{"id":308946,"date":"2024-12-26T08:00:17","date_gmt":"2024-12-26T01:00:17","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=308946"},"modified":"2024-12-25T21:27:19","modified_gmt":"2024-12-25T14:27:19","slug":"kuliner-solo-yang-wajib-dicicipi-setidaknya-sekali-seumur-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kuliner-solo-yang-wajib-dicicipi-setidaknya-sekali-seumur-hidup\/","title":{"rendered":"4 Kuliner Solo yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Solo tidak pernah habis untuk dikulik. Bukan cuma soal sejarah, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengenal-arti-motif-batik-dan-jarik-biar-nggak-salah-pakai-motif-slobog-di-acara-kawinan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">batik<\/a>, maupun budaya lain, kuliner Solo juga menarik untuk dikulik. Itu mengapa daerah dengan julukan Kota Liwet ini jadi surganya pecinta kuliner. Di tiap sudut kota ada saja tempat makan yang menawarkan cita rasa unik yang bikin nagih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dari sekian banyak makanan enak di Solo, menurut saya, ada 4 makanan yang nggak boleh kalian lewatkan. Rasanya saya jamin sulit untuk dilupakan. Penasaran apa aja? Yuk, langsung aja kita bahas!<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Soto Gading<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pagi hari di Solo adalah saat yang tepat untuk mencicipi Soto Gading yang berada di Jalan Brigjen Sudiarto. Jangan tertipu dengan penampilannya yang biasa saja, soto ini punya rasa yang membuat pelanggan rela untuk kembali lagi dan lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kuah Soto Gading bening, tapi gurihnya nendang banget. Kuah bening itu sangat cocok dipadukan dengan suwiran ayam atau sapi, tauge, perkedel, dan kerupuk. Semuanya berpadu dengan sempurna di mangkok kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konon katanya, soto ini nggak cuma jadi kuliner Solo favorit warga lokal, tapi juga jadi favorit presiden-presiden Indonesia saat berkunjung ke Solo, lho. Bagaimana, siap merasakan hangatnya Soto Gading?<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Ayam Goreng Mbah Karto<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam goreng Mbah Karto adalah definisi yang sering pengamat kuliner bilang, makanan itu soal rasa. Rumah makan ini menyajikan ayam kampung yang digoreng sempurna. Selain tekstur daging ayam yang empuk, bumbu ayam gorengnya sangat gurih, meresap hingga ke tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa ayam goreng semakin sempurna kalau dipadukan dengan sambalnya. Satu suapan ayam dicocol sambal, dijamin bikin kamu lupa diet. Nggak heran kalau tempat ini selalu penuh, apalagi di saat jam makan siang. Kalau kamu ke Solo dan nggak mampir ke sini, wah, nyesel seumur hidup!<\/span><\/p>\n<h2><strong>#3 Sate Kambing &amp; Tengkleng Rica Pak Manto<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah makan yang satu ini terkenal sebagai surganya penggemar <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/membedakan-olahan-kambing-khas-jogja-dan-solo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">makanan olahan kambing<\/a>. Menu andalannya adalah sate kambing dan tengkleng rica. Bayankan, potongan daging kambing yang juicy, dimasak dengan racikan rempah khas, lalu disiram kuah rica yang nendang di lidah. Rasanya nggak cuma enak, tapi bikin nagih sampai kamu pengen nambah lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara sate kambingnya punya tekstur lembut, tanpa aroma prengus sama sekali.\u00a0 Bumbu yang meresap itu berpadu dengan bumbu kecap manis, rasanya benar-benar lezat. Itu mengapa, buat kalian yang ngaku penggemar olahan Kambing, sangat rugi kalau tidak mampir ke Warung Pak Manto ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Selat Vien\u2019s<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/selatviens.co.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Selat Vien\u2019s<\/a> menyajikan irisan daging sapi yang empuk, dipadukan dengan kuah manis yang segar. Kuliner Solo yang satu ini disajikan dengan berbagai sayuran seperti kentang, wortel, dan buncis yang terasa segar. Rasanya manis, gurih, dan sedikit asam, pas banget buat lidah yang suka rasa seimbang. Mirip dengan salad, tapi versi lebih penuh dengan rempah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keistimewaan lain, kuahnya yang nggak sekadar rasa manis, tapi juga ada sedikit rasa asam yang segar. Hidangan ini sebenarnya adalah adaptasi dari kuliner Belanda, tapi diolah dengan cara yang lebih simpel dan cocok di lidah warga Solo. Kalau kamu mau sesuatu yang beda dari masakan Solo yang lain, Selat Vien\u2019s adalah jawabannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itu tadi empat kuliner Solo yang menjadi bukti betapa kayanya warisan makanan di Solo. Kalau kamu mampir ke Solo, jangan hanya puas dengan oleh-oleh. Luangkan waktu untuk duduk, menikmati, dan merasakan cerita dari setiap suapan. Siapa tahu, Solo akan jadi kota yang selalu kamu rindukan setiap kali lapar melanda. Selamat berburu rasa!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Najwa Artya<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jogging-di-stadion-manahan-solo-kurang-nyaman-karena-hal-ini\/\"><b>Jogging di Stadion Manahan Solo Nyaman asal Bisa Berdamai dengan Hal-hal Ini<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada beberapa kuliner Solo yang wajib dicicipi: Soto Gading, Ayam Goreng Mbah Karto, Sate Kambing &#038; Tengkleng Rica Pak Manto, dan Selat Vien&#8217;s<\/p>\n","protected":false},"author":2831,"featured_media":308957,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[438,24868,2284,26981,10732],"class_list":["post-308946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-kuliner","tag-kuliner-solo","tag-solo","tag-wisata-kuliner-solo","tag-wisata-solo"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2831"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=308946"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308946\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/308957"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=308946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=308946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=308946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}