{"id":297128,"date":"2024-09-29T15:58:53","date_gmt":"2024-09-29T08:58:53","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=297128"},"modified":"2024-09-29T15:58:53","modified_gmt":"2024-09-29T08:58:53","slug":"7-tagline-iklan-era-2000-an-yang-gen-z-nggak-relate","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-tagline-iklan-era-2000-an-yang-gen-z-nggak-relate\/","title":{"rendered":"7 Tagline Iklan Era 2000-an yang Gen Z Nggak Relate"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa waktu lalu, viral di TikTok sebuah video yang menunjukkan Gen Z asing dengan beberapa tagline iklan. Banyak orang tidak menyangka karena tagline iklan itu begitu populer di era 2000-an. Saya salah satunya. Saya kaget betul ketika ada anak muda yang tidak bisa melanjutkan tagline Antangin &#8220;wes ewes ewes bablas angine&#8221;. Ada juga yang asing dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/10-jingle-iklan-terbaik-yang-enak-dinyanyikan-ulang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jingle iklan<\/a> obat herbal Mastin, Motor Beat, dan Susu Bendera.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Seketika saya merenung, apakah saya sudah setua itu?\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Penasaran, saya kemudian menguji beberapa teman Gen Z di sekitar saya. Benar saja, mereka tidak bisa melanjutkan tagline iklan 2000-an yang saya tanyakan. Di bawah ini beberapa tagline iklan yang saya ajukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Ada break, ada \u2026.<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tagline iklan yang satu ini begitu melekat di kepala saya, \u201cAda Break Ada Kit Kat\u201d. Selain suka sekali dengan rasanya, saya tertarik dengan penyajian Kit Kat yang bisa dipatahkan dan dibagi-bagikan. Saya masih ingat betul membawa satu coklat Kit Kat ke sekolah dan mematahkannya jadi empat bagian lalu dibagikan ke beberapa teman.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Tini Wini Biti, \u2026.<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tagline camilan anak-anak yang satu ini secara lengkap berbunyi \u201cTini Wini Biti, Imut Enak Bergizi\u201d. Tagline itu begitu terkenang karena salah satu bintang iklannya adalah idola saya masa kecil, Sherina. Selain itu, bagi anak-anak, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/merindukan-tini-wini-biti-jajanan-yang-jadi-primadona-saat-kecil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tini Wini Biti<\/a> adalah cemilan yang menyenangkan, ukurannya mini dengan berbagai bentuk hewan dan punya banyak pilihan rasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Mie Burung Dara \u2026.<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tagline Mie Burung Dara juga begitu menempel di ingatan. Secara lengkap tagline tersebut adalah \u201cMie Burung Dara Enaknya Nyambung Terus\u201d. Selain tagline yang ikonik, produk mie keriting ini memang legendaris, sudah ada sejak 1972.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Jeruk Kok \u2026<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJeruk kok minum jeruk\u201d adalah bagian dari iklan minuman Nutrisari. Selain kalimat itu, iklan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/magelangan-rendang-dan-nutrisari-blewah-menu-paling-enak-di-burjo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nutrisari<\/a> begitu unik karena menggunakan karakter animasi jeruk yang digambarkan begitu tengil. Pada saat itu, masih jarang iklan menggunakan karakter animasi. Ditambah lagi, artis Joshua dipilih menjadi bintang iklan tengah mencapai masa puncaknya kala itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 Cappucino buatanmu \u2026<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iklan Indocafe Cappuccino nggak kalah kreatif. Tagline-nya berbunyi \u201cCappucino Buatanmu Numero Uno\u201d selalu terkenang di kepala saya. Lengkap dengan gestur dan nada bicara orang asli Italia yang digunakan sebagai bintang iklan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#6 OOPS OOPS \u2026<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era 2000-an makanan ringan anak-anak merek OOPS begitu digemari. Selain rasanya yang enak, snack ini populer karena iklannya. Kalau kalian besar di era 2000-an, pasti tidak asing dengan tagline iklan \u201cOOPS.. OOPS.. orang-orang pada suka\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#7 Kuku Bima Energi \u2026<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kuku Bima Energi adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">minuman energi serbuk dengan berbagai varian rasa. Produk keluaran Sido Muncul itu sempat viral karena menggandeng Mbah Maridjan sebagai bintang Iklan. Mbah Maridjan adalah juru kunci Gunung Merapi yang melambung namanya di tahun 2006 karena keberaniannya dan rasa tanggung jawabnya. Sosok satu ini kemudian begitu lekat dengan iklan Kuku Bima energi dengan tagline \u201cKuku Bima Energi \u2026 Roso!\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas beberapa tagline iklan yang begitu familiar di kuping orang-orang yang tumbuh di era 2000-an seperti saya. Kalian bisa melanjutkan 7 slogan di atas? Selamat, berarti setidaknya kalian satu generasi dengan saya, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Milenial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Generasi Milineral<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Kenia Intan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kartun-zaman-dahulu-yang-saya-harap-tayang-lagi-di-televisi\/\"><b>4 Kartun Zaman Dahulu yang Saya Harap Tayang Lagi di Televisi<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada beberapa tagline iklan yang familiar di kuping, tapi Gen Z ternyata nggak relate. Salah satunya produk cokelat &#8220;Ada Break Ada Kit Kat&#8221;. <\/p>\n","protected":false},"author":2401,"featured_media":297131,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13078],"tags":[26261,880,26260,26259],"class_list":["post-297128","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-era-2000-an","tag-iklan","tag-tagline","tag-tagline-iklan"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/297128","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2401"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=297128"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/297128\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/297131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=297128"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=297128"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=297128"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}