{"id":297388,"date":"2024-10-01T14:54:54","date_gmt":"2024-10-01T07:54:54","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=297388"},"modified":"2024-10-02T09:28:15","modified_gmt":"2024-10-02T02:28:15","slug":"mencoba-memahami-fungsi-dua-gapura-di-alun-alun-kabupaten-situbondo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mencoba-memahami-fungsi-dua-gapura-di-alun-alun-kabupaten-situbondo\/","title":{"rendered":"Mencoba Memahami Fungsi Dua Gapura di Alun-Alun Kabupaten Situbondo"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alun-Alun Situbondo, layaknya alun-alun di banyak kota kecil lainnya, menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat. Di sana, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">orang bisa jalan-jalan sore, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/eksistensi-gamang-pedagang-asongan-di-tengah-demonstrasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pedagang asongan<\/a> berkeliaran, dan anak-anak bermain di tengah suasana santai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi ada satu pemandangan yang jelas memicu pertanyaan, yakni dua gapura besar yang berdiri megah. Sekarang pertanyaannya adalah: buat apa dua gapura besar itu ada di Alun-Alun Situbondo?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari segi visual, kedua gapura ini memang terlihat megah dan indah. Desainnya yang tradisional memberi kesan seolah-olah kita sedang memasuki tempat yang spesial kalau melewatinya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi realitasnya? Tidak demikian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alun-Alun Situbondo terbuka dari segala arah, tanpa batasan fisik yang mengharuskan siapa pun melewati gapura itu. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Mau masuk dari sisi kanan, kiri, atau bahkan dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/warpat-puncak-tempat-parkir-paling-nggak-ngotak-sedunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tempat parkir,<\/a> semuanya bisa! Oleh karena itu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> gapura-gapura tersebut menjadi hiasan belaka yang lebih mirip pajangan daripada pintu gerbang yang fungsional.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Gapura di Alun-Alun Situbondo, apa fungsinya?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gapura biasanya dibangun dengan tujuan tertentu. Misalnya untuk jadi pintu masuk, gerbang kehormatan, atau simbol kebanggaan daerah. Bahkan <a href=\"https:\/\/kbbi.kemdikbud.go.id\/entri\/gapura\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menurut KBBI<\/a> saja gapura berarti pintu besar untuk masuk pekarangan rumah (taman, dan sebagainya); pintu gerbang. Tapi masalahnya, gapura di Alun-Alun Situbondo belum bisa menjawab tujuan dari mengapa ia dibangun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, pengunjung bebas masuk dari mana saja karena alun-alun ini tidak dikelilingi pagar yang memaksa orang untuk melewati gapura tersebut. Ini seperti membangun gerbang di hamparan luas padang rumput. Nirguna. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang kadang kita terlalu fokus pada penampilan dan simbol-simbol yang megah, tapi lupa mempertimbangkan fungsinya. Begitu juga dengan gapura di Alun-Alun Situbondo. Tampak penting, tapi kenyataannya tidak.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mencoba-memahami-fungsi-dua-gapura-di-alun-alun-kabupaten-situbondo\/2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em><strong>Baca halaman selanjutnya: Redundansi yang menggelikan&#8230;<\/strong><\/em><\/a><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<h2><b>Redundansi yang menggelikan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau satu gapura saja sudah cukup membuat kita bertanya-tanya soal fungsinya, bagaimana jika ada dua? Kehadiran gapura kedua di Alun-Alun Situbondo malah semakin terlihat absurd. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dua gapura, berdiri di area yang sama, tapi tidak ada pengaruh nyata selain bagus saja dilihat dan tidak penting-penting amat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di teori teknik, redundansi itu bagus, kalau duplikasi yang dilakukan dengan sengaja dari komponen atau fungsi suatu sistem bisa meningkatkan keandalannya. Katakanlah agar fungsinya makin optimal. Tapi coba lihat dua gapura yang ada di Alun-Alun\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Situbondo. Adakah fungsi yang memang lebih diperkuat? Kalaupun ada, mungkin cuma fungsi untuk menjelaskan kesia-siaan dalam membangun sesuatu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seolah-olah satu gapura saja kurang cukup untu menunjukkan betapa tidak gunanya bangunan itu. Malah ditegasin pakai dua.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Belajar menerima absurditas dari hadirnya gapura di Alun-Alun Situbondo<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak kota dan negara yang membangun simbol-simbol besar untuk memperkuat identitas atau membanggakan kekayaan sejarah. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, alih-alih menjadi simbol kebanggaan, gapura-gapura di Alun-Alun Situbondo ini malah menjadi simbol kebingungan: mereka ada, tapi tidak benar-benar dibutuhkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun didesain untuk menjadi pintu masuk yang megah, realitasnya, mereka hanyalah ornamen yang mengambang di tengah ruang publik yang tak membutuhkannya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dan jika gapura ini memang harus tetap ada, mungkin bisa difungsikan dengan lebih baik\u2014sebagai gerbang dengan informasi sejarah, misalnya, atau dihubungkan dengan jalur <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/orang-surabaya-ramah-terhadap-pejalan-kaki-tapi-kotanya-tidak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pejalan kaki<\/a> yang mengarahkan orang untuk benar-benar lewat di bawahnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, mereka tidak hanya jadi simbol kosong, tapi punya peran yang berarti dalam tata ruang kota.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua gapura besar di Alun-Alun Situbondo ini adalah simbol dari absurditas tata kota yang terjebak dalam simbolisme tanpa fungsi.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, apa makna dari adanya gapura Situbondo?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka ada, tapi tanpa makna. Pada akhirnya, keberadaan mereka mengundang kita untuk tertawa kecil\u2014bukan karena mereka lucu, tapi karena mereka hadir tanpa alasan yang jelas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan mungkin, seperti halnya absurditas hidup, kita harus menerima bahwa tidak semua yang ada di dunia ini perlu punya tujuan, punya fungsi, atau makna. Kadang, sesuatu hanya perlu ada, dinikmati, dan diterima kesia-siaannya. <\/span><\/p>\n<p>Penulis: Firdaus Al Faqi<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/gor-bung-karna-situbondo-proyek-narsis-bupati-setempat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">GOR Bung Karna, Proyek Narsis Bupati Situbondo yang Bakal Menelan Duit Rakyat hingga Puluhan Miliar<\/a>.<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>cara ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Buat apa ada gapura di Alun-Alun Situbondo kalau alun-alun ini bisa diakses dari berbagai arah? Sampai ada dua gapura pula.<\/p>\n","protected":false},"author":585,"featured_media":297409,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[26291,10709],"class_list":["post-297388","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-alun-alun-situbondo","tag-situbondo"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/297388","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/585"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=297388"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/297388\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/297409"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=297388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=297388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=297388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}