{"id":293711,"date":"2024-08-27T13:38:15","date_gmt":"2024-08-27T06:38:15","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=293711"},"modified":"2024-08-27T13:38:15","modified_gmt":"2024-08-27T06:38:15","slug":"nasi-goreng-kambing-mak-adi-lebih-enak-ketimbang-sate-klathak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nasi-goreng-kambing-mak-adi-lebih-enak-ketimbang-sate-klathak\/","title":{"rendered":"Setelah Mencoba Sendiri, yang Istimewa di Warung Sate Klathak Mak Adi Justru Nasi Goreng Kambing"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya disclaimer dahulu. Tulisan ini bukan bentuk endorse warung sate klathak Mak Adi. Tulisan ini murni hasil pengalaman pribadi menikmati sate klathak dan nasi goreng kambing di sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Desas-desus tentang kondangnya warung sate klathak Mak Adi ini sudah lama saya dengar. Bahkan beberapa kawan yang memang berasal daerah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pleret-bantul-daerah-paling-masuk-akal-untuk-ditinggali-di-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pleret<\/a> atau Banguntapan sering menyarankan saya untuk jajan di sana. Hingga akhirnya, hari itu akhirnya tiba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya memesan satu porsi sate klathak, nasi putih, nasi goreng, dan dua air putih. Setelah memesan, kami duduk di gazebo di bagian utara warung. Seingat saya, di sana ada empat gazebo. Saya duduk di situ karena terasa lebih romantis.<\/span><\/p>\n<h2><b>Secepat kilat pegawai Mak Adi memasak sate klathak dan nasi goreng kambing<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum ada 10 menit menunggu, pesanan kami datang. Kami berdua sangat terkejut karena sangat cepat. Kalau di tempat lain, terkadang, kami mendapat pesan dari yang jual kalau harus menunggu setidaknya 30 menit. Lha ini, belum ada 10 menit duduk di warung sate klathak Mak Adi, pesanan sudah datang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesanan yang pertama datang adalah sate klathak dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-nasi-putih-restoran-cepat-saji-paling-enak-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nasi putih<\/a>. Setelah itu nasi goreng kambing menyusul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur saja, sebenarnya saya sempat ragu memesan nasi goreng kambing. Saya cinta nasi goreng apa saja. Nah, melihat ramainya warung sate klathak Mak Adi saat itu, saya hampir mengurungkan niat. Saya berpikir kalau nunggu nasi goreng kambing pasti lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ada rasa penasaran yang mendorong saya untuk mantap memesan nasi goreng kambing. Kecurigaan saya akan menunggu lama runtuh tatkala pegawai Mak Adi datang membawa sepiring nasi goreng kambing. Lagi-lagi kami berdua kaget. Kok bisa mereka memasak nasi goreng dengan cepat padahal warung sedang ramai.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Enak dengan catatan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya ada rasa pesimis untuk soal rasa. Kecepatan memasak itu malah membuat saya sempat berpikir apakah sisi rasa tetap aman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, lagi-lagi warung sate klathak Mak Adi membuktikan kalau saya salah. Rasa nasi goreng kambing di sini sungguh dahsyat. Jujur saja, kami berdua lebih menyukai nasi goreng kambing daripada sate klathak-nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau boleh menebak, mereka memasak nasi goreng ini <a href=\"https:\/\/kumparan.com\/seputar-yogyakarta\/sate-klathak-mak-adi-yang-legendaris-seporsi-hanya-rp22-000-224DbIfNAGy\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menggunakan kuah tongseng<\/a>. Jadi, rasa nasi gorengnya ini khas sekali. Ada rasa manis, asin, dan pedas di sana. Selain itu, daging kambingnya sangat empuk sehingga tidak membuat gigi harus bergulat terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk sate klathaknya, bagi saya, memang enak tapi tidak yang wah. Malah jatuhnya biasa aja. Kayak template aja gitu. Saya malah merasa kuahnya agak kurang asin serta dagingnya kurang empuk. Ini pendapat dari saya yang nggak bisa masak dan nggak paham soal per-bumbuan-ya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pendapat dari anak tata boga soal nasi goreng kambing di warung sate klathak Mak Adi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya sudah, biar lebih meyakinkan, saya meminta pendapat dari pacar saya. Dia adalah adalah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-stereotipe-ngawur-yang-disematkan-kepada-guru-tata-boga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">lulusan SMK jurusan tata boga<\/a>. Jadi, untuk urusan permasakan dan per-bumbu-an, pastinya lebih khatam dibanding saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baginya, cita rasa nasi goreng kambing di warung sate klathak Mak Adi Mak Adi ini melebihi ekspektasi. Dirinya tidak menyangka kalau nasi goreng kambing di sini lebih enak dari sate klathak. Namanya saja warung sate klathak, jadi wajar kalau ekspektasi pembeli cukup tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBumbu nasi goreng kambing ini model yang tidak banyak rempah, tapi bumbunya bisa kerasa dan dagingnya nggak amis,\u201d ucapnya setelah menghabiskan satu porsi sate klathak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAku sebenarnya berekspektasi tinggi sama klathaknya. Soalnya banyak yang omong enak, empuk, dan nggak amis,\u201d ujarnya. \u201cKuahnya kurang nendang, tapi ketika dikasih lada jadi pas,\u201d tambahnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mencapai cita rasa yang pas, kamu perlu menambah kondimen lainnya. Berbeda dengan nasi goreng kambing di sini yang tidak perlu kondimen lain untuk diakui sebagai masakan enak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kurang konsisten<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya ada yang \u201caneh\u201d dari rasa sate klathak ini. Satu porsi terdiri dari dua tusuk. Anehnya, dua tusuk tersebut memiliki rasa yang berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitulah yang saya rasakan. Dan ternyata, hal tersebut juga diamini oleh pacar saya. Menurutnya, tusuk sate pertama yang dimakan rasanya gurih tapi tidak nampol. Tetapi, untuk tusuk yang kedua, mempunyai rasa yang gurih banget dan enak. Itu masih jadi pertanyaan buat kami. Kok bisa dua tusuk yang dibikin barengan tapi rasanya beda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBumbu satenya kerasa dan cenderung gurih, jadi kalau dikombinasikan dengan daging kambing yang ada lemak terasa pas. Bisa mengalihkan rasa eneg dari lemak-lemak daging,\u201d ungkapnya dengan serius mengajari saya terkait makanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cNilai plus untuk satenya, daging dan bagian lemaknya nggak amis sama sekali,\u201d ungkapnya sebelum akhirnya membayar ke kasir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sayangnya kami melewatkan memesan salah satu menu andalan mereka yaitu <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/kuliner\/kronyos-terenak-di-dunia-ada-di-sate-klathak-mak-adi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kronyos<\/a>. Sebab saya tahu kalau kronyosnya enak setelah makan di sana. Saya sempat mencari artikel terkait warung Mak Adi di Mojok dan baru tahu kalau kronyosnya terbilang juara.<\/span><\/p>\n<h2><b>Harga masih ramah untuk kantong<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harga makanan di warung sate klathak Mak Adi masih ramah dengan kantong. Terutama kantong fresh graduate yang masih nyari pekerjaan di Jogja kayak saya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi kami membayar untuk sate klathak 1, nasi goreng kambing 1, air putih 2, hanya perlu merogoh kocek sebanyak 52 ribu rupiah. Per porsi, harga sate klathak ada di 22 ribu, nasi goreng kambing 26 ribu, dan air putih 2 ribu. Bagi saya dan pacar, harga tersebut masih terjangkau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kesimpulannya, sate klathak di Mak Adi itu enak, tapi perlu menyesuaikan dengan tambahan kondimen. Sementara itu, nasi goreng kambing di sini malah yang jadi juaranya. Sudah begitu, untuk segi harga, masih terbilang wajar. Apalagi untuk makan dua orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Aliawan Ghozali Isnaen<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sate-kambing-bentuk-pemberontakan-kecil-kepada-diri-sendiri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sate Kambing, Bentuk Pemberontakan Kecil kepada Diri Sendiri<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>cara ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah mencoba sendiri, nasi goreng kambing di warung Mak Adi justru lebih enak ketimbang sate klathak mereka yang legendaris. Murah pula!<\/p>\n","protected":false},"author":2428,"featured_media":293738,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[14808,17230,7407,25918,7784,25917,25916,25915],"class_list":["post-293711","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-kuliner-bantul","tag-nasgor","tag-nasi-goreng","tag-nasi-goreng-kambing","tag-sate-kambing","tag-sate-klathak","tag-sate-klathak-di-mak-adi","tag-warung-sate-klathak-di-mak-adi"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/293711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2428"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=293711"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/293711\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/293738"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=293711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=293711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=293711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}