{"id":304407,"date":"2024-11-13T11:59:20","date_gmt":"2024-11-13T04:59:20","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=304407"},"modified":"2024-11-13T11:59:20","modified_gmt":"2024-11-13T04:59:20","slug":"2-problem-mendesak-di-surabaya-yang-perlu-ditangani-eri-cahyadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/2-problem-mendesak-di-surabaya-yang-perlu-ditangani-eri-cahyadi\/","title":{"rendered":"2 Problem Mendesak di Surabaya yang Perlu Ditangani Eri Cahyadi ketika Terpilih Nanti"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilkada Surabaya memang baru akan dilakukan pada 27 November mendatang. Namun, sebagian besar warga Surabaya sudah paham jika Eri Cahyadi dan Armuji (Er-ji) yang akan kembali menjadi pemenang. Gimana tidak, Erji didukung seluruh partai yang ada di Indonesia hingga tidak ada satupun politisi yang berani menjadi pesaing Erji selain benda mati bernama kotak kosong. Boleh dibilang, hanya keajaiban Tuhan yang bisa menggagalkan Eri Cahyadi menjadi Wali Kota Surabaya untuk kedua kalinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, alih-alih membahas kontestasi pilkada Surabaya yang sudah terlihat hilal kemenangannya untuk siapa. Saya lebih tertarik membahas hal mendesak yang perlu dilakukan Eri Cahyadi ketika beliau kembali menjabat Wali Kota Surabaya selain isu kemiskinan dan sempitnya lapangan pekerjaan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kriminalitas, masalah mendesak yang jarang dibahas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam debat Pilkada Surabaya yang lebih tepat disebut sebagai penyampaian visi misi karena memang tidak ada lawan debatnya, Eri Cahyadi menyampaikan masterplan program kerjanya ketika beliau terpilih kembali menjadi Wali Kota Surabaya, yaitu menjadikan Surabaya sebagai kota inovasi bersanding dengan kota-kota besar lain di dunia. Erji juga berjanji akan memperbaiki kualitas pelayanan publik, menumbuhkan ekonomi kerakyatan, memberantas kemiskinan ekstrem, dan memberikan perhatian serius pada sektor pendidikan di Kota Pahlawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua program tersebut memang bagus. Namun, menurut saya sih, sebelum muluk-muluk bermimpi untuk menjadikan Surabaya pusat inovasi level dunia, ada baiknya Pak Eri memberantas soal kriminalitas yang belakangan ini makin marak terjadi di Surabaya. Nyaris setiap hari saya mendengar informasi kehilangan sepeda motor di radio Suara Surabaya. Dalam satu bulan saja, ada<\/span><a href=\"https:\/\/www.suarasurabaya.net\/kelanakota\/2024\/136-motor-dilaporkan-hilang-ke-suara-surabaya-sepanjang-september-2024-ini-datanya\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">136<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> kasus curanmor yang dilaporkan warga di radio Suara Surabaya, rata-rata sehari ada 4 motor yang hilang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Parahnya lagi, jika dulu area paling rawan curanmor adalah kos-kosan mahasiswa, belakangan ini aksi pencurian motor terjadi di mana-mana. Nggak hanya di area kos-kosan, tapi juga sering terjadi di depan minimarket, di depan pasar, dan di perkampungan warga. Bahkan ada warga yang sudah parkir motor di dalam ruang tamu rumahnya masih tetap menjadi korban curanmor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para pencuri kendaraan bermotor ini seolah leluasa melancarkan aksinya lantaran kurang mendapatkan penanganan serius dari pihak berwajib. Saya rasa, sebelum muluk-muluk berjanji menjadikan Surabaya pusat inovasi level dunia, ada baiknya Pak Eri berinovasi untuk memberantas maling terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Jambret, begal, gangster, 3 penyakit baru di Surabaya<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain curanmor, maraknya kriminalitas jalanan seperti jambret, begal, dan gangster juga makin marak. Beberapa hari lalu ada mahasiswa ITS dijambret di Jalan Arif Rahman Hakim di sore hari. Sebelumnya di lokasi yang sama terjadi pembegalan kendaraan motor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kriminalitas adalah penyakit menahun di Surabaya yang meresahkan dan merugikan warga. Sayangnya, isu tentang kriminalitas sering luput dalam pembahasan program kerja Wali Kota. Padahal memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi warga adalah salah satu kewajiban pemimpin daerah. Kan lucu, kalau punya cita-cita menjadi kota level dunia, tapi pencurian dan jambret ada di mana-mana. Ini Surabaya, bukan Gotham.<\/span><\/p>\n<h2><b>Berantas parkir liar sampai akar, Cak Eri!<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah lain yang berkontribusi membuat warga Surabaya miskin sehingga berpotensi menggagalkan janji Eri Cahyadi untuk memberantas kemiskinan adalah menjamurnya parkir liar dan pak ogah. Pak Eri, kami merasa dipalak setiap hari oleh Kang Parkir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun ada banyak tulisan yang mengeluhkan soal parkir liar di Surabaya. Faktanya, parkir liar memang menjadi masalah utama warga Surabaya yang tak kunjung mendapatkan solusi. Nominal parkirnya memang terlihat kecil, tapi kalau dikalikan setiap hari hasilnya bisa membuat sobat UMR miskin juga. Saya rasa, sudah waktunya Pak Eri membuat program radikal untuk memberantas parkir liar. Kalau solusinya hanya membuat parkir elektronik mah nggak mempan, Pak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski terlihat sepele dan remeh temeh, kriminalitas dan menjamurnya parkir liar justru menjadi masalah yang dihadapi warga Surabaya sehari-hari sehingga butuh segera diberikan solusi.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Tiara Uci<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-dosa-wali-kota-surabaya-yang-diingat-warga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Dosa Wali Kota Surabaya yang Tercatat dalam Ingatan Warga<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dua masalah ini harus segera diselesaikan oleh Eri Cahyadi saat terpilih nanti.<\/p>\n","protected":false},"author":1542,"featured_media":300498,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[26653,23582,6518,405,19183,26125],"class_list":["post-304407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-cak-eri","tag-eri-cahyadi","tag-kriminalitas","tag-surabaya","tag-tukang-parkir-liar","tag-wali-kota-surabaya"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/304407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1542"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=304407"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/304407\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/300498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=304407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=304407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=304407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}