{"id":306962,"date":"2024-12-06T11:46:40","date_gmt":"2024-12-06T04:46:40","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=306962"},"modified":"2024-12-06T15:31:35","modified_gmt":"2024-12-06T08:31:35","slug":"6-rekomendasi-kopi-sachet-enak-untuk-kalian-yang-sedang-cut-gula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-rekomendasi-kopi-sachet-enak-untuk-kalian-yang-sedang-cut-gula\/","title":{"rendered":"6 Rekomendasi Kopi Sachet Enak untuk Kalian yang Sedang Cut Gula  \u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah sudah berapa merek kopi kekinian yang berdiri. Entah sudah berapa merek kopi kekinian yang coba menguasai pasar-pasar penikmat kopi, mulai dari masyarakat kelas atas hingga bawah. Entah sudah berapa merek-merek kopi yang coba menawarkan kopi kekinian dengan harga mulai 10 ribu hingga lebih dari 50 ribu. Sayangnya, merek-merek kopi kekinian itu belum juga bisa mengalahkan dominasi kopi sachet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dominasi kopi sachet itu nggak main-main. Mulai dari pedagang kopi keliling (starling), warung, warmindo, hingga pantry kantor-kantor yang ada di gedung pencakar langit pasti ada kopi sachet. Orang miskin minum kopi sachet. Orang kelas menengah juga minum kopi sachet. Bahkan nggak sedikit orang kaya yang masih minum kopi sachet. Dominasi kopi ini benar-benar menembus ruang dan waktu, serta kelas-kelas sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kopi sachet tidak pernah jadi pilihan bagi para peminum kopi yang sedang cut gula. Jika para peminum kopi sedang membicarakan gimana cara cut gula tapi masih bisa ngopi, jarang ada yang merekomendasikan kopi sachet. Maklum, kebanyakan kopi sachet itu punya kandungan gula yang tidak sedikit. Kalaupun ada yang tidak ada gulanya, nggak banyak pula orang yang suka, dan rasanya kerap dibilang nggak enak oleh orang-orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, untuk mematahkan itu semua, saya akan bikin rekomendasi kopi-kopi sachet yang enak dan pas buat kalian yang sedang cut gula. Nggak usah kaget kalau kebanyakan rekomendasinya adalah kopi hitam atau kopi tubruk.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rekomendasi kopi sachet pertama, Kapal Api Special (Mini)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini kopi sachet favorit saya. Kopi yang pas luar dalam. Secara kemasan, Kapal Api Special mini ini pas banget buat satu cangkir. Secara rasa, kopi sachet ini diapain juga enak. Mau pakai gula enak, nggak pakai gula juga enak. Tapi, berhubung tulisan ini buat kalian yang cut gula, kopi ini masih enak, kok, walau tanpa gula. Agak heavy, memang, tapi enak. Acidity-nya terasa, dan itu cukup untuk mereduksi rasa pahitnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kopi Tubruk Gadjah (Tubruk Asli)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibanding merek-merek kopi sachet lain, <a href=\"https:\/\/kopigadjah.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kopi Tubruk Gadjah<\/a> ini merek baru. Kopi ini baru dikenal 5 tahun terakhir. Tapi, popularitasnya sudah langsung melejit dan jadi kopi sachet favorit banyak orang. Apalagi buat kalian yang suka kopi tapi sedang cut gula. Ya kopi ini pilihannya, khususnya varian Kopi Tubruk Gadjah yang tubruk asli. Nggak ada gulanya. Memang lebih heavy dari Kapal Api Special mini, tapi rasanya nggak beda jauh, kok. Ya setidaknya menurut lidah saya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rekomendasi kopi sachet ketiga dan salah satu yang paling terkenal, Nescafe Classic<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kalian pengin ngopi cepat (1-2 shot) dan merasa espresso terlalu mahal, mending minum Nescafe Classic aja. Kopi murah, tanpa gula, juga tanpa ampas. Cocok buat kalian yang butuh asupan kopi, pengin melek, tapi sedang cut gula. Tinggal seduh satu sachet dengan air panas (sekitar 30 ml) di cangkir kecil, aduk sebentar, tunggu sampai panasnya agak menurun, lalu minum dengan sekali tenggak. Cukup itu. Tapi kalau kalian pengin ngopinya sambil duduk-duduk, ya pilih kopi lain, jangan yang ini.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca halaman selanjutnya<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-rekomendasi-kopi-sachet-enak-untuk-kalian-yang-sedang-cut-gula\/2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>Liong Bulan dan Torabika<\/em><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2><b>Kopi Liong Bulan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini kopi yang legendaris. Katanya, merek kopi asal Bogor ini sudah ada sejak 1945. Saya pernah beli kopi ini online (karena di tempat saya tinggal nggak ada yang jual) karena penasaran. Ketika saya coba\u2014saya coba yang tanpa gula\u2014dan ternyata itu enak. Pahit, tentu, tapi pahitnya nggak sampai mengganggu rasa. Kalau kalian peminum kopi tapi sedang cut gula, Kopi Liong Bulan ini bisa jadi pilihan. Coba aja, deh.<\/span><\/p>\n<h2><b>Torabika Duo<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kalian nggak ingin kopi yang heavy, tapi pengin kopi yang bisa diminum sambil cangkruk, kalian bisa coba Torabika Duo. Kopi hitam, tanpa gula. Rasanya memang nggak seenak Kapal Api Special, Kopi Tubruk Gadjah, atau Kopi Liong Bulan. Tapi, Torabika Duo ini sudah cukup untuk asupan kafein kalian. Apalagi buat kalian yang sedang cut gula, kopi ini cocok banget. Ringan, asam-pahitnya juga pas, meskipun sekali lagi, belum seenak Kapal Api Special, Kopi Tubruk Gadjah, atau Kopi Liong Bulan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rekomendasi kopi sachet terakhir, Torabika Creamy Latte (Gula Terpisah)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin kalian bosan dengan rekomendasi yang isinya kopi hitam atau kopi tubruk saja. Oke, saya kasih satu kopi yang bukan kopi hitam\/tubruk tapi masih cocok buat kalian yang cut gula. Namanya Torabika Creamy Latte, yang gulanya terpisah. Berhubung lagi cut gula, ya buang aja gula yang terpisah ini. Nah, kopi ini semacam cappuccino\/latte gitu (versi sachet), cukup enak, dan cocok untuk kalian yang sedang cut gula tapi bosan dengan kopi sachet yang kopi hitam\/tubruk. Sekali-kali oke, lah, minum kopi ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah 6 rekomendasi kopi sachet yang enak, juga cocok buat kalian yang sedang cut gula. Kalau kalian punya rekomendasi kopi enak dan cocok untuk orang yang sedang cut gula, boleh berbagi dengan pembaca yang lain.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Iqbal AR<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dari-semua-kopi-saset-nescafe-classic-adalah-kopi-hitam-terbaik-yang-pernah-ada\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dari Semua Kopi Saset, Nescafe Classic Adalah Kopi Hitam Terbaik yang Pernah Ada<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inilah rekomendasi kopi sachet yang enak dan pas buat kalian yang sedang cut gula. Nah, kebanyakan isinya adalah kopi hitam.<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":306965,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[26830,11494,6298,26831,14824],"class_list":["post-306962","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-cut-gula","tag-kopi-gajah","tag-nescafe-classic","tag-rekomendasi-kopi-sachet","tag-torabika"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/306962","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=306962"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/306962\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/306965"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=306962"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=306962"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=306962"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}