{"id":295082,"date":"2024-09-08T17:28:00","date_gmt":"2024-09-08T10:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=295082"},"modified":"2024-09-08T17:28:00","modified_gmt":"2024-09-08T10:28:00","slug":"pasar-ciputat-pasar-paling-ruwet-se-tangerang-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pasar-ciputat-pasar-paling-ruwet-se-tangerang-selatan\/","title":{"rendered":"Pasar Ciputat, Pasar Paling Ruwet se-Tangerang Selatan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciputat, daerah pinggiran yang masuk wilayah Tangerang Selatan ini makin hari makin memanas. Selain karena suhu udara akhir-akhir ini kian menyengat, kondisi jalanan di Ciputat juga nggak pernah mau adem sedikit. Apalagi di sekitar Pasar Ciputat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, Ciputat sendiri adalah daerah paling ramai di wilayah Tangerang Selatan bagian timur. Kalau kalian ada yang sering lewat jalan dari arah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-warga-jakarta-menolak-ridwan-kamil-jadi-cagub\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jakarta<\/a> menuju <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bogor-kaya-sejarah-tapi-miskin-perhatian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bogor<\/a>, tepatnya ruas Jalan Jakarta-Bogor dan Jalan Dewi Sartika, pasti kalian sudah geleng-geleng kepala duluan, kan. Ya gimana ya, kemacetan di sana ora umum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasar Ciputat adalah penyebab dari semua keruwetan jalanan itu. Saya pikir, Pasar Ciputat layak mendapat predikat pasar paling ruwet se-Tangerang Selatan. Lho, kenapa begitu?<\/span><\/p>\n<h2><b>Pasar Ciputat jadi pusat perekonomian di Tangerang Selatan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di wilayah Ciputat, sebenarnya ada banyak pasar yang ramai pengunjung. Misalnya, Pasar Jombang. Tapi, kondisinya nggak sebesar dan seramai Pasar Ciputat karena letaknya yang strategis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, Pasar Ciputat berada di pinggir jalan raya yang menghubungkan Jakarta dengan Parung, Bogor. Nah, jalur tersebut adalah jalur utama bagi orang yang bekerja di Jakarta.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain pasar tradisional di sana banyak ruko modern dan pusat perbelanjaan. Misalnya, di sana berjejer toko emas, toko perabotan, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Ramayana_Lestari_Sentosa\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ramayana Departement Store<\/a>, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebayang dong, sebuah area pasar yang berada di pinggir jalan utama mobilisasi banyak warga. Runyam, asli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekadar info, rata-rata toko di depan Pasar Ciputat nggak punya lahan parkir mumpuni. Cuma muat barang satu atau dua mobil. Selebihnya, ya kudu parkir di pinggir jalan. Kebayangkan, kan, ruwetnya Tangerang Selatan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pusat perkumpulan angkot<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Loh, perkumpulan gimana nih? Jadi gini. Pasar Ciputat itu jadi titik awal dan akhir dari sebuah trayek angkot. Contohnya, trayek angkot Ciputat-Parung, angkot Ciputat-Kebayoran, Pondok Labu, Jombang, dan trayek-trayek lainnya di Tangerang Selatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian pasti kebayang tipikal angkot Tangerang Selatan, kan. Kalian benar, ngetemnya suka-suka. Dari sekian banyak angkot yang berkumpul di sana, sudah dipastikan mereka ngetemnya nggak tahu aturan. Asal berhenti, asal parkir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oh ya, di depan Pasar Ciputat memang ada flyover. Mungkin hal itu juga yang menyebabkan para sopir angkot ini suka-suka tempat kalau ngetem. Ya, mereka pikir orang-orang yang dari arah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sawangan-depok-menyimpan-sisi-gelap-yang-tak-disadari-orang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jakarta ke Parung<\/a> pasti akan lewat flyover.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, sih, cari amannya memang begitu. Lagian ngapain kalau harus lewat bawah flyover. Sudah pasti jalanan nggak beraturan oleh kalian para sopir angkot yang seenak jidat itu kalau ngetem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain angkot yang ngetem sesuka hati, jalan depan pasar juga penuh pedagang kaki lima. Ya, gitu. Mereka jualannya memakan sebagian lebar jalan. Paket lengkap untuk ruwetnya Tangerang Selatan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pasar Ciputat jadi rujukan banyak warga yang mencari berbagai kebutuhan rumah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti pasar pada umumnya, banyak warga yang mengakses pasar untuk mencari kebutuhan sehari-hari. Begitu pula dengan Pasar Ciputat. Saking lengkapnya pasar ini, yang datang nggak cuma warga setempat. Lha wong pasar ini nggak pernah sepi. Serasa 24 jam nonstop selalu ramai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, ada <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pake-tas-branded-kw-salah-atau-benar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">toko sepatu KW<\/a> yang buka sampai 24 jam, lho. Masih ada saja orang beli sepatu tengah malam, ya. Tangerang Selatan memang gokil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain jadi rujukan banyak warga, ada banyak jalan besar Tangerang Selatan yang mengapit Pasar. Hampir setiap sisi pasar pasti ada jalan raya. Dan asal tahu saja, semua sisi jalan itu selalu macet. Gokil, kan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi gimana, ruwet banget kan. Untuk kalian warga Ciputat dan Tangerang Selatan, coba kasih komen gimana perasaan kalian setiap lewat area ini. Masih sehat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Jarot Sabarudin<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalan-parung-ciputat-halang-rintang-berkedok-jalan-raya-depok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalan Parung-Ciputat Adalah Halang Rintang Berkedok Jalan Raya di Depok<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>cara ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tangerang Selatan adalah sebuah daerah yang begitu ruwet. Dan, pusat keruwetan itu ada di Pasar Ciputat, pasar yang nggak bakalan mati, dah.<\/p>\n","protected":false},"author":2650,"featured_media":295088,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[9819,6445,529,25221,26070,16963,17374,14360],"class_list":["post-295082","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-bogor","tag-ciputat","tag-jakarta","tag-parung","tag-pasar-ciputat","tag-tangerang","tag-tangerang-selatan","tag-tangsel"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/295082","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2650"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=295082"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/295082\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/295088"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=295082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=295082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=295082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}