{"id":308706,"date":"2024-12-22T14:50:18","date_gmt":"2024-12-22T07:50:18","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=308706"},"modified":"2024-12-22T14:50:18","modified_gmt":"2024-12-22T07:50:18","slug":"ironi-jalur-satu-arah-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ironi-jalur-satu-arah-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Ironi Jalur Satu Arah di Indonesia: Jalur yang Harusnya Bebas Macet, tapi Jadi Nggak Berguna karena Kiri Kanannya Isinya Kendaraan Parkir"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa kota yang saya kunjungi punya satu kesamaan (konyol): punya jalur satu arah, tapi kiri kanannya dipakai untuk tempat parkir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut saya pribadi, ini agak konyol sebenarnya. Kenapa dibikin jalur satu arah kan salah satunya untuk membebaskan jalur tersebut dari kemacetan. Tapi kalau kiri kanannya dipakai untuk lahan parkir, ya percuma. Jalur seluas itu akhirnya terpangkas dan nggak ada bedanya sama jalur dua arah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diingat, perkara parkir, hampir semua manusia di Indonesia ini nggak bisa dibilang jago. Beneran parah. Sekalipun kalian benci dengan tukang parkir liar, mereka masih ada gunanya meski sedikit, yaitu mengatur parkir agar tidak sekacau itu. Meski ya, nggak semua tukang parkir liar mau repot mengatur sih. Bisanya cuman menunjuk silakan parkir di situ, menghilang, lalu muncul pas wayahe nariki duit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pancen sempak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau nggak ada tukang parkir, saya yakin bakal lebih kacau. Saya tidak bisa membayangkan kalau jalur satu arah tersebut nggak ada tukang parkir, genah kacau, Bolo. Orang parkir seenaknya, dan berujung malah bikin macet di jalur yang harusnya bebas macet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, begitulah hidup di Indonesia. Kita dipaksa memaklumi paradoks-paradoks yang tak seharusnya pernah ada.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Hanya ada satu sisi jalan yang dipakai parkir<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau memang tidak memungkinkan untuk menghilangkan parkir di jalur satu arah, menurut saya sekalian diatur kalau hanya ada satu sisi yang bisa dipakai parkir. Kalau kedua sisi, jujur saja ya nggak ada bedanya itu jalan sama gang kecil. Perlu diingat, parkir itu nggak hanya perkara menata, tapi juga perkara keluar dari parkiran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan skenario macam mobil keluar dari parkir. Kalau cuman satu sisi, kemacetan yang ada bisa terurai cepat. Lha kalau dua sisi, ya kemacetan malah makin parah. Terus apa gunanya jalur dua arah?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau motor doang yang boleh parkir ya sama aja tetep bikin macet. Sudah saya bilang, perkara parkir, kita semua konyol. Markirnya nggak becus, apalagi waktu ngeluarin. Sama saja remuknya. Kecuali kalau dibikin hanya satu sisi yang bisa parkir, nah itu baru masuk akal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang bisa menerapkan usulan saya ini ya cuman pemerintah. Kalau tidak ada peraturan, ya suka-suka tukang parkir mau bikin lahan parkirnya. Ujung-ujungnya ya jalur satu arah yang dibuat agar kemacetan tidak menumpuk jadi tak ada gunanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Udah nggak ada gunanya, tetep sempit, malah bikin pengendara mengumpat karena harus memutar jauh hanya untuk kejebak macet lagi. Konyol, sih.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Jalur satu arah di kota lain pun begitu<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah Jogja, <a href=\"https:\/\/solo.tribunnews.com\/2024\/07\/17\/jangan-kecele-ini-10-jalan-searah-di-solo-jateng-yang-perlu-diingat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Solo,<\/a> Bali, atau kota lain yang pernah saya kunjungi, saya menemukan fenomena ini. Saya nggak tau apa maksudnya dibiarin begitu apa memang ya sudah kita diminta menerima apa adanya. Membuat jalur satu arah tanpa memikirkan faktor lain macam parkiran, menurut saya agak gimana gitu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang sudah saatnya kabupaten dan kota mementingkan peningkatan transportasi umum. Selain bisa menekan kemacetan, jelas biar tak ada lagi fenomena lucu macam jalur satu arah, tapi kiri kanannya dibikin sebagai lahan parkir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Toh, lagi-lagi, justru yang untung bukan pengguna jalan, tapi pihak lain. Besok-besok nih, saran saya, para pejabat itu mbok turun ke akar rumput. Berkendara tanpa minta pengawalan, biar tahu seberapa menderita rakyatnya terjebak macet. Kalau dikit-dikit dikawal, ya sama saja nggak tahu apa yang rakyatnya butuhkan.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalan-satu-arah-di-solo-perlu-diingat-agar-tidak-ditilang-polisi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar Jalan Satu Arah di Solo, Penting Diketahui agar Tidak Ditilang Polisi<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa kota yang saya kunjungi punya satu kesamaan (konyol): punya jalur satu arah, tapi kiri kanannya dipakai untuk tempat parkir. Kok bisa?<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":308708,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[9507,26959,115,2284,5599,792],"class_list":["post-308706","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-bali","tag-jalur-satu-arah","tag-jogja","tag-solo","tag-tempat-parkir","tag-tukang-parkir"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308706","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=308706"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308706\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/308708"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=308706"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=308706"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=308706"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}