{"id":302432,"date":"2024-11-12T10:04:17","date_gmt":"2024-11-12T03:04:17","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=302432"},"modified":"2024-11-12T10:04:17","modified_gmt":"2024-11-12T03:04:17","slug":"mas-gibran-kalau-anak-sd-smp-bisa-coding-lalu-selanjutnya-apa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mas-gibran-kalau-anak-sd-smp-bisa-coding-lalu-selanjutnya-apa\/","title":{"rendered":"Mas Gibran, kalau Anak SD dan SMP Belajar dan Bisa Coding, Lalu Selanjutnya Apa?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gibran, wakil presiden Indonesia, berharap bahwa anak SD-SMP sudah bisa belajar bahasa pemrograman. Dalam rapat terakhir, Gibran menitipkan amanat kalau bisa pelajaran coding diterapkan dalam sekolah dasar dan menengah. Alasannya, untuk menyiapkan generasi emas 2045, sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah pertanyaannya, kalau udah bisa coding, terus apa?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program pemerintah itu banyak yang niatnya bagus, banyak banget. Tapi, nggak ada output yang jelas. Abis itu suruh ngapain nggak ada yang tahu. Contoh terbaik ya, LPDP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiap tahun, gegeran tentang LPDP itu selalu sama: awardee pulang vs menetap di luar negeri. Nganti silitmu dobolen debatnya akan begitu terus. Yang meminta pulang punya argumen yang solid, ya kau tak bisa seenak gitu pake uang pajak buat tiketmu cabut dari Indonesia dan nggak ngasih apa-apa. Yang bertahan di luar negeri juga punya argumen lumayan valid, lha kalau balik, emang industri siap? Kita bakal bermanfaat nggak?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, gegeran LPDP itu dari dulu berulang karena yang punya hajat malah kagak ikut nimbrung. Pemerintah berhak nyuruh mereka pulang, tapi masalahnya, kalau pulang juga kagak diapa-apain tuh orang. Maksudnya ya, nggak diberi arahan kudu ke mana gitu lho. Tapi, kalau kurang tenaga ahli, pada nyalahin. Nah, ini nanti ya bakal kejadian di siswa-siswa yang disuruh belajar coding ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Betul, belajar coding itu nggak ada salahnya, nggak sama sekali. Tapi kalau berharap bisa coding lalu SDM tiba-tiba meningkat dan punya daya saing, sek kosek, ora sesederhana iku.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Yang kacau pendidikannya, tapi yang dipush belajar coding<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gibran, sebagai wakil presiden, harusnya tahu bahwa masalah kurangnya daya saing SDM itu bukan karena nggak bisa coding, tapi pendidikannya emang kacau. Yang harus diperbaiki itu kelewat banyak. Menurut saya bahkan Kemdikbud dan negara pada keseluruhan butuh setidaknya 10 memperbaiki pendidikan dari dasar. Bener-bener satu doang fokusnya, 10 tahun nggak cukup. karena ya kacau balau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mudahnya gini: kau tak akan bisa mencetak SDM bagus kalau mereka nggak dapat pendidikan yang proper dari awal. Itu pun tak menjamin SDM yang dicetak bakal berhasil. Variabelnya banyak banget. Jika pendidikan proper saja tak bisa menjamin, apalagi jika seadanya? Tambah remox.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melempar ide anak SD-SMP belajar coding itu bagus, wong coding itu bisa membentuk logika. Cuma, bukan waton dilempar terus berharap bagus. Yang harusnya dilakukan adalah dibenahi dulu semuanya, baru punya ide ngajari coding.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan jika mereka harus diberi hal yang rumit padahal logika mereka masih belum terbentuk. Ya hasilnya malah membebani guru.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Benahin dari dasar banget<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, butuh infrastruktur pendidikan yang merata dulu agar siswa bisa belajar coding. Gini aja wes, berapa sekolah yang punya komputer yang memadai? Wis ngene wae, berapa sekolah yang punya monitor 20 inch? Dikit? Kandani og.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau bisa memastikan tiap sekolah di Indonesia ini punya lab komputer mah nggak masalah. Lha wong tiap sekolah di Jawa aja belum tentu punya. Sekalipun punya, belum tentu komputernya proper. Yang proper pun yang bisa make cuman gurunya. Lha sama saja sami mawon, Bolo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tahu betul niat Gibran ini baik. Belajar coding itu bagus, nggak ada jeleknya dan memang sudah saatnya anak sekolah di dunia mengenal apa itu bahasa pemograman. Tapi, lagi-lagi, menapak tanah dan memandang realitas itu juga penting. Yang perlu diperbaiki dan lebih urgent jauh lebih banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/jatim\/berita\/d-6966616\/perbedaan-guru-honorer-dan-pns-soal-tugas-gaji-hingga-karier#:~:text=Sementara%20guru%20honorer%20gajinya%20antara,jangka%20waktu%20yang%20tidak%20menentu.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">gaji guru honorer<\/a>. Itu dulu aja. Bisa nggak? Jawabnya mah kita udah tahu lah ya.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kalau-ingin-belajar-coding-doang-nggak-usah-kuliah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalau Ingin Belajar Coding doang, Nggak Usah Kuliah, Tutorial di YouTube Banyak!<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya tahu betul niat Gibran ini baik. Belajar coding itu bagus. Tapi, lagi-lagi, menapak tanah dan memandang realitas itu juga penting.<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":302469,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12910],"tags":[77,9217,2282,2554,26635,14790],"class_list":["post-302432","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-anak-sekolah","tag-coding","tag-gibran","tag-pelajaran","tag-programming","tag-sdm"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302432","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=302432"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302432\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/302469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=302432"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=302432"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=302432"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}