{"id":299050,"date":"2024-10-15T12:13:47","date_gmt":"2024-10-15T05:13:47","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=299050"},"modified":"2024-10-15T12:13:47","modified_gmt":"2024-10-15T05:13:47","slug":"beasiswa-kipk-masih-salah-sasaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/beasiswa-kipk-masih-salah-sasaran\/","title":{"rendered":"Selama Masih Ada Mahasiswa Mampu yang Mencuri Jatah Beasiswa KIPK, Korupsi Nggak Akan Pernah Hilang di Negara Ini"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama masih banyak mahasiswa mampu yang menipu administrasi agar lolos KIPK, sampai kiamat korupsi di negara ini tak akan hilang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya nggak main-main dengan pernyataan tersebut, karena korupsi memang berkaitan dengan urusan moral. Selama orang mau-mau saja korupsi jika dikasih kesempatan, ya nggak akan hilang. Terlebih jika pelakunya mahasiswa, aduh, ya jelas suram masa depan negara ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Isu KIPK ini dari dulu nggak pernah kelar. Masih muncul aja cerita orang mampu yang daftar dan sayangnya, lolos. Nggak usah tanya caranya gimana, pasti ada kecurangan, pasti. Ini sejelas sinar matahari di siang hari, keliatan cetha, klir. Yang jadi masalah ya, kalau masih muncul cerita yang sama, artinya kebocoran masih ada dan masih menganga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berharap lubang pada sistem ditutup oleh pemerintah itu semacam berharap unicorn tiba-tiba menampakkan diri pada khalayak dunia. Artinya, mau tak mau, hanya bisa berharap orang-orang tak meng-abuse sistem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya, yang terjadi adalah, tetap banyak mahasiswa KIPK yang ternyata orang mampu. Satu-satunya harapan untuk dunia lebih baik, sirna.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Life-changing<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk orang-orang yang mampu, sebenarnya <a href=\"https:\/\/nasional.tempo.co\/read\/1876575\/total-biaya-yang-didapat-dari-kip-kuliah-merdeka-2024#:~:text=Selain%20itu%2C%20KIP%20Kuliah%20Merdeka,dan%20Rp%201%2C4%20juta.&amp;text=Pada%20program%20studi%20(Prodi)%20dengan,biaya%20sebesar%20Rp%208%20juta.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uang<\/a> KIPK nggak besar-besar amat. Ya, memang bisa buat jajan dan beli gadget baru, tapi that\u2019s it. Hanya saja, untuk orang nggak mampu, KIPK ini life-changing. Kuliah, meski tak seampuh dulu, tetaplah cara memperbesar kemungkinan orang hidup lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kalau kesempatan hidup lebih baik orang lain hilang karena ada beberapa manusia brengsek yang ingin dapat uang jajan tambahan, apa itu nggak bajingan namanya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari dulu saya mengutuk perilaku ini, sekalipun beberapa pelakunya adalah kawan sendiri. Sebab saya tahu betapa sulitnya bayar kuliah, saya tahu penderitaan kawan saya yang hidupnya di bawah garis kemiskinan. Kuliah, bagi mereka adalah kesempatan mengangkat derajat hidup. Mereka rela hidup penuh derita demi tujuan yang mulia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan kalian pikir nggak apa-apa ambil kesempatan hidup orang lain demi uang jajan? Fuck you, seriously.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tahu beberapa yang baca akan berpikir saya adalah si paling. Monggo, nggak urusan juga saya. Tapi jika saya tak bersuara, orang-orang tak bersuara, praktik busuk beasiswa KIPK ini nggak akan pernah berakhir. Pemerintah, biasanya baru gerak ketika suara bisingnya sudah kelewatan. Jadi, bagi saya, marilah bising agar kawan-kawan kita bisa menempuh pendidikan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Mengatasi beasiswa KIPK tak tepat sasaran itu sebenarnya sepele<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tak bisa menawarkan solusi banyak untuk para pemangku kebijakan. Cara untuk mengatasi hal ini sudah kelewat banyak. Bisa survei mendalam, bisa crosscheck mendalam, bisa juga dicek keseharian para pemegang beasiswa KIPK. Itu saja sudah bisa jadi cara untuk mengecek apakah beasiswa ini tepat sasaran atau belum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagi-lagi, ini perkara kemauan. Mau tidak bekerja lebih keras, survei lebih keras, crosscheck lebih mendalam, dan observasi lebih dalam. Saya pikir, masalah di negara ini sebenarnya banyak yang terselesaikan andai yang berwenang mau bekerja lebih keras dan cerdas. Masalah beasiswa KIPK ini mah, sepele sebenarnya. Lagi-lagi, mau tidak bekerja lebih keras?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan sampai orang-orang tak mampu tidak bisa mengenyam pendidikan tinggi hanya karena beasiswa tidak tepat sasaran. Mungkin sudah saatnya mengusulkan hukuman bagi orang mampu yang nekat ngambil jatah beasiswa KIPK. Hukumannya kek mana, saya nggak urusan sih. Tapi yang jelas, harus ada suatu langkah yang diambil untuk menimbulkan efek jera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau cuma imbauan dan peringatan mah, nggak akan digubris. Wong orang-orang ini nalar dan empatinya sudah mati, dianggap manusia saja harusnya tidak.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/beasiswa-kip-bukan-untuk-mahasiswa-kurang-mampu-tapi-yang-licik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Realitasnya, Beasiswa KIP Bukan untuk Mahasiswa Kurang Mampu, tapi yang Pandai Memanipulasi Data<\/a><\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama masih banyak mahasiswa mampu yang menipu administrasi agar lolos KIPK, sampai kiamat sekalipun korupsi di negara ini tak akan hilang.<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":299052,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[26440,2807,26441],"class_list":["post-299050","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-beasiswa-kipk","tag-bidikmisi","tag-kipk"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/299050","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=299050"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/299050\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/299052"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=299050"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=299050"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=299050"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}