{"id":299663,"date":"2024-10-23T12:35:30","date_gmt":"2024-10-23T05:35:30","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=299663"},"modified":"2024-10-24T14:18:39","modified_gmt":"2024-10-24T07:18:39","slug":"bandar-grisse-ikon-baru-gresik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bandar-grisse-ikon-baru-gresik\/","title":{"rendered":"Bandar Grisse, Ikon Baru Kota Gresik yang Ramainya Mulai Melahirkan Keresahan bagi Warga Sekitar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bandar Grisse adalah area revitalisasi jalanan di wilayah Gresik pusat yang terbentang sepanjang kurang lebih 120 meter. Revitalisasi ini menjadi salah satu program kerja pemerintah kota. Jalanan setapak yang dulunya trotoar sederhana, disulap menjadi destinasi baru <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/malioboro-jogja-nggak-bakal-bisa-ditiru-daerah-lain\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ala-ala Malioboro<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja, eksistensi kawasan baru ini mengundang rasa penasaran warga. Sebagus apa, sih, jalanan Gresik yang katanya jadi dupe Malioboro dan Jalan Tunjungan itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nyatanya, area ini memang berubah menjadi spot narsistik baru bagi warga Gresik. Pasalnya, memang banyak ornamen-ornamen baru di Bandar Grisse. Trotoarnya kini lebar, lengkap dengan pemasangan keramik-keramik cantik yang sedap dipandang mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan tinggalkan pula tanaman-tanaman hijau yang dipajang di pinggir jalan raya.. Paling penting, ada banyak kursi di ruas jalan sepanjang seratus meter ini. Item-item baru tersebut tentu saja menjadi indikator yang membuat warga Gresik ingin berkunjung, atau sekadar melepas penat sambil duduk santai di kursi trotoar.<\/span><\/p>\n<h2><b>Bandar Grisse<\/b> <b>menjadi spot nongkrong pilihan warga Gresik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bandar Grisse kini telah menjadi salah satu spot nongkrong pilihan di Gresik. Semua transformasi ini bukan tanpa alasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan revitalisasi yang berhasil mengubah wajah jalanan menjadi kawasan publik yang menarik, Bandar Grisse menawarkan fasilitas yang memadai dan nyaman bagi pengunjung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari area duduk yang estetis, hingga pencahayaan yang menarik. Setiap elemen dirancang untuk menciptakan suasana yang hangat dan ramah bagi semua kalangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana tidak, remaja yang sedang stres akibat kegiatan sekolah, misalnya. Pulang sekolah, mereka hanya perlu memarkirkan motornya di pinggiran jalan raya, kemudian duduk mengatur napas sejenak sebelum kembali ke rumah dengan segudang beban baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi kalau sudah menginjak Minggu pagi. Warga Gresik memenuhi area ini untuk olahraga. Dengan sebotol air putih, <a href=\"https:\/\/www.idntimes.com\/life\/inspiration\/febi-wahyudi\/alasan-hobi-bersepeda-cocok-untuk-segala-usia-c1c2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rombongan pesepeda<\/a> biasanya akan turun sejenak untuk sekadar berpose di depan kamera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak ketinggalan anak-anak muda yang tengah menyeka peluh akibat berlari seorang diri. Kemudian dia akan istirahat sejenak sambil menenggak air putih di kursi-kursi estetis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bandar-grisse-ikon-baru-gresik\/2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em><strong>Baca halaman selanjutnya: Ikon baru, tapi sudah melahirkan keresahan.<\/strong><\/em><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2><b>Banyak pedagang gerobak kopi yang menyediakan terpal lesehan untuk duduk<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alih-alih jadi program kerja tak berdampak lainnya, revitalisasi ini justru sukses besar. Hal ini dapat dilihat dari seberapa ramai wilayah bandar Grisse setiap harinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi, semakin banyak pedagang yang menjajakan jualannya di area sekitar Bandar Grisse. Revitalisasi ini meningkatkan kegiatan UMKM warga Gresik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika mengunjungi kawasan ini pada Sabtu sore, saya menyaksikan sendiri. Revitalisasi Bandar Grisse berpengaruh pada pendapatan pedagang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak penjaja kopi dengan gerobak sederhana menawarkan aneka Pop Ice, kopi saset, hingga <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cara-licik-oknum-pedagang-es-teh-jumbo-meraup-keuntungan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">teh jumbo<\/a> yang dapat diperoleh dengan harga super ekonomis. Dengan mengeluarkan uang 5 ribu rupiah saja, warga dapat bercengkrama dengan kerabat dan teman-teman sambil menikmati segelas kopi hangat di atas terpal sederhana.<\/span><\/p>\n<h2><b>Semakin ramai di kala malam\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akibat keramaian yang tercipta dari operasional Bandar Grisse, terdapat beberapa warga yang merasa terganggu. Pasalnya, muda-mudi yang biasa nongkrong terkadang tak kenal waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga larut malam, mereka akan bercengkrama penuh canda tawa di trotoar jalanan tersebut. Belum lagi, kalau ada setelan musik dengan volume besar. Lantaran, memang ada satu dua perumahan warga di sisi kanan dan kiri jalanan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang enak, sih, bisa ngobrol-ngobrol lama hanya dengan tuntutan pengeluaran yang sedikit. Namun, semoga hal-hal seperti ini bisa lebih dikurangi dengan kebijakan dan kesadaran sesama ya, guys.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau sama-sama senang kan, enak. Sayang, kapan lagi warga Gresik punya fasilitas umum memadai dengan 0 rupiah biaya masuk?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Chusnul Awalia Rahmah<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalan-kalianak-penghubung-gresik-surabaya-yang-bawa-maut\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalan Kalianak Adalah Maut, Penghubung Gresik-Surabaya yang Mengancam Nyawa Pengendara<\/a><br \/>\n<\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><span class=\"s2\"><i>ini<\/i><\/span><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Grisse memang layak jadi ikon baru bagi Gresik. Namun, ikon baru ini mulai melahirkan keresahan yang bikin pembaca ikut gregetan.<\/p>\n","protected":false},"author":2780,"featured_media":299673,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[26459,13996,23610,2501,446],"class_list":["post-299663","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-bandar-grisse-gresik","tag-gresik","tag-jalan-tunjungan","tag-jawa-timur","tag-malioboro"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/299663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2780"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=299663"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/299663\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/299673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=299663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=299663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=299663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}