{"id":294051,"date":"2024-08-31T08:24:30","date_gmt":"2024-08-31T01:24:30","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=294051"},"modified":"2024-08-31T08:24:30","modified_gmt":"2024-08-31T01:24:30","slug":"depok-tak-becus-urus-sampah-tpa-liar-menjamur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/depok-tak-becus-urus-sampah-tpa-liar-menjamur\/","title":{"rendered":"Bukti Pemkot Depok Tak Becus Atasi Masalah Sampah: Kok Bisa TPA Liar Muncul di Area Strategis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perihal masalah sampah di Depok, sebenarnya bukan masalah baru. Masalahnya, Pemkot sepertinya nggak pernah serius menangani masalah sampah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhir-akhir ini, DPRD mendesak Pemkot lantaran <a href=\"https:\/\/megapolitan.kompas.com\/read\/2023\/07\/19\/12465831\/peliknya-persoalan-sampah-di-depok-tpa-cipayung-overload-dan-endapan?page=all\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">gagal mengatasi sampah<\/a>. Pemkot harus segera mencari jalan keluar karena terkesan lambat bekerja. Yah, gimana mau kerja cepat ketika jabatan Walikota sudah mau habis. Paling juga nggak akan dipikirin. Saya sebagai warga sih hanya bisa senyum sinis saja.<\/span><\/p>\n<h2><b>Depok darurat sampah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain berita soal TPA Cipayung yang nggak ada ujung penyelesaiannya, nggak aneh juga kalau Kota Depok selalu dipenuhi berita tentang sampah. Ya, gimana lagi. Kota ini sudah darurat sampah. Dari dulu malah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, ya gitu, yang dibangun Margonda melulu. Sekarang saja, semenjak <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/yang-longsor-tpa-cipayung-depok-tapi-yang-dibangun-kok-margonda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">TPA Cipayung<\/a> ditutup, banyak tumpukan-tumpukan sampah yang menggunung di pinggir jalan, bahkan di area pasar. Misalnya, sampah menumpuk di pinggir Jalan Raya Bogor, Jalan Pekapuran Cimanggis, dan Pasar Kemiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, apakah masalah sampah di kota ini bisa diatasi? Jawabannya, ya bisa saja. Masalahnya, di sini ada \u201ctapinya\u201d. Semua tergantung sikap walikota. Gimana Pak Mohammad Idris? Selain beliau, warga Depok juga wajib menekan walikota baru nanti. Malu banget masalah darurat sampah ini tak henti-hentinya diberitakan banyak media nasional.<\/span><\/p>\n<h2><b>Warga bertindak, yang \u201cberwajib\u201d nggak nongol<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, ketika masalah sampah semakin meluas, warga Kecamatan Limo jadi sorotan. Pasalnya, warga perumahan Griya Cinere 2, Perumahan Panorama, dan warga Limo lainnya berhasil menutup TPA liar yang sudah beroperasi sejak sejak lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagi lagi saya dibuat senyum sinis. Kok bisa, ada TPA liar di sekitar Koramil, Samsat, dan Polsek, tapi yang berhasil menutup malah warga?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">TPA liar Limo itu lokasinya berada di seberang Samsat Cinere, di belakang Koramil dan nggak jauh dari Polsek Cinere. Lokasi keempat bangunan itu deketan banget.<\/span><\/p>\n<h2><b>TPA liar muncul di area strategis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya, warga sekitar sudah mengeluhkan masalah sampah ini sejak lama. Bau menyengat dan polusi asap hasil pembakaran sampah sangat mengganggu aktivitas warga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konon, Pemkot Depok sudah pernah menutup TPA liar tersebut pada 2016. Loh, sudah lama dong ya TPA liat itu beroperasi? Namun, setelah ditutup, TPA liar itu buka kembali di 2019, tepat saat TPA Cipayung dinyatakan overload.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya jadi bertanya-tanya dalam hati, kok bisa ya ada TPA liar di area yang sangat strategis? Ya, tentu bisa dibilang lokasi TPA liar itu berada di sekitar area strategis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang saya singgung tadi, ada kantor Samsat, Koramil Limo, dan Polsek Cinere di sekitar area TPA liar. Kalau di area yang strategis saja bisa ada TPA liar, gimana dengan tempat yang jauh dari jangkauan aparat pemerintah? Saya yakin sih banyak, ya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Depok nggak pernah tegas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Liputan6 bilang kalau Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok sudah pernah melakukan penertiban. Upaya yang dilakukan yaitu dengan cara pendekatan secara persuasif dan sosialisasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, kalau hanya begitu sih rasanya akan jauh dari kata berhasil, ya. Untuk masalah sampah yang sudah sedarurat ini, seharusnya langsung saja tindak tegas. Tutup permanen, misalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kejengahan warga sekitar akan adanya TPA liar di Depok ini akhirnya menimbulkan pergerakan. Warga yang tinggal di sekitar TPA liar itu membuat Forum Warga Terdampak TPA Liar <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cinere-vibesnya-lebih-jaksel-ketimbang-depok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kecamatan Limo<\/a>. Dalam forum itu warga melakukan aksi penutupan TPA liar dengan membuat portal permanen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, ketua RT 03\/13 Limo, sudah melaporkan keberadaan TPA liar di Limo kepada Pemkot Depok. Namun, menurutnya, Pemkot tidak ada tindakan tegas untuk menutup TPA liar secara permanen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Duh, TPA Cipayung nggak tahu gimana kelanjutannya, sekarang ada TPA liar di Limo. TPA liar Limo ini pernah ditutup tahun 2016, lalu muncul lagi. Jadi, selama hampir dua periode menjabat, Pak Walikota ke mana saja?<\/span><\/p>\n<h2><b>Kebiasaan membakar sampah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, namanya juga TPA liar, sudah pasti nggak ada alat yang memadai di sana. Hasilnya adalah para pekerja yang ada di sana <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/membakar-sampah-adalah-kejahatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">membakar sampah<\/a> itu agar susut dan bisa diisi kembali. Hal itulah yang makin menjadikan warga Depok geram. Lah, gimana nggak geram, sudah sampah itu bau busuk, terus masih dibakar. Polusinya itu, bos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Forum Warga Terdampak TPA Liar tadi, banyak warga yang mengeluhkan sakit saluran tenggorokan. Saya jadi bertanya-tanya, dari 2019 itu, apa saja yang dilakukan para pejabat pemerintahan yang berlokasi di dekat TPA liar itu ya. Apa karena retribusi dari truk sampah itu menggiurkan sehingga aman-aman saja selama ini?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai tulisan ini saya buat, berselang 3 hari dari penutupan TPA liar oleh warga, masih ada truk dan mobil pengangkut sampah yang antre. Dari penuturan ketua RT 03\/13 Limo, mobil pengangkut sampah itu beroperasi malam hari untuk mengelabui para warga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pak Walikota Depok, ayo dong kasih kesan yang baik sebelum mengakhiri masa jabatan. Biar warga juga punya kenangan yang baik terhadap diri Bapak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Jarot Sabarudin<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/depok-memang-beda-bikin-warga-tak-berhenti-mengelus-dada\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 \u201cKeunikan\u201d Kota Depok yang Bikin Warganya Ngelus Dada<\/a><\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>cara ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah membaca artikel ini, kamu akan paham bahwa Depok nggak becus urus sampah. TPA liar muncul di area strategis di kota! Aneh betul!<\/p>\n","protected":false},"author":2650,"featured_media":294142,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[1715,25956,25957,25960,25959,25219,25962,25961,25958],"class_list":["post-294051","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-depok","tag-kecamatan-limo-depok","tag-pemkot-depok","tag-sampah-depok","tag-sampah-kota-depok","tag-tpa-cipayung","tag-tpa-liar-depok","tag-tpa-liar-limo","tag-walikota-depok"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/294051","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2650"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=294051"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/294051\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/294142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=294051"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=294051"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=294051"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}