{"id":309791,"date":"2025-01-03T16:00:07","date_gmt":"2025-01-03T09:00:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=309791"},"modified":"2025-01-04T15:46:37","modified_gmt":"2025-01-04T08:46:37","slug":"teman-bus-jogja-dihentikan-penumpang-resah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/teman-bus-jogja-dihentikan-penumpang-resah\/","title":{"rendered":"Eks Penumpang Teman Bus Jogja Resah kalau Layanan Pengganti Tidak Sebaik Sebelumnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hidup di Indonesia memang harus siap dengan banyak kejutan. Awal tahun ini misalnya, beberapa layanan transportasi publik di<a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/ragam\/bali-tak-layak-dikunjungi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Bali<\/a> dan Jogja, yang merupakan kerja sama Kemenhub dan Pemda, dihentikan. Salah satunya, Teman Bus Jogja.\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kabar tersebut jelas bikin riuh netizen di media sosial. Banyak yang menyayangkan karena selama 5 tahun kehadiran Teman Bus, transportasi publik ini begitu diandalkan warga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir berbagai sumber, alasan di balik Teman Bus berhenti beroperasi adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">berakhirnya nota kesepakatan antara Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah. Nota kesepakatan itu mengatur perencanaan, pembangunan, serta pengoperasian angkutan umum massal perkotaan berbasis jalan dengan skema Buy The Service (BTS) sejak 2019.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Rute Teman Bus kini dilayani oleh Trans Jogja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, penumpang setia Teman Bus tidak perlu khawatir. Rute-rute yang sebelumnya dilayani Teman Bus, 1A, 2A, dan 12, kini dilayani oleh Trans Jogja. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar kabar tersebut, teman saya yang merupakan penumpang setia Teman Bus lega bukan main. Dia yang masih pelajar memang mengandalkan transportasi yang satu ini untuk berangkat dan pulang sekolah. Mungkin, perasaan yang sama juga dirasakan oleh penumpang-penumpang lain.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedikit gambaran, teman saya adalah pelanggan setia Teman Bus jalur 12. Jalur ini melayani koridor <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-hal-yang-jangan-dilakukan-ketika-anda-berada-di-lampu-merah-condongcatur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Terminal Condongcatur<\/a> hingga Terminal Pakem. Menurut penuturannya, jalur tersebut begitu dibutuhkan warga tercermin dari padatnya penumpang, terutama di jam-jam sibuk seperti pagi hari dan sore hari. Bahkan, ada kalanya dia tidak kebagian tempat duduk saking ramainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kekhawatiran penumpang setia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berubahnya pelayanan rute yang sebelumnya dilalui oleh Teman Bus menjadi Trans Jogja sebenarnya cukup melegakan. Namun, tetap saja, peralihan besar semacam ini akan menyisakan perubahan yang ujung-ujungnya berpengaruh ke penumpang. Inilah yang dikhawatirkan oleh kawan saya dan mungkin banyak penumpang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekhawatiran pertama, berkaitan dengan jumlah armada. Dia khawatir jumlah armada Trans Jogja tidak memadai untuk melayani 3 rute tambahan yang sebelumnya dilayani oleh Teman Bus. Akibatnya, waktu menunggu armada akan jauh lebih lama. Ini mungkin saja terjadi, sebab melansir beberapa sumber, Trans Jogja akan menyediakan <a href=\"https:\/\/jogja.idntimes.com\/news\/jogja\/tunggul-kumoro-damarjati\/kontrak-berakhir-teman-bus-tak-lagi-mengaspal-di-jogja-c1c2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">33 armada<\/a> untuk menggantikan Teman Bus. Padahal sebelumnya, Teman Bus mengoperasikan 44 armada untuk melayani 3 rute tadi.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekhawatiran kedua berkaitan dengan kenyamanan dan layanan armada. Teman Bus terkenal dengan armada dan layanan yang lebih baik dibanding Trans Jogja. Menurut teman saya, armada-armada Teman Bus tampak lebih baru dibanding Trans Jogja. AC-nya dingin dan jarang terdengar decitan mesin dan body bus. Terdengar sangat subjektif memang, tapi testimoni serupa juga pernah juga saya dengar dari teman lain yang merupakan penumpang setia Teman Bus dan <a href=\"https:\/\/dishub.jogjaprov.go.id\/trans-jogja\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Trans Jogja<\/a>.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas baru segelintir kekhawatiran dari sisi penumpang. Masih ada banyak kekhawatiran lain dari hilangnya layanan Teman Bus Jogja. Salah satu yang perlu jadi sorotan adalah nasib banyak supir Teman Bus yang otomatis tidak punya pekerjaan per awal tahun ini. Sebab, tidak semua supir mampu diserap menjadi tenaga tambahan di Trans Jogja. Semoga kekhawatiran-kekhawatiran di atas tidak terjadi. Kalaupun terjadi semoga segera punya solusi yang tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Kenia Intan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/trans-jogja-masih-berguna-walau-punya-banyak-kekurangan\/\"><b>Menganggap Trans Jogja Nggak Berguna Adalah Pendapat Ngawur. Bus Ini Memang Banyak Kekurangan, tapi Masih Dibutuhkan Warga\u00a0<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teman Bus yang sudah 5 tahun mengaspal di Jogja dihentikan. Penumpang resah layanan penggantinya tidak sebaik Teman Bus.<\/p>\n","protected":false},"author":2401,"featured_media":309794,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[115,27029,27028,27030,8416],"class_list":["post-309791","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-jogja","tag-teman-bus","tag-teman-bus-jogja","tag-tj","tag-trans-jogja"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/309791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2401"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=309791"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/309791\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/309794"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=309791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=309791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=309791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}