{"id":298595,"date":"2024-10-11T17:08:45","date_gmt":"2024-10-11T10:08:45","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=298595"},"modified":"2024-10-11T17:08:45","modified_gmt":"2024-10-11T10:08:45","slug":"sisi-gelap-guru-swasta-yang-gajinya-tidak-seberapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sisi-gelap-guru-swasta-yang-gajinya-tidak-seberapa\/","title":{"rendered":"Sisi Gelap Jadi Guru Swasta yang Gajinya Tidak Seberapa"},"content":{"rendered":"<p><em>Sistem pemberian gaji guru swasta di sebuah yayasan sangat kacau, bahkan tidak manusiawi.\u00a0<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pekan ini video tentang guru di Banyuwangi yang digaji dengan angka yang miris. dia hanya mendapat Rp200.000 sebulan. Iya, kalian tidak salah dengar, itu gaji dalam sebulan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam video guru tersebut bercerita, dia mengajar selama 25 jam seminggu. Seharusnya, setiap mengajar dia mendapat dana Rp15.000 per jam, dengan kata lain dia mendapat setidaknya Rp375 ribu per pekan alias Rp1,5 juta sebulan. Kenyataannya, gaji yang didapat tidak sebanyak seharusnya karena pemasukan sekolah terbatas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Miris memang. Kenyataannya, kejadian seperti ini tidak hanya dialami oleh satu atau dua orang guru saja. Di berbagai penjuru negeri banyak guru bernasib serupa.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Saya jadi ingat cerita teman saya. Dia seorang guru swasta. Dia ini seminggu mengajar 10 jam pelajaran. Idealnya tiap jam akan mendapat Rp32 ribu. Artinya kalau pakai <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menghitung-perbandingan-umur-soal-langganan-di-ujian-matematika\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rumus matematika<\/a>, dalam satu bulan seharusnya dia mendapat sekitar Rp1,23 juta.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu seharusnya. Kenyataannya, seperti kasus di atas, teman saya mengatakan hanya mendapat gaji Rp 320.000 saja. Iya, jadi kerja satu bulan seakan hanya terhitung seminggu saja. Miris kan?<\/span><\/p>\n<h2><b>Dilema jadi guru swasta<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kemudian bertanya kepada teman saya, bagaimana mungkin sistem di yayasan memungkinkan gaji serendah itu. Dia menjelaskan, intinya yayasan memang hanya mampu membayar sebanyak itu untuk saat ini.\u00a0 Sumber pendapatan sekolah dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/profil-sekolah-yang-dituduh-zalim-karena-nggak-kasih-diskon-spp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">SPP<\/a>. Sementara, SPP sekolah itu sangat murah. Belum lagi ada murid yang nunggak pembayaran. Alasan yang klasik memang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi guru di lingkup swasta memang cukup menggelisahkan. Teman saya cerita, kalau guru di lingkup negeri, dia masih punya harapan untuk mendaftar sebagai P3K. Sementara di lingkup swasta, terutama di yayasan di mana dia bekerja, tak ada sistem seperti itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Sistem yang menyiksa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya soal nominal yang miris, sistem pemberian gaji memungkinkan guru swasta tidak mendapat gaji secara utuh. Sistem tersebut membuat gaji guru bisa dibayarkan secara suka-suka. Tentu itu bukan kabar baik, apalagi datang dari sebuah yayasan yang tujuannya mencerdaskan kehidupan bangsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mirisnya, berdasar beberapa narasumber saya mendapatkan informasi kalau petinggi<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Yayasan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> yayasan<\/a> ini punya rumah yang layak. Bahkan, beberapa mengatakan kalau rumah ketua yayasan sering direnovasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum dirujak pembaca, saya ingin menekankan, ini bukannya saya tidak memperbolehkan mereka punya rumah bagus ya. Tapi, rasanya kok seperti kurang etis ya. Apalagi itu dilakukan saat gaji-gaji karyawannya dipotong dengan alasan yang kurang jelas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya menyadari, tidak semua yayasan di Indonesia memperlakukan gurunya seperti itu. Hanya segelintir saja problematik. Namun, bukan berarti persoalan ini didiamkan begitu saja. Dari yang saya tahu, jumlah yayasan problematik itu memang sedikit, tapi membawahi banyak sekali guru yang harus tetap bertahan hidup dengan gaji Rp200 ribu saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: M. Afiqul Adib<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-pekerjaan-entry-level-dengan-gaji-layak\/\"><b>5 Pekerjaan Entry Level dengan Gaji Layak yang Cocok untuk Fresh Graduate<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gaji guru swasta di sebuah yayasan sangat sedikit, tidak sesuai dengan perjanjian. Belum lagi sistem memungkinkan gaji tidak dibayar penuh.<\/p>\n","protected":false},"author":580,"featured_media":298681,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[16864],"tags":[1979,4707,22882,2094,9015],"class_list":["post-298595","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profesi","tag-gaji","tag-gaji-guru","tag-gaji-guru-swasta","tag-guru","tag-swasta"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298595","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/580"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=298595"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298595\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/298681"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=298595"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=298595"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=298595"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}