{"id":294146,"date":"2024-08-31T13:22:55","date_gmt":"2024-08-31T06:22:55","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=294146"},"modified":"2024-08-31T13:22:55","modified_gmt":"2024-08-31T06:22:55","slug":"asn-bisa-bersuara-bisa-mati-maksudnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/asn-bisa-bersuara-bisa-mati-maksudnya\/","title":{"rendered":"ASN Bisa Bersuara, Bisa \u201cMati\u201d Maksudnya"},"content":{"rendered":"<p><em>ASN sebenarnya bisa dan boleh bersuara, tapi abis itu &#8220;mati&#8221;<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya orang gila yang menganggap Wakanda baik-baik saja beberapa waktu belakangan. Bagaimana tidak, penguasa mencoba mengangkangi konstitusi berkali-kali hanya demi si buah hati. Emang harus banget anaknya ikut kompetisi hari ini? nggak bisa nunggu sesuai aturan aja?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlawanan rakyat terhadap kekuasaan yang sedang bertamasya pecah di mana-mana. Mahasiswa, buruh dan masyarakat biasa berkumpul tepat di muka kantor-kantor perwakilan rakyat pada berbagai daerah. Mereka meninggalkan pekerjaan dan aktivitasnya hanya demi mengingatkan pemerintah bahwa rakyat masih punya mata dan otak untuk mengawasi mereka. Harusnya yang ada di atas paham betul alarm ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konon, tak sedikit juga buruh pemerintah yang ingin turut hadir memprotes penguasa. Apesnya mereka tertahan seragam yang dikenakan. Bukan, bukan seragam yang itu maksud saya, tapi ASN. Soalnya ASN itu harus nrimo ing pandum dengan segala keputusan pimpinan tertinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya dorongan ASN untuk bersuara bukan hanya berasal dari diri sendiri. Tak sedikit masyarakat yang meminta abdi negara berteriak dengan lantang tentang kebobrokan pemerintah hari-hari ini. Mengingat mereka yang tahu betul tingkah laku sehari-hari para elite negeri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dorongan dari masyarakat ke ASN ini sebenarnya wajar. Toh, uang gaji mereka juga berasal dari rakyat. Bukan kantong para pejabat. Sayangnya, ada tapinya.<\/span><\/p>\n<h2><b>ASN bisa bersuara, bisa mati maksudnya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita sama-sama tahulah pembantu presiden Wakanda itu orang terdekat mereka. Nyaris nggak mungkin mereka berkhianat. Paling mereka hanya berani sedikit \u201cnakal\u201d aja. Mana berani mereka membengkang suruhan penguasa?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila ada anak buah pembantu presiden di instansi pemerintah yang berisik terhap kebijakan negara, kemungkinan mereka bisa dimatikan. Bukan dimatikan dalam arti sebenarnya ya. Tapi, dimatikan kariernya atau dimutasi jauh dari pusat peradaban. Loh, kaget? Baru tahu apa sok baru tahu nih?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Emang para pejabat memperhatikan ekspresi politik anak buahnya, Bang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak semuanya memperhatikan sih. Bahkan tak jarang yang bodo amat. Akan tetapi, sama seperti di masyarakat, di kantor pemerintahan pun terbelah. Ada yang sudah hilang kepercayaan terhadap \u201cPak Lurah\u201d. Banyak pula yang masih jadi fans berat beliau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja ada sedikit perbedaan di kantor pemerintahan. Ada yang beneran tulus ngefans sama presiden. Ada pula yang pura-pura ngefans dengan tujuan menjilat pembantu presiden yang pasti tegak lurus dengan tuannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, oknum yang pura-pura ngefans demi menjilat ini bahaya bagi ASN yang mau bersuara. Mereka bisa saja melaporkan ASN yang bersuara kepada pembantu presiden. Dengan laporan nggak loyal kepada pimpinan tertinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang ASN itu harus loyal kepada presiden. Tapi, harusnya ASN lebih loyal kepada kepentingan rakyat kan? Walaupun realitas di lapangan susah banget silang pendapat dengan penentu kebijakan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Bersuara melalui second account<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu-satunya jalur paling aman ASN bersuara melalui <a href=\"https:\/\/kumparan.com\/berita-terkini\/apa-itu-second-account-dan-fungsi-memiliknya-235yOrIlvMY\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">second account<\/a>. FYI, second account seseorang nggak bisa sembarang difollow atau memfollow orang. Hanya lingkaran terdekat doang biasanya yang masuk ke second account. Itu pun saling follow-nya harus pakai second account juga, agar nggak mudah ketahuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau pakai second account suaranya kurang nyaring dong?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, betul. Akan tetapi, daripada ASN nggak bersuara sama sekali, mending mana?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada satu nasihat dari mentor saya di dunia kepenulisan yang saya pegang teguh. Kata mereka, nggak ada tulisan seharga nyawa atau karir. Meskipun salah satu mentor saya ini sedang sibuk \u201cmemasak\u201d di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">beberapa waktu belakangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, silakan saja ASN bersuara, tapi harus mempertimbangkan risikonya pula. Jangan main hantam-hantam saja. Ingat ada keluarga di rumah yang perlu dinafkahi.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Ahmad Arief Widodo<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/asn-boleh-mengkritik-negara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ASN Boleh Mengkritik Negara, karena Digaji oleh Rakyat dan Diminta Setia pada Negara<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\" style=\"text-align: left;\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a> ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ASN sebenarnya bisa dan boleh bersuara, tapi abis itu &#8220;mati&#8221;.<\/p>\n","protected":false},"author":1760,"featured_media":259731,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[3970,1630,238],"class_list":["post-294146","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-asn","tag-kritik","tag-politik"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/294146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1760"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=294146"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/294146\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/259731"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=294146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=294146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=294146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}