{"id":300117,"date":"2024-10-28T13:18:33","date_gmt":"2024-10-28T06:18:33","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=300117"},"modified":"2024-10-28T13:18:33","modified_gmt":"2024-10-28T06:18:33","slug":"nggak-usah-hina-joget-sadbor-tiktok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nggak-usah-hina-joget-sadbor-tiktok\/","title":{"rendered":"Nggak Usah Hina Joget Sadbor TikTok, Mereka Cuma Cari Uang, Nggak Ngobrak-abrik Konstitusi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Viralnya konten joget sadbor TikTok yang dilakukan warga Kampung Margasari, Cikembar, Sukabumi mengundang banyak reaksi. Tentu saja salah satunya reaksi negatif. Apa sih yang tidak bisa direspons dengan negatif di Indonesia? Saya kira tak ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari banyaknya reaksi negatif tersebut, ada yang bilang bahwa tindakan ini contoh terjajah secara mental. Wait, ini menarik, batin saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini menarik bagi saya karena pertama, saya nggak paham betul maksud terjajah secara mental yang diomongkan oleh orang tersebut. Kedua, saya nggak melihat ada yang salah dari konten tersebut, karena memang menghasilkan uang. Apa yang salah dari menghasilkan uang dengan joget-joget?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kosek, saya tahu betul kalian akan protes perkara ini. Saya jelaskan dulu argumen saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita bikin sederhana aja: sekelompok orang joget, penonton terhibur, lalu memberikan <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=jMP6uycrL1k\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">saweran.<\/a> Konsepnya seperti itu kan? Ada yang salah?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oke, mungkin kalian menganggap joget sadbor di live TikTok bukanlah pekerjaan. Kelewat gampang. Tidak membantu dunia. Tidak menghasilkan apa-apa. Intinya, hal gampang tak berguna. Kalau iya, go on, do it yourself. Sana coba joget di live TikTok. I dare you, i double dare you.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Sebelah mata<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tak tahu apa masalah orang-orang yang menganggap pekerjaan ini gampang, pekerjaan itu gampang. Penulis itu enak, nulis doang apa susahnya. Teller bank itu enak, ngitung duit sama modal cantik doang, apa susahnya. Joget sadbor TikTok itu enak, tinggal gerak nggak jelas, apa susahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal saya yakin betul, yang komen itu menuliskannya sembari tiduran di rumah, garuk-garuk selangkangan, di saat harusnya dia bekerja. Gathel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asal kalian tahu saja, cari duit dari konten itu nggak mudah. Butuh konsistensi dan riset. Yang namanya konsisten itu berat, dalam hal apa pun. Apalagi dalam hal bikin konten. Kau pikir bikin konsisten bikin konten tanpa ada jaminan bahwa akan rame itu mudah? Ndasmu njepat nek ngomong gampang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekalipun hasilnya tak bagus, tetap ada usaha keras yang diperlukan. Makanya saya tak mau menghakimi orang joget sadbor TikTok. Lha mau menghakimi gimana, saya tahu mereka pasti berusaha keras. Itu cara mereka cari uang. Mereka nggak melanggar hukum, tidak mencuri hak siapa pun, kenapa mereka dihina?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita tahu, sekarang cari uang itu susahnya minta ampun. Mayoritas rakyat di Indonesia hanya butuh tergelincir sekali saja untuk jatuh di jurang kemiskinan. Tak heran jika banyak dari kita yang berusaha berbuat apa saja, asalkan itu bisa jadi uang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama tidak merusak pagar tetangga, merusak konstitusi, berdansalah!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Joget sadbor TikTok cuma cara cari uang<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di masa-masa sulit, orang akan melakukan apa pun untuk bertahan hidup. Ada yang mulai berhenti beli kopi, menjual mobil, pindah kos murah, masak sendiri. Apa pun akan dilakukan. Joget sadbor TikTok mungkin hanyalah satu di antara cara yang kita nggak sadari bisa dilakukan. Perkara itu tidak skillfull, itu urusan lain. Perut punya logikanya sendiri, tak usah kita pikirkan kelewat dalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang-orang hanya melakukan apa yang kebetulan mereka bisa untuk meraih uang. Sesederhana itu. menganggap mereka terjajah mentalnya, monggo-monggo saja. Tapi saya yakin betul ejekan macam itu tak akan didengar. Mereka akan lanjut berjoget, karena itu cara mereka bisa membeli beras, membungkam token listrik, serta menatap esok hari dengan optimis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kira kita tidak perlu mencibir langkah yang orang lakukan untuk cari uang. Selama bukan kriminal, tak merugikan, tak mengobrak-abrik konstitusi, biarkan saja. Sekalipun TikTok adalah aplikasi biadab berisi orang bodoh, biarkan saja. Toh, tak semua bisa meraih uang sekalipun melakukan hal yang sama bukan?<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bunda-bunda-kreator-fb-pro-adalah-bukti-nyata-kalimat-mulai-aja-dulu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bunda-bunda Kreator FB Pro Adalah Bukti Nyata Kalimat \u201cMulai Aja Dulu\u201d<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a> ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kita bikin sederhana aja: sekelompok orang joget sadbor TikTok, penonton terhibur, lalu memberikan saweran. Ada yang salah?<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":300119,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[26495,1652,5201],"class_list":["post-300117","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-joget-sadbor","tag-saweran","tag-tiktok"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/300117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=300117"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/300117\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/300119"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=300117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=300117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=300117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}