{"id":295453,"date":"2024-09-12T09:31:55","date_gmt":"2024-09-12T02:31:55","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=295453"},"modified":"2024-09-12T09:38:43","modified_gmt":"2024-09-12T02:38:43","slug":"depok-memang-layak-dapat-penghargaan-penataan-transportasi-umum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/depok-memang-layak-dapat-penghargaan-penataan-transportasi-umum\/","title":{"rendered":"Depok Memang Layak Dapat Penghargaan Penataan Transportasi Umum, Selamat!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertawa adalah respons pertama saya ketika melihat kabar tentang kota kesayangan kita semua, Kota Depok, mendapatkan penghargaan tertinggi di sektor transportasi publik, yaitu Wahana Tata Nugraha (WTN) kategori Kota Raya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan karena heran atau kesal, kali ini gelak tawa saya muncul atas kebahagiaan. Akhirnya, kota ini selangkah lagi menuju surga <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/transportasi-umum\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">transportasi umum<\/a> seperti Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui laman resminya, Pemerintah Kota Depok <\/span><a href=\"https:\/\/berita.depok.go.id\/konsisten-menata-sektor-transportasi-pemkot-depok-kembali-raih-penghargaan-wtn\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">menyatakan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> bahwa Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi memberikan penghargaan ini sebagai wujud apresiasi terhadap konsistensi penataan transportasi publik yang baik oleh Pemkot, di bawah kepemimpinan Mohammad Idris selaku wali kota.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebentar, deh, ini beneran? Kota ini dianggap \u201ckonsisten\u201d dalam melakukan penataan transportasi publik oleh Pak Menteri? Wah, kok saya kurang setuju, ya\u2026<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau alasannya \u201ckolaborasi\u201d, saya dengan senang hati menerimanya. Karena memang selama ini, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">salah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> satu kolaborasi Pemkot yang paling berhasil adalah kerja samanya dengan Kementerian Perhubungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, sekonsisten apa sih Kota Depok dalam menjawab permasalahan transportasi umum?<\/span><\/p>\n<h2><b>Beragam pilihan transportasi umum di Kota Depok<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari preteli satu-satu, kita mulai dari jumlah transportasi publik di <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/depok-jawa-barat-kota-avatar-yang-menyiksa-saat-musim-hujan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kota Petir<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ini. Dilansir dari berbagai sumber, Kota Depok memiliki setidaknya empat jenis transportasi umum. Adapun keempatnya terdiri dari kendaraan roda dua (ojek online), roda empat (angkot, bus, dan travel\/shuttle), kereta listrik (KRL\/Commuter Line), dan kereta Lintas Raya Terpadu (LRT\/Light Rail Transit).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menemukan transportasi umum beroda empat, Anda dapat mencari terminal terdekat dari tempat tinggal Anda di Kota Depok. Tercaatat ada 6 terminal yang tersebar di seluruh penjuru kota, yaitu Terminal Depok, Terminal Jatijajar, Terminal Kampung Sawah, Terminal Citayam, Terminal Sawangan, dan Terminal Leuwinanggung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk Anda yang sudah kuat mental, Anda dapat menghampiri kawah candradimuka yang dicerminkan oleh beberapa stasiun di Kota Belimbing. Sebanyak 5 stasiun di sini telah menjadi saksi dari \u201cpenyiksaan\u201d secara sukarela di waktu rush hour, mulai dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/palang-rel-stasiun-citayam-daerah-paling-macet-di-depok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stasiun Citayam,<\/a> Stasiun Depok, Stasiun Depok Baru, Stasiun Pondok Cina, dan Stasiun Universitas Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, Kota Belimbing juga memiliki akses transportasi umum ke bandara yang terdapat di Terminal Depok menggunakan Bus HIBA, di Depok Mall (D\u2019Mall) menggunakan minibus\/shuttle dan DAMRI, dan yang terakhir di dekat pintu toll Cijago (Shuttle Bus Gas Alam).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihan transportasi terakhir, sekaligus favorit saya, adalah <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lrt-jalur-cibubur-adalah-seburuk-buruknya-penataan-akses-transportasi-publik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">LRT Harjamukti<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebuah transportasi umum yang telah menjadi jembatan untuk peradaban Kota Depok bagian Cimanggis, Tapos dan sebagian wilayah Cibubur.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tata kelola transportasi umum tidak hanya dinilai dari kemacetan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/media-sosial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">media sosial,<\/a> masih banyak yang bertanya-tanya, \u201cKok bisa, macetnya masih sedemikian rupa tapi malah diberikan penghargaan?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tenang, penghargaan ini cuma wujud apresiasi kok, gaes. Penilaiannya pun bukan hanya dari kemacetan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 35 tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian Penghargaan Wahana Tata Nugraha, setidaknya ada lima (5) bidang kriteria penilaian yang menjadi pertimbangan pemerintah dalam memberikan penghargaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun 5 bidang tersebut antara lain bidang lalu lintas (ruas jalan, trotoar, fasilitas parkir), bidang angkutan (trayek dan non-trayek), bidang sarana (kendaraan bermotor dan unit pelaksana uji berkala), bidang prasarana (terminal, halte, dan integrasi), dan bidang umum (aksesibilitas, alokasi anggaran, tertib masyarakat, dan inovasi).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi nggak perlu heran lagi, kenapa Pemkot Depok bisa mendapatkan penghargaan ini. Ternyata, Pemkot sudah banyak berkontribusi buat transportasi umum, lho! Tapi kok daerah <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/keistimewaan-tapos-kecamatan-terluas-di-kota-depok-yang-krisis-identitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapos<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> masih agak susah, ya\u2026<\/span><\/p>\n<h2><b>BISKITA Trans Depok sebagai respons gercep dan solusi konkret dari Pemkot<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu yang membuat saya kagum hingga saat ini, adalah integrasi BISKITA Trans Depok yang menghubungkan wilayah Terminal Depok hingga ke Stasiun LRT Harjamukti. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, satu-satunya pilihan bagi warga Kecamatan Pancoran Mas dan sekitarnya untuk sampai ke Stasiun LRT Cibubur adalah dengan menggunakan D11, bus TransJakarta dengan trayek Terminal Depok hingga Cawang Sentral via Cibubur. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, telah muncul opsi transportasi publik baru yang membuat kami, warga Depok, semakin mencintai Pemkot, yaitu BISKITA Trans Depok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.hariandepok.id\/biskita-trans-depok-ucapakan-terima-kasih-kepada-110-906-penumpang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harian Depok<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, penumpang BISKITA Trans Depok per bulannya sudah menembus lebih dari 100.000 pengguna. Menurut saya, angka tersebut sangat menjawab betapa pentingnya BISKITA Trans Depok bagi masyarakat Kota Belimbing ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya butuh beberapa langkah lagi supaya Kota Depok bisa membalap Jakarta menjadi <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/jakarta-surganya-transportasi-publik-motor-pribadi-jual-aja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">surga transportasi publik<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Pemkot hanya perlu fokus membangun transportasi umum di daerah-daerah pinggiran kota, khususnya Kecamatan Tapos dan Cimanggis. Hehehe\u2026<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Marshel Leonard Nanlohy<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/depok-jawa-barat-transportasi-umumnya-bobrok-merepotkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jangan Hidup di Depok Jawa Barat kalau Nggak Siap Bergelut dengan Transportasi Umum yang Bobrok<\/a>.<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>cara ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Depok mendapat penghargaan Wahana Tata Nugraha atas konsistensi dalam penataan transportasi umum. Penghargaan yang layak diberikan.<\/p>\n","protected":false},"author":1095,"featured_media":295496,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1715,22942,5640,2404],"class_list":["post-295453","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-depok","tag-depok-jawa-barat","tag-jawa-barat","tag-transportasi-umum"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/295453","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1095"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=295453"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/295453\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/295496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=295453"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=295453"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=295453"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}