{"id":300946,"date":"2024-11-05T09:20:07","date_gmt":"2024-11-05T02:20:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=300946"},"modified":"2024-11-05T10:22:22","modified_gmt":"2024-11-05T03:22:22","slug":"muntilan-kecamatan-terbaik-di-kabupaten-magelang-bukan-borobudur-apalagi-mungkid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/muntilan-kecamatan-terbaik-di-kabupaten-magelang-bukan-borobudur-apalagi-mungkid\/","title":{"rendered":"Bukan Borobudur apalagi Mungkid, Kecamatan Terbaik di Kabupaten Magelang Adalah Muntilan"},"content":{"rendered":"<p><em>Di M<span style=\"font-weight: 400;\">untilan Kabupaten Magelang semuanya ada. Pokoknya kalau udah ke sini, dijamin ogah pulang.<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ini jika kita bicara soal Kabupaten Magelang, kebanyakan orang akan langsung teringat Borobudur dan Mungkid. Maklum, dua kecamatan ini memang cukup familier di telinga kebanyakan orang. Kecamatan Borobudur terkenal karena <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/candi-borobudur-di-jogja-sampai-kapan-salah-sebut-begini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Candi Borobudurnya<\/a>, sementara Mungkid terkenal karena memang merupakan ibu kota Kabupaten Magelang. Padahal ada satu kecamatan yang tak kalah dibanding dua kecamatan tadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Muntilan adalah kecamatan yang saya maksud. Kecamatan seluas <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">28,61<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> kilometer persegi ini terletak sekitar 10 kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Magelang. Meski namanya jarang terdengar dan baru heboh ketika secara tak tersirat muncul dalam serial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gadis Kretek<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai Kota M di Jawa Tengah, kecamatan ini menyimpan potensi yang luar biasa. Bahkan rasanya Muntilan bisa disebut sebagai kecamatan terbaik di Kabupaten Magelang. Berikut alasannya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Letak Muntilan Magelang sangat strategis<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Muntilan terletak di jalur utama penghubung <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/orang-jogja-bisa-kesal-kalau-ditanya-hal-ini-terus-menerus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jogja<\/a> dan Magelang. Letaknya yang strategis membuat kecamatan satu ini dipilih oleh sebagian besar pekerja yang bekerja di Jogja atau Magelang untuk ditinggali. Salah satunya ya saya. Jarak dari Muntilan ke pusat kota Jogja sekitar <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">25 kilometer, sementara jarak dari M<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">untilan ke Kota Magelang sekitar 16 kilometer. Pas, kan? Nggak dekat, tapi nggak terlalu jauh juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantaran letaknya strategis, tentu saja Muntilan menjadi daerah yang cukup ramai dikunjungi orang. Makanya pasar dan toko-toko yang berada di sepanjang Jalan Pemuda Muntilan tak pernah sepi pembeli. Warga lokal dan warga dari kecamatan sekitar banyak yang berbelanja di sini.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Masih banyak sawah, lingkungan sekitar masih asri<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak seperti kota sebelah yang mulai dipadati bangunan-bangunan beton, di Muntilan Magelang kita masih bisa menemukan sawah yang menghampar luas. Suasana asri ala pedesaan masih bisa kita jumpai di sini. Warganya pun ramah, beda banget sama warga kota yang cuek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, meskipun terus berkembang dan tak pernah sepi, Muntilan tetap menawarkan panorama yang tak biasa. Selain masih banyak dijumpai sawah, kita juga masih bisa melihat panorama <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kebiasaan-otak-atik-gathuk-hawa-panas-dengan-aktivitas-gunung-merapi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gunung Merapi<\/a> dan Merbabu di sebelah timur saat cuaca sedang cerah.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Cari sekolah gampang di sini<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu poin utama mengapa saya akhirnya memutuskan untuk menetap di Muntilan alih-alih kecamatan lainnya di Kabupaten Magelang karena banyak pilihan sekolah di sini. Pendidikan mulai dari jenjang KB, TK, SD, SMP, hingga SMA ada di sini. Pilihan sekolahnya pun banyak. Mau sekolah berbasis agama Islam, Kristen, Katolik ada semua. Sementara untuk sekolah negeri mulai jenjang SD sampai SMA ada di sini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Muntilan sendiri bahkan ada satu jalan yang isinya sekolahan semua, yakni Jalan Kartini. Di sepanjang jalan tersebut berjejer sekolah TK hingga SMA. Mantep nggak tuh. Dibandingkan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Daftar_kecamatan_dan_kelurahan_di_Kabupaten_Magelang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kecamatan lainnya,<\/a> pendidikan di sini jauh lebih lengkap. Kurang kampus aja, sih. Tapi intinya, Muntilan bisa diperhitungkan sebagai pusat pendidikan terbaik di Kabupaten Magelang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya masih banyak lagi keunggulan Muntilan dibanding kecamatan lainnya di Kabupaten Magelang. Tapi saya sudahi sampai sini saja. Kalau kalian masih penasaran, mending mampir sendiri ke Muntilan. Dijamin nggak mau pulang.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Intan Ekapratiwi<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/muntilan-tempat-pensiun-paling-ideal-mengalahkan-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Muntilan, Tempat Pensiun Paling Ideal Mengalahkan Jogja<\/a>.<br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>cara ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kecamatan terbaik di Kabupaten Magelang adalah Muntilan. Sebab, tempat ini menawarkan berbagai fasilitas dan suasana yang berbeda.<\/p>\n","protected":false},"author":1182,"featured_media":300948,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9939,8599,13758],"class_list":["post-300946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-kabupaten-magelang","tag-magelang","tag-muntilan"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/300946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1182"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=300946"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/300946\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/300948"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=300946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=300946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=300946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}