{"id":292349,"date":"2024-08-16T11:39:51","date_gmt":"2024-08-16T04:39:51","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=292349"},"modified":"2024-08-16T11:39:51","modified_gmt":"2024-08-16T04:39:51","slug":"5-alasan-bisnis-warmindo-nggak-bakalan-laku-di-madura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-alasan-bisnis-warmindo-nggak-bakalan-laku-di-madura\/","title":{"rendered":"5 Alasan Bisnis Warmindo Nggak Bakalan Laku di Madura, Salah Satunya karena Bebek Bumbu Hitam!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belakangan ini saya menyadari sesuatu, saya hampir nggak pernah menemukan warmindo di Madura\u2014atau seenggaknya di daerah tempat saya tinggal, Bangkalan. Padahal, kalau menyeberang dengan Suramadu ke pulau seberang, warmindo rasanya sudah seperti outlet Mixue saja, menjamur di mana-mana dan berdekatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, untuk membenarkan teori saya, saya memutuskan untuk mengecek Google Maps. Ternyata, warmindo terdekat yang terdeteksi di Google Maps berada di kabupaten Sampang, dengan jarak tempuh lebih dari satu jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terus, kok bisa sih bisnis warmindo nggak menjamur di Madura padahal harganya relatif murah dan cocok buat tempat nongkrong? Saya kemudian menebak-nebak alasan dibalik fenomena tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mi instan sudah banyak di tiap rumah, bahkan sering didapatkan secara cuma-cuma<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur saja, mi instan sebenarnya sudah jadi makanan lumrah dan banyak tersedia di rumah-rumah Madura. Alasannya bukan karena makanan ini murah, namun karena ia sudah menjadi bagian dari budaya \u201cYok-Ayok\u201d di Madura.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mi instan seringkali dijadikan buah tangan bagi orang-orang yang melayat. Ia dipilih karena merupakan makanan yang dianggap pantas untuk ditukar dengan beras yang dibawa para pelayat, meski kastanya jelas lebih rendah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, mi instan juga sering dijadikan sebagai salah satu makanan penting dalam isian \u201cnasi berkat\u201d. Nasi berkat adalah buah tangan yang diberikan kepada tamu-tamu sehabis tasyakuran\/tahlilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pokoknya, mi instan itu pasti bakalan tersedia di berbagai rumah dan seringnya didapatkan secara cuma-cuma di Madura. Jadi, orang-orang tentunya sudah malas duluan kalau mau beli di luar. Lah, ngapain masih harus beli dan keluar uang? Mending bikin sendiri saja di rumah, gratis!<\/span><\/p>\n<h2><b>Orang Madura sudah paham bahwa mi instan nggak menyehatkan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai hari ini, banyak orang-orang Madura yang percaya hoax kalau mi instan itu <a href=\"https:\/\/www.kominfo.go.id\/content\/detail\/16562\/hoaks-mie-instan-mengandung-lilin\/0\/laporan_isu_hoaks#:~:text=Penjelasan%20%3A,dikatakan%20mi%20instan%20mengandung%20lilin.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengandung lilin<\/a>. Alasannya karena saat direbus, minya nggak menyatu atau lengket. Mereka juga masih membuang air rebusan pertama mi instan kuah karena menurut mereka di sanalah letak semua penyakit berada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulannya, bagi sebagian besar orang Madura, mi instan itu nggak akan pernah menyehatkan. Jadi, seharusnya nggak boleh sering-sering dikonsumsi. Dengan pola pikir seperti itu, tentu saja bisnis warmindo nggak bakalan laku dan bertahan di sini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Orang Madura memandang mi sebagai kasta makanan paling bawah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mi instan bagi sebagian besar orang Madura adalah kasta makanan pokok paling bawah. Hampir setara dengan roti. Orang-orang Madura bisa mengonsumsinya, tapi jelas ia nggak akan pernah dianggap cukup untuk disebut sebagai makanan. Bagi mereka, mi instan dan roti bukanlah sumber karbohidrat bagi tubuh, keduanya hanyalah camilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, orang Madura masih harus makan nasi untuk bisa dianggap \u201csudah makan\u201d. Makanya, orang-orang nggak akan pernah mau merogoh kocek lebih cuma buat makan mi instan. Rugi, dong! Mending makan nasi bebek saja sekalian di warung bebek, tinggal tambah beberapa ribu saja, kok.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kalah saing dengan olahan bebek bumbu hitam<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, makanan yang sedang menjamur baik di Madura atau di luar daerah adalah bebek bumbu hitam. Di area sekitar Suramadu, rumah makan bebek ini bisa ditemui di mana-mana, bertebaran dan berdekatan satu sama lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan jenis apa pun, biasanya bakalan kalah saing dengan olahan bebek ini. Apalagi harganya cukup terjangkau, seporsi dengan minum biasanya hanya sekitar 15-30 ribu saja. Enak dan mengenyangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, membuka bisnis warmindo di Madura dengan menu mi instan tentunya bukanlah ide bagus. Hanya buang-buang waktu dan uang saja.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mi instan, mau diolah seperti apa pun tetaplah hanya \u201cmi instan\u201d<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu prinsip yang dianut oleh banyak orang Madura adalah makanan sejenis mi, mau diolah seperti apa pun, ia tetaplah hanya berupa \u201cmi\u201d. Berbagai olahan mi pedas seperti Gacoan, Mi Endess, mi Aigo, dll, sampai hari ini masih tetap dipandang sebelah mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rata-rata pengunjung outlet mi pedas tersebut adalah anak-anak muda atau anak-anak sekolah, jarang sekali orang tua yang mau makan siang\/makan malam di outlet tersebut. Bagi mereka, makanan sejenis mi pedas tadi hanyalah camilan, bukan pengganti untuk makan siang\/malam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan, mi sejenis Gacoan dan Endess yang sudah punya nama dan dikenal luas saja masih sering disepelekan, apalagi kalau jenisnya hanya mi instan. Tentunya makin nggak ada harga dirinya di hadapan orang Madura.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Siti Halwah<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/geliatwarga\/memetakan-8-usaha-orang-madura-di-perantauan-berdasarkan-ciri-dan-asal-daerahnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Memetakan 8 Usaha Orang Madura di Perantauan Berdasarkan Ciri dan Asal Daerahnya<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Susah, percaya deh.<\/p>\n","protected":false},"author":200,"featured_media":292387,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[5020,251,2945],"class_list":["post-292349","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-madura","tag-mi-instan","tag-warmindo"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/292349","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/200"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=292349"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/292349\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/292387"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=292349"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=292349"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=292349"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}