{"id":302532,"date":"2024-11-13T10:19:05","date_gmt":"2024-11-13T03:19:05","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=302532"},"modified":"2024-11-13T10:19:05","modified_gmt":"2024-11-13T03:19:05","slug":"upin-ipin-punya-hobi-yang-membuat-mereka-terlihat-selalu-sibuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/upin-ipin-punya-hobi-yang-membuat-mereka-terlihat-selalu-sibuk\/","title":{"rendered":"4 Hobi yang Membuat Upin Ipin Bocil Paling Sibuk Se-Kampung Durian Runtuh"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di serial anak-anak <em>Upin Ipin<\/em> episode<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Isi Masa Lapang, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cikgu-melati-upin-ipin-perlu-introspeksi-soal-tugas-anak-anak-tadika-mesra\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cikgu Melati<\/a> memberi tugas murid-muridnya untuk menuliskan hobi mereka. Kendati terdengar mudah, duo kembar Upin dan Ipin merasa kesulitan mengerjakan tugas tersebut. Rupanya, adik-adik Kak Ros itu tidak bisa menentukan hobi mereka.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Unik memang duo kembar itu. Kita sebagai penonton saja tahu apa saja hobi mereka. Hobi-hobi yang membuat tayangan <em>Upin Ipin<\/em> lebih &#8220;hidup&#8221;. Saya membayangkan Upin dan Ipin tidak punya hobi, pasti serial anak-anak asal Malaysia itu tidak akan tayang hingga saat ini. Bahkan, saking banyaknya hobi yang dijalani duo kembar itu, mereka seperti bocah paling sibuk se-Kampung Durian Runtuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Hobi utama Upin Ipin itu membaca<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya rasa, hobi membaca Upin Ipin tidak bisa diperdebatkan lagi. Di berbagai episode begitu banyak scene adik Kak Ros ini sedang asyik membaca. Bahkan, di episode berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Seronoknya Membaca, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin dan Ipin digambarkan sebagai bocah yang gemar meminjam buku di perpustakaan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di episode tersebut Kak Ros memuji mereka dan berharap kegiatan positif itu diteruskan. Wajah kedua adik Kak Ros yang terlihat serius menatap buku tentu sudah cukup menjadi tanda bahwa mereka punya hobi membaca. Nggak semua lho bisa meluangkan waktu dan bertekad menghabiskan sebuah buku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, di episode<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Zoo Sayang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Upin dan Ipin tampak ngulik nama-nama hewan dari berbagai macam ensiklopedia. Uniknya, buku-buku tersebut sangat tebal.\u00a0 Jadi, nggak mungkin anak kecil mau baca kecuali memang hobi.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Duo kembar gemar bermain gim<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ngantuknya <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin diceritakan sangat asyik bermain gim. Si kembar merengek meminjam tablet milik Kak Ros agar bisa bermain gim berjudul <em>Ultraman Ribut<\/em>. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sisi-kelam-kak-ros-dalam-serial-upin-dan-ipin-bikin-sebel-tapi-sebenarnya-kasihan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kak Ros<\/a> akhirnya mengalah dan meminjamkan tablet itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saking asyiknya, si kembar bisa menuntaskan game tersebut dalam waktu kurang dari satu hari. Yakin deh, kalau nggak hobi dan jago pasti nggak bakal bisa menuntaskannya dalam rentang waktu sesingkat itu. Bahkan, Ehsan dan Mail sampai minta tutor untuk mengalahkan final bos dalam gim.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak hanya itu, di episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Neo Santara: Demam Karat, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin dan Ipin mampu menuntaskan game Neo Santara hanya dalam beberapa jam. Jelas banget Upin Ipin punya jago dan hobi bermain game.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Berkebun<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penonton setia Upin Ipin pasti tahu kalau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/upin-ipin-yang-hidupnya-hancur-setelah-opah-meninggal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Opah<\/a> memiliki kebun di belakang rumah. Nah, adanya kebun ini dapat menumbuhkan hobi baru pada cucu-cucunya yaitu berkebun. Meski awalnya nggak suka, saya yakin mereka pasti senang-senang saja ketika menjalankannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Berkebun<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> misalnya, mereka terlihat ogah-ogahan membantu Kak Ros menanam sayuran. Namun, ketika mereka punya tunas pisang pemberian Tok Dalang di episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Goreng Pisang Ngap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, duo botak itu jadi semangat berkebun. Mereka terus-menerus menengok tunas pisangnya karena tidak sabar untuk menjual hasilnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, di episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar Berdagang <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin terlihat sangat antusias memetik sayur-sayuran. Tentu saja kegiatan ini bisa menjadi hobi. Sudah menyenangkan, manfaatnya juga sangat banyak.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b>#4 Upin Ipin hobi berpetualang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, hobi yang nggak disadari duo kembar adalah travelling. Ya, mereka memang bukan orang kaya tapi bukan berarti mereka tidak punya jiwa travelling. Kalau saya bandingkan dengan teman-temannya, tidak ada yang punya jiwa petualang sekuat Upin dan Ipin. Ehsan sebenarnya juga suka travelling, tapi itu dalam konteks liburan. Kalau disuruh jalan kaki dan berpetualang sedikit saja, saya yakin dia pasti nggak kuat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, berdasarkan analisis saya, hobi berpetualang ini tumbuh lantaran mereka senang sekali ikut Tok Dalang pergi kemana-mana. Mulai dari ke kebun pisang, kebun durian, keliling kampung, sampai ikut mancing di sungai. Bahkan, mereka juga bisa berpetualang sendirian. Misalnya, mereka pernah ke dunianya dinosaurus untuk melawan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tyrannosaurus\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">T-Rex<\/a>. Mereka juga pernah tersesat di suatu hutan dan bertemu kancil dan hewan-hewan yang bisa berbicara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itu dia 4 hobi Upin Ipin yang menjadikan duo kembar itu sosok paling sibuk se-Kampung Dunia Runtuh. Saking banyaknya hobi yang mereka punya, wajar saja kalau mereka nggak menyadari hobi-hobi ini. Andai saja episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Isi Masa Lapang <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ada kelanjutannya, ingin sekali saya menyodorkan tulisan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis : Bella Yuninda Putri<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor : Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/devi-upin-ipin-tersisih-karena-kehadiran-susanti\/\"> <b>Mengenal Devi, Karakter dalam Serial Upin Ipin yang Tersisih karena Kehadiran Susanti<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Upin Ipin punya banyak hobi yang membuat mereka menjadi bocah paling sibuk se-Kamping Durian Runtuh, mulai dari membaca hingga berpetualang. <\/p>\n","protected":false},"author":1616,"featured_media":303861,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[2783,9299,15095,9298,5855],"class_list":["post-302532","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-hobi","tag-ipin","tag-kampung-durian-runtuh","tag-upin","tag-upin-ipin"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302532","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1616"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=302532"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302532\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/303861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=302532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=302532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=302532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}