{"id":296653,"date":"2024-09-25T11:10:15","date_gmt":"2024-09-25T04:10:15","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=296653"},"modified":"2024-09-25T11:10:15","modified_gmt":"2024-09-25T04:10:15","slug":"dosa-gubernur-jawa-timur-pada-orang-madura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dosa-gubernur-jawa-timur-pada-orang-madura\/","title":{"rendered":"Dosa Gubernur Jawa Timur pada Orang Madura: Rasisme Dibiarkan, Pendidikan Konsisten Rendah, Kemiskinan Tetap Tinggi!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya terus dibuat bingung oleh nasib masyarakat di tanah asal saya, Madura. Di satu sisi, ada narasi bahwa Madura ingin menjadi provinsi sendiri. Tapi selalu dianggap belum siap karena katanya belum bisa mandiri. Di sisi lain, terus menjadi bagian dari Jawa Timur pun Madura tetap begini-begini saja. Tak ada perubahan. Makanya, tak henti-hentinya saya renungkan kondisi dilema ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya, saya berpikir bahwa kondisi begini-begini saja ini hanya terjadi di kabupaten tempat tinggal saya. Tapi, faktanya tidak. Masalah di kabupaten saya, Bangkalan, ternyata juga dialami oleh seluruh kabupaten di Madura. Jadi, tidak salah jika saya sebut bahwa semua ini adalah dosa dari Gubernur kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, mungkin orang yang menetap di Jawa tidak begitu merasakan dosa gubernur Jatim ini. Tapi, bagi orang Madura mudah sekali merasakannya. Maka dari itu, sebagai orang Pulau Garam, berikut saya beri tahu kalian dosa Gubernur Jatim pada orang Madura.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rasisme yang makin parah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhir-akhir ini, masalah rasisme pada orang Madura semakin meningkat. Hal ini dibuktikan oleh berbagai istilah yang semakin banyak muncul untuk mengekslusi orang Madura, mulai dari wong meksiko hingga plat M. Jelas, yang namanya rasisme adalah salah. Sebab, sikapnya ditujukan bukan hanya pada individu yang bermasalah saja, tetapi semua orang yang memiliki identitas sama sengan pelaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, ketika ada tindakan kriminal yang kebetulan pelakunya orang Madura, maka tanggapan yang ramai adalah \u201cOalah, ya biasa wong meksiko\u201d. Tanggapan tersebut seakan-akan menyimpulkan bahwa Pulau Garam adalah pusat dan sarang kriminal. Sebagai orang Madura, tentu saja saya menolak tegas kesimpulan dangkal ini. Sebab, di negara berkembang ini tindakan kriminal bisa terjadi di mana-mana dan pelakunya bisa siapa aja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, inilah menurut saya dosa utama gubernur Jatim saat ini. Gubernur Jatim gagal membangun stigma positif bagi orang Madura. Saya aslinya juga ragu, apa gubernur Jatim merasakan sakit ketika rakyatnya menjadi pusat sasaran sikap rasis?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika terus dirasisin, ini dosa jariyah loh pak\/bu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Membiarkan kualitas pendidikan di Madura rendah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian bangga Jawa Timur menjadi<\/span><a href=\"https:\/\/www.kemdikbud.go.id\/main\/blog\/2024\/09\/provinsi-jawa-timur-juara-umum-osn-2024-olimpiade-turut-asah-karakter-profil-pelajar-pancasila\"> <span style=\"font-weight: 400;\">juara umum OSN<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> tahun ini? Bahkan, gelar ini adalah yang keempat bagi Jawa Timur sejak lima tahun terakhir ajang OSN. Kabar yang sangat membanggakan bukan bagi warga Jawa Timur. Tapi, tak bagi saya yang dari Madura. Saya biasa saja mendengar kabar tersebut. Sebab, representasi orang Madura di ajang ini sangat sedikit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata salah satu teman saya yang pernah lolos OSK \u201cSepintar-pintarnya orang Madura, pas ikut lomba di tingkat provinsi kemungkinan kalah sangat besar\u201d. Ya, saya pun mengakuinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, jangan jauh-jauh bisa melenggang ke ajang OSN lah, bagi orang Madura bisa tamat jenjang SMA saja sudah alhamdulillah. Itu pun belum tentu SMA-nya bagus. SMA di Madura yang paling berkualitas saja masih jauh dari SMA-SMA lain di Jawa, apalagi yang di desa-desa pelosok Madura.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah dosa lain yang harus segera disadari gubernur Jatim. Anda tidak hanya memimpin yang bagian Jawa, tetapi juga Madura. Anda pun minta suara dari orang Madura, jadi ya monggo perbaiki pula kualitas pendidikan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penduduk miskin tetap tinggi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sudah tidak percaya lagi jika ada calon gubernur di provinsi ini yang berkampanye ingin memperbaiki ekonomi masyarakat. Maksudnya masyarakat mana? Saya masyarakat Madura dari dulu melihat tempat tinggal saya ya begini-begini saja. Buktinya sampai sekarang, 3 dari 4 kabupaten di Madura menjadi wilayah dengan<\/span><a href=\"https:\/\/jatim.bps.go.id\/id\/statistics-table\/2\/NDk3IzI=\/persentase-penduduk-miskin-menurut-kabupaten-kota-di-jawa-timur.html\"><span style=\"font-weight: 400;\"> persentase penduduk miskin<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> terbanyak di Jawa Timur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ok, dulu beralasan karena masih terisolasi, dan belum ada akses untuk membangun pulau ini. Nah sekarang? Suramadu lho sudah 15 tahun berdiri, tapi faktanya tetap sama saja. Pertanyaannya, tidak ada sarana atau Anda saja yang tidak bisa kerja sebenarnya? Hadeh! Berdosa sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, semua permasalahan sosial di Madura ini semacam lingkaran setan. Bayangkan, bagaimana masyarakat bisa sekolah jika ekonominya susah. Pun, bagaimana ekonomi mau membaik jika akses pengetahuan (sekolah) untuk mereka sulit. Dari kondisi ini, tentu saja kriminalitas juga menjadi aspek sebab-akibat sehingga muncul rasisme.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi kalau boleh berpendapat, menurut saya meningkatkan akses pengetahuan adalah pilihan paling tepat untuk memutus rantai ini. Memang, butuh waktu yang lama, sebab hasilnya hanya bisa dilihat 10 tahun atau bahkan 20 tahun. Tak mungkin hari ini pemerintah bikin sekolah, tiba-tiba besok masyarakatnya langsung pintar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda jika pemerintah cuma mikir perut doang. Tinggal kasih bansos, masalah selesai. Tapi pertanyaannya, negara kita sekaya apa sih mau ngasih makan rakyatnya seumur hidup? Belum lagi mental maling yang banyak dimiliki pejabat. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Malarat, tretan!<\/span><\/i><\/p>\n<p>Penulis: Abdur Rohman<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/masalah-di-bangkalan-madura-yang-membuat-rakyat-terus-sengsara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">6 Masalah di Bangkalan Madura yang Membuat Rakyat Terus Sengsara<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai orang Pulau Garam, berikut saya beri tahu kalian dosa Gubernur Jatim pada orang Madura.<\/p>\n","protected":false},"author":2507,"featured_media":295727,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2501,790,5020,2637,19081],"class_list":["post-296653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-jawa-timur","tag-kemiskinan","tag-madura","tag-rasisme","tag-tingkat-pendidikan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/296653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2507"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=296653"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/296653\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/295727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=296653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=296653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=296653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}