempat-gelandangan-dan-buang-sampah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Banyak Wisatawan Nggak Tahu, Malioboro Jogja Diam-diam Jadi Tempat Buang Sampah dan Tempat Tinggal Gelandangan<\/a><\/b><b><br \/>\n<\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><span class=\"s2\"><i>cara ini<\/i><\/span><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inilah alasannya kenapa Malioboro bisa menjadi rute jogging pagi yang nggak cccok untuk kaum introvert. Mending cari rute lain, deh. <\/p>\n","protected":false},"author":2509,"featured_media":314315,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[27200,7578,27277,115,446,27278],"class_list":["post-314295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-fotografer-lari","tag-jogging","tag-jogging-di-malioboro","tag-jogja","tag-malioboro","tag-ruet-jogging-jogja"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/314295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2509"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=314295"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/314295\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/314315"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=314295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=314295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=314295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}