{"id":29283,"date":"2020-03-11T15:45:56","date_gmt":"2020-03-11T08:45:56","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=29283"},"modified":"2021-10-08T09:00:23","modified_gmt":"2021-10-08T02:00:23","slug":"film-500-days-of-summer-bikin-saya-percaya-tidak-ada-yang-namanya-jodoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/film-500-days-of-summer-bikin-saya-percaya-tidak-ada-yang-namanya-jodoh\/","title":{"rendered":"Film 500 Days of Summer Bikin Saya Percaya Nggak Ada yang Namanya Jodoh"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak film <\/span><em><a href=\"https:\/\/www.imdb.com\/title\/tt1022603\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">500 Days of Summer <\/span><\/a><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">tayang sepuluh tahun lalu. Orang-orang di dunia terbagi menjadi dua kubu, mereka yang mendukung Tom menjadi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/belajar-jatuh-cinta-dari-tom-hansen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">tim Tom <\/a>dan yang berpihak pada Summer akan menjadi tim Summer. Saya pribadi ada di pihak Tom. Kenapa? Akan saya jelaskan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tom adalah orang yang percaya akan imaji sebuah cinta sejati, simpelnya Tom itu naif. Dia menanggap hidup dan kisah percintaannya akan terjadi selayaknya di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/aturan-tidak-tertulis-dalam-pacaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">cerita roman picisan<\/a> yang di ending ceritanya tokoh utama dan love interest-nya akan hidup bahagia selamanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tunggu, saya pendukung Tom kenapa saya malah menjelek-jelekkannya? Ada alasannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya simple. Saat nonton <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">500 Days of Summer <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">saya merasa ada perubahan karakter dari Tom dan Summer. Summer berubah entah sejak kapan karena dia bosan akan hubungan yang tidak jelas. Sementara Tom, ia berubah sejak Summer mengatakan, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKenapa? Kau tidak bahagia? Aku Bahagia.\u201c<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Summer mengatakan itu saat Tom ingin hubungan mereka lebih serius daripada sekedar \u201csex partner\u201c atau FWB. Sejak perkataan Summer kala itu, Tom berubah, ia menikmati setiap waktunya dengan Summer tanpa memikirkan masa depan. Sementara si Summer kampret ini malah kepengin nikah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat Summer minta kejelasan hubungan mereka, Tom yang saat itu sudah termakan kata-kata Summer yang dulu, mengatakan, \u201cKenapa? Kau tidak bahagia? Aku Bahagia\u201c. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah kurang lebih alasan saya menjadi tim Tom. Jika seandainya Summer tidak pernah mengatakan hal itu, cara pikir Tom tidak akan berubah dan mereka akan menikah, mungkin. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ya intinya, Summer salah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya Summer menikah dan Tom bertemu dengan Autumn.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah Tom dan Summer membuat saya menganggap bahwa jodoh itu tidak ada dan tidak akan pernah ada. Beberapa orang mungkin masih percaya akan cinta sejati dan itu tak apa, tak masalah bagi saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang banyak orang mendefinisikan jodoh sebagai sesuatu yang\u2026 sudah takdir, penuh misteri dan keajaiban. \u201cSeseorang yang sengaja diciptakan hanya untukmu, untuk menemanimu menjalani hidupmu di dunia.\u201d Ya, kurang lebih seperti itu orang-orang mendefinisikannya. Shoutout KBBI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin kita memang kepikiran juga bahwa itu hanya kesalahan mereka, mungkin memang berjodoh hanya saja waktunya tidak pas, situasi dan kondisi yang tidak mendukung. Pfftt, jodoh itu takdir dan sebuah keajaiban, bagaimana mungkin bisa melakukan kesalahan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata jodoh itu terdengar sangat magis di telinga saya. Seolah-olah mereka tidak akan pernah bisa dipisahkan apa pun yang terjadi. Bagaimana kalau saya bilang saya lebih suka menganggapnya sebagai komitmen? Atau pasangan? Hmm? Saya sadar bahkan sebelum Anda selesai membaca, tulisan saya akan menjadi seperti <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">500 days of summer, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">punya 2 kubu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenyataan bahwa jodoh<\/span> bisa dipisahkan hanya karena bokong jodohnya hitam, jodohnya hanya memberi uang belanja Rp100 ribu perbulan, jodohnya tidak mau diajak berhubungan karena sakit dan lain-lain, membuat saya semakin yakin jodoh itu nggak ada. Gila, pikir aja, masalah begitu, yang bisa diselesaiin secara baik-baik, ngobrol, ngomong, komunikasi tapi malah menentang semesta, menolak takdir dan memilih berpisah dengan jodohnya. Alhasil setelah berpisah, sang \u201cyang dikira jodoh\u201d pergi berputar-putar dan mencari jodoh lain yang \u201cbisa menerimaku apa adanya\u201d.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa pembaca mungkin masih naif dan masih percaya akan jodoh. Sampai-sampai buka YouTube dengan keyword \u201capakah dia jodohku?\u201d, \u201c 10 tanda kalau dia jodohku\u201d. Please don&#8217;t do that, that&#8217;s stupid and cringe.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau begini kita akan ambil contoh dari para pembaca. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/emang-salah-ya-kalau-umur-20-an-tapi-nggak-pacaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sudah berapa kali berpacaran<\/a>? Saya yakin setiap kali Anda berpacaran, semesta seolah-olah membantu Anda. Ia mempermudah Anda untuk mengontaknya, bertemu dengannya, atau hal-hal yang tidak sengaja dan kebetulan terjadi seperti bertemu dengannya di suatu tempat secara tiba-tiba tanpa direncanakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indah, bukan? Menarik bukan? Saat itu Anda pasti berpikir bahwa \u201cIni pasti jodohku, semesta sudah mendukung. Akan akan menikah dengannya, punya banyak anak dan cucu, tinggal di desa lalu meninggal bersama-sama melihat matahari terbenam di balik gunung.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya adalah setelah Anda putus dan bertemu orang baru. Hal-hal ajaib seperti itu terjadi lagi dengan orang yang baru. Jadi, apakah setiap orang di dunia ini berpotensi menjadi jodoh?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya saya lebih suka menyebutnya sebagai pasangan dan alasan kenapa bisa bertahan lama adalah komitmen. Jangan dipaksa jika memang sudah tak bisa. Ini saatnya kita cari cinta lainnya. Kita tak mungkin bersama jika terus begini. Kita harus berpisah dan saling meninggalkan.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA\u00a0<\/b><strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tuhan-bukankah-akan-lebih-simpel-kalau-kami-hanya-jatuh-cinta-pada-jodoh-kami-saja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Tuhan, Bukankah Akan Lebih Simpel Kalau Kami Hanya Jatuh Cinta pada Jodoh Kami Saja?<\/a> atau tulisan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/dirga-mahrz\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Dirga Mahrz<\/a> lainnya.<\/strong><\/p>\n<h5><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenyataan bahwa \u201cjodoh\u201d bisa dipisahkan hanya karena masalah yang harusnya bisa selesai bila dibicarakan bikin saya percaya jodoh itu tidak benar-benar ada.<\/p>\n","protected":false},"author":581,"featured_media":29551,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13081],"tags":[2937,1677,167,365],"class_list":["post-29283","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-film","tag-500-days-of-summer","tag-jodoh","tag-pacaran","tag-pernikahan"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29283","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/581"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29283"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29283\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29283"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29283"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29283"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}