{"id":305344,"date":"2024-11-22T12:00:50","date_gmt":"2024-11-22T05:00:50","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=305344"},"modified":"2024-11-28T16:00:36","modified_gmt":"2024-11-28T09:00:36","slug":"di-balik-hobi-memancing-yang-terlihat-sia-sia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/di-balik-hobi-memancing-yang-terlihat-sia-sia\/","title":{"rendered":"Di Balik Hobi Memancing yang Terlihat Sia-Sia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa waktu ada tulisan berjudul <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mempertanyakan-orang-orang-yang-punya-hobi-memancing\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mempertanyakan Orang-orang yang Punya Hobi Memancing<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">di Terminal Mojok. Sejujurnya, tulisan itu mewakili rasa penasaran yang ada di kepala saya. Saya suka heran dengan orang-orang yang memilih hobi memancing dari banyak hobi yang ada di dunia. Apa asyiknya duduk dan menunggu ikan tergoda umpan?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemikiran itu agal tercerahkan setelah ngobrol dengan salah satu kawan. Nyatanya, hobi memancing tidak sia-sia seperti yang selama ini saya pikir. Namanya juga hobi, ada sisi menyenangkan yang bisa dia dapat dari belasan tahun menjadi hobi yang satu ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kawan saya ini senang memancing sejak SD, katanya pada saat itu mancing di sungai adalah salah satu hiburan di kampungnya di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/orang-wonogiri-orang-paling-bakoh-se-jawa-tengah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wonogiri<\/a>. Di dekat kampungnya memang ada sungai kecil yang biasa menjadi spot mancing warga, jaraknya tidak lebih dari 20 meter dari kampung. Kalau ingin sedikit lebih menantang, mereka bisa memancing di Sungai Bengawan Solo yang jaraknya tidak begitu jauh.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Memang cuma menunggu ikan, tapi seru<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika teman saya masih kecil, hal menyenangkan dari memancing adalah bisa membawa pulang ikan hasil tangkapan. Namun, kesenangan itu bergeser ketika beranjak dewasa. Kata teman saya, menunggu ikan menyabet umpan adalah hal terseru dari memancing. Sementara membawa pulang ikan lebih seperti bonus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya dia bisa mancing hingga semalam suntuk ketika bersama teman-teman. Dan, sepanjang waktu itu dia tidak pernah bosan. Ada banyak hal yang bisa dilakukan sambil menunggu ikan memakan umpan. Pemancing bisa menjadikan momen menunggu itu sebagai ajang refleksi atas kehidupan. Pemancing juga bisa ngobrol ngalor ngidul dengan sesama pemancing lain. Percayalah, meski datang sendirian ke sungai atau spot mancing tertentu, selalu saja ada yang bisa dijadikan teman ngobrol di sana.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, walau cuma menunggu ikan menyabet uman, itu adalah tindakan yang seru.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Memang mahal, tapi hobi apa sih yang sekarang ini nggak mahal?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti tulisan Mbak Erma dalam <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mempertanyakan-orang-orang-yang-punya-hobi-memancing\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mempertanyakan Orang-orang yang Punya Hobi Memancing<\/span><\/i><\/a><b> ,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> teman saya mengamini kalau hobi memancing itu mahal. Terlepas dari alat pancingnya, seorang pemancing bisa menghabiskan puluhan hingga hampir seratus ribu dalam sekali memancing.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teman saya ketika memancing ke sungai dekat kampungnya setidaknya perlu membawa pakan ikan berupa cacing seharga sekitar Rp20.000. Dia juga perlu membawa setidaknya 3 <a href=\"https:\/\/www.mancingarena.com\/2015\/05\/Mengenal-Timah-Pemberat-Berdasarkan-Bentuk-Dan-Kegunaannya_8.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">timbel<\/a> cadangan seharga Rp5.000-10.000 per timbelnya. Tidak ketinggalan satu bungkus rokok untuk teman berjaga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Duit puluhan ribu harus disiapkan setiap memancing. Terlepas dari itu alat pancing sendiri mahal harganya. Alat pancing untuk memancing di sungai seharga sekitar Rp500.000, itu pun belum alat dengan kualitas yang terbaik ya. Sementara alat memancing di sungai, di waduk, dan di laut itu berbeda-beda. Jadi kalau kalian hobi memancing di berbagai macam spot, perlu berjuta-juta untuk alatnya saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dihitung-hitung, memang memancing hobi yang nggak murah. Namun, menurut kawan saya, hobi apa yang sekarang ini nggak mahal coba? Lagipula berapa saja duitnya akan terasa murah kalau sudah menjadi hobi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Hobi memancing bukan sumber penyakit\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teman saya tidak menampik dengan beberapa rumah tangga yang retak karena pasangannya (biasanya si suami atau pihak laki-laki) terlalu getol memancing. Namun, sepertinya hal itu tidak hanya terjadi pada mereka yang hobi memancing. Semua hal yang berlebihan, termasuk dalam menjalani hobi, memang bisa menjadi sumber penyakit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Justru mereka yang benar-benar punya hobi memancing atau menjadikan memancing sebagai sarana refreshing justru akan menemukan 1001 cara agar kesukaannya tetap bisa berjalan. Misal, setiap memancing meninggalkan sejumlah uang untuk keluarga atau istrinya. Terdengar transaksional memang, tapi cara itu benar-benar dilakukan beberapa oleh orang lho. Dan, saya rasa tidak ada salahnya, hobi tetap berjalan dan keluarga tidak protes. Tidak ada yang dirugikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mendengar penjelasan itu, saya rasa hobi memancing nggak sia-sia amat. Banyak hal positifnya juga selama dijalankan dengan bertanggung jawab. Kalau kata teman saya, \u201cDaripada punya hobi karaokean sama <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/jadi-lc-di-banyuwangi-gajinya-lebihi-ump-jawa-timur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">LC<\/a> ya mending hobi mancing\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Kenia Intan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/olahraga-lari-adalah-olahraga-murah-murah-pala-bapak-kau\/\"><b>Olahraga Lari Adalah Olahraga Murah, Murah Pala Bapak Kau<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hobi memancing tampak sia-sia dan menghabiskan uang ternyata punya banyak sisi positif. Dengan catatan, dijalankan secara bertanggung jawab. <\/p>\n","protected":false},"author":2401,"featured_media":305349,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13078],"tags":[2783,26697,10242,17872],"class_list":["post-305344","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-hobi","tag-hobi-memancing","tag-mancing","tag-pemancing"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/305344","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2401"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=305344"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/305344\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/305349"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=305344"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=305344"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=305344"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}