{"id":310625,"date":"2025-01-12T11:39:15","date_gmt":"2025-01-12T04:39:15","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=310625"},"modified":"2025-01-12T11:39:15","modified_gmt":"2025-01-12T04:39:15","slug":"mandra-si-doel-sosok-yang-realistis-ada-banyak-di-dunia-nyata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mandra-si-doel-sosok-yang-realistis-ada-banyak-di-dunia-nyata\/","title":{"rendered":"Semakin Dewasa, Saya Semakin Relate dengan Mandra \u201cSi Doel Anak Sekolahan\u201d"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin banyak dari kita setuju kalau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Si Doel Anak Sekolahan\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan salah satu tayangan terbaik Indonesia era 90-an. Bahkan, mungkin, sepanjang masa.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sinetron ini tidak hanya seru ditonton di masa itu, tapi masih saja relate ditonton pada saat ini. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bukannya saya glorifikasi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kereta-api-pakistan-seperti-kereta-api-indonesia-era-90-an\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">era 90-an<\/a>, tapi ini berdasar pengamatan saya yang cukup serius.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Si Doel, <\/em>begitu biasa sinetron ini disebut, bukan hanya dekat dengan kehidupan masyarakat Betawi\u00a0 dengan nilai-nilai tradisional yang terselip pada setiap episodenya. Tontonan ini juga relate dengan kehidupan kebanyakan masyarakat Indonesia. Tontonan yang merepresentasi golongan menengah dan bawah yang mendominasi di Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastinya, di antara penggemar sinetron ini, ada yang mengidolakan Doel sebagai sosok pemuda Betawi idealis. Ada juga yang mengidolakan Babe Sabeni sebagai sosok kepala keluarga bertanggung jawab. Namun, bagi saya, Mandra adalah karakter paling menarik dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Si Doel Anak Sekolahan. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Lika-liku kehidupannya paling relate dengan kita, setidaknya saya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengenal Mandra (lagi)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi yang lupa, saya coba perkenalkan lagi karakter yang satu ini. Mandra di <i>Si Doel Anak Sekolahan<\/i> adalah paman dari Doel. Dia adalah adik laki-laki dari Mak Nyak\/Mpok Lela. Dengan kata lain, Mandra adalah adik ipar Babe Sabeni. Diceritakan, Mandra pemuda lajang yang buta huruf dan pengangguran. Dia sering disuruh oleh Babe Sabeni atau Mak Nyak untuk mengemudikan oplet. Dia juga sering diminta berbagai pekerjaan serabutan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau banyak membantu ini itu, Mandra tetap tidak bisa lepas dari nyinyiran banyak orang karena menyandang status pengangguran. Tidak terkecuali keluarganya sendiri. Bahkan, Engkong Ali lebih perhatian pada cucunya, Doel dan Atun, daripada Mandra yang anak kandungnya sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal asmara, saya rasa nggak ada yang lebih menderita daripada Mandra. Statusnya sebagai pengangguran memang bikin seret urusan jodoh. Namun, kegagalan Mandra menjalin hubungan utamanya karena paras yang tidak good looking alis tidak sesuai dengan\u00a0 standar kebanyakan gadis <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/rawa-belong-surga-orang-betawi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Betawi<\/a> maupun masyarakat Indonesia pada umumnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Banyak Mandra-Mandra lain di kehidupan nyata<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sewaktu kecil, saya terbahak-bahak mendengar dialog legendaris Mandra, &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sekian banyak orang, nyakitin mulu, apa nggak ada yang bisa bikin hati gua seneng, apa?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; Setelah dewasa, saya baru sadar bahwa dunia ini betul-betul kejam pada Mandra. Lebih tepatnya, perlakuan keluarga Mandra sangatlah jahat padanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam banyak hal, Mandra harus banyak mengalah. Beda dengan Doel dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/analisis-kisah-cinta-terlarang-mas-karyo-dan-atun-si-doel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Atun<\/a> yang begitu dimanja oleh keluarga. Perbedaan perlakuan ini bisa dilihat dari sekolah dan modal usaha. Minimal nih ya, kalau nggak bisa nyekolahin atau modalin Mandra, perlakukan dia dengan baik dong!<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Dia kan manusia yang punya perasaan juga!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di kehidupan sehari-hari, nyatanya saya sering melihat teman atau saudara yang diperlakukan seperti Mandra. Ada orang tua yang lebih memanjakan salah satu anaknya bak seorang pangeran, tapi di sisi lain, ada anak lain yang diperlakukan semena-mena, persis seperti Mandra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pun merasa sangat relate dengan Mandra saat menuliskan tulisan ini. Bahkan, seringkali saya pernah dipanggil \u201cMandra\u201d oleh sejumlah orang karena model rambut saat kuliah hampir sama dengan Mandra. Kebetulan yang aneh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal karir, karir saya belum sepenuhnya berhasil. Dalam bisnis, saya sering gagal yang bikin rugi besar. Saya harus memperbaiki banyak aspek dalam dua hal tersebut, tapi jelas semuanya tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Dalam hal asmara juga tidak jauh berbeda. Saya yang tidak se-good looking Jefri Nichol dan dompet setebal Hotman Paris punya perjalanan cinta yang nggak mulus.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Hidup terus berjalan<\/b><\/h2>\n<p>Soal banyak hal, saya lebih relate dengan Mandra di <span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Si_Doel_Anak_Sekolahan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i>Si Doel Anak Sekolahan<\/i><\/a><\/span><em>\u00a0<\/em>daripada karakter-karakter lain. Mungkin itu mengapa saya lebih bisa berempati padanya ketika tumbuh dewasa. Hidup ini memang tidak adil, apalagi untuk mereka yang tidak punya privilese seperti Mandra.<\/p>\n<p>Walau begitu, saya tetap salut pada karakter yang satu ini. Hidupnya adalah rangkaian kegagalan demi kegagalan, tapi dia tetap memilih bertahan. Seberat apapun cobaan yang dihadapu, dia memilih bertahan. Saya rasa, sifatnya yang satu ini patut diteladani, apalagi di tengah hidup yang makin sulit di dunia ini. K<span style=\"font-weight: 400;\">ita harus tetap tetap berjalan, meski tahu bahwa mungkin tak ada yang menunggu saya, atau kita di ujung jalan sana. Tak tahu apakah akan berhasil, namun harus tetap diupayakan sekeras mungkin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Raden Muhammad Wisnu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/drakor-light-shop-saya-menyesal-telah-menontonnya\/\"><b>Alasan yang Membuat Saya Menyesal Nonton Drakor \u201cLight Shop\u201d<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mandra \u201cSi Doel Anak Sekolahan\u201d karakter yang paling realistis. Ada banyak Mandra lain di dunia nyata yang perlu dukungan.<\/p>\n","protected":false},"author":272,"featured_media":310741,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[12837,12838,27119,5018,6930],"class_list":["post-310625","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-doel","tag-mandra","tag-mandra-si-doel","tag-si-doel","tag-si-doel-anak-sekolahan"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/310625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/272"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=310625"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/310625\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/310741"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=310625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=310625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=310625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}