{"id":290974,"date":"2024-08-05T16:30:08","date_gmt":"2024-08-05T09:30:08","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=290974"},"modified":"2024-08-05T16:30:08","modified_gmt":"2024-08-05T09:30:08","slug":"kasta-motor-paling-irit-bensin-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kasta-motor-paling-irit-bensin-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Kasta Motor Paling Irit Bensin di Indonesia, Ada yang Tembus 100 KM per Liter!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gara-gara dikasih brosur kredit motor, saya kaget lihat harga motor saat ini. Dalam benak saya, harga motor baru berkisar di angka 14 jutaan. Elah jebul, minimal harus bawa duit 20 juta kalau mau bawa pulang motor dari dealer. Hmm, lumayan juga, ya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya memang punya rencana mau beli motor baru, tapi ya nggak sekarang. Untuk saat ini, masih mengintai dulu motor mana yang mau dipinang. Mereknya apa, bebas-bebas aja. Yang jelas, sebagai menteri keuangan di rumah, merek motor dengan konsumsi BBM iritlah yang akan menjadi prioritas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu sebabnya, saya mulai mencari tahu motor apakah yang nggak gampang haus. Penasaran dengan hasilnya? Nih, saya share.<\/span><\/p>\n<h2><b>Motor paling irit pertama, Honda Scoopy<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai dugaan, motor keluaran pabrikan Honda ini masuk jajaran motor dengan konsumsi BBM yang irit. Dia adalah Honda Scoopy. Bodo amat ada yang<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/honda-scoopy-motor-honda-paling-aneh-tapi-paling-laku\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">bilang<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> motor matic ini adalah motor Honda matic yang paling aneh. Yang jelas, untuk urusan konsumsi BBM, doi tergolong irit. Hanya butuh 1 liter bensin saja untuk berkendara sejauh 59 km dengan motor yang<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lampu-jalan-pemalang-kalah-sama-honda-scoopy\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">head lampnya bikin lampu jalanan Pemalang insecure<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa jadi, duet maut antara desain yang apik dan konsumsi BBM yang irit inilah yang membuat Honda Scoopy jadi motor Honda nomor tiga terlaris menurut catatan<\/span><a href=\"https:\/\/otomotif.kompas.com\/read\/2024\/01\/11\/171200615\/penjualan-motor-honda-di-jakarta-tangerang-diklaim-naik-24-persen\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Kompas<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>Motor paling irit kedua, Honda Genio<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal keiritan, Honda Genio 11-12 dengan Honda Scoopy. Motor mungil ini bisa menjangkau jarak 59.1 kilometer dengan 1 liter bahan bakar saja. Nilai lebih Honda Genio dibanding Honda Scoopy ada pada harganya yang lebih terjangkau. Honda Genio, lebih murah 2 jutaan dibanding Honda Scoopy.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, bodi Honda Genio juga lebih ramping dan enteng secara bobot dibanding Honda Scoopy. Jadi, enak aja gitu kalau dibawa meliuk-liuk. Tarikan mesinnya juga lebih enak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Honda Revo<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam tulisan<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/honda-revo-simbol-kemiskinan-paling-mengenaskan\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, Honda Revo disebut-sebut sebagai simbol kemiskinan umat manusia. Gara-garanya, motor ini sering diidentikkan dengan motornya pegawai koperasi, kurir, hingga tukang galon. Ya, wajar sih kalau motor bebek dengan kapasitas mesin 109.17 cc ini jadi pilihane wong cilik. Harga belinya murah dan konsumsi bensinnya nggak bikin boncos. Cuma 59,8km\/liter.<\/span><\/p>\n<h2><b>All new Honda Beat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkat adanya penambahan fitur teknologi Enchanted Smart Power (eSP) dan sistem pembakaran Fuel Injection (PGM \u2013 FI), All New Honda Beat hadir sebagai salah satu motor paling irit. Satu liter bensin, bisa bawa kamu pergi sejauh 63 km.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, kapasitas kapasitas tangki bensin Honda Beat hanya 4.2 liter. Kondisi tersebut jelas merepotkan bagi pengendara yang sering melakukan perjalanan jauh. Mau nggak mau, harus sering mampir SPBU. Selain itu, dimensinya yang kecil membuat motor ini terlihat njomplang jika dikendarai oleh pengendara yang bertubuh besar.<\/span><\/p>\n<h2><b>Honda Blade 125 FI<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Honda lagi, lagi-lagi Honda. Kali ini, Honda Blade 125 FI. Motor yang dibekali dengan mesin bertenaga 125cc fuel injection ini diklaim bisa menjangkau jarak hingga 61.8 km\/liter. Tidak hanya itu saja, motor ini juga dikenal memiliki akselerasi yang tangguh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Minusnya, beberapa pengguna motor ini mengeluhkan karakter shockbreaker depan dan belakangnya yang keras. Alhasil, kurang empuk saat lewat jalan berbatu, meski nggak nyampe bikin mentok. Solusinya, bisa dengan cara mengganti shockbreaker belakang dengan produk aftermarket. Sementara shock depan bisa diperbaiki di bengkel shockbreaker biar ayunannya jadi lebih empuk.<\/span><\/p>\n<h2><b>Yamaha Fazzio<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya ada juga motor paling irit bensin selain keluaran Honda! Dia adalah Yamaha Fazzio. Konsumsi BBM motor yang dibanderol dengan harga 21 jutaan ini mencapai 84.4 km\/l. Bahkan, pada saat ada event<\/span><a href=\"https:\/\/pressrelease.kontan.co.id\/news\/tips-berkendara-hemar-bahan-bakar-dengan-yamaha-fazzio-konsumsi-bbm-tembus-100-kmlt#:~:text=Sedangkan%20untuk%20rata%2Drata%20hasil,berdasarkan%20jarak%20tempuh%20selama%20berkendara.\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Eco Ride Challenge<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, ada peserta yang bisa menempuh jarak hingga 102.8 km dengen bensin 1 liter saja. Sayang, mesin yang bergetar terlalu keras sering menjadi keluhan utama pengguna Yamaha Fazzio. Nggak papa deh. Yang penting iritnya pol.<\/span><\/p>\n<h2><b>Motor paling irit di dunia, Suzuki Nex FI<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motor paling irit BBM selanjutnya berdasarkan penelusuran\u00a0 yang saya lakukan adalah Suzuki Nex FI. Di banyak<\/span><a href=\"https:\/\/www.inews.id\/otomotif\/motor\/motor-paling-irit-bahan-bakar\"> <span style=\"font-weight: 400;\">portal berita<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> disebutkan bahwa motor yang dilengkapi dengan mesin 113 cc berteknologi SUPER F1 ini bisa menempuh jarak hingga 108,8 km per liternya. Bahkan, konon katanya, Suzuki Nex FI tercatat di Rekor Muri sebagai sepeda motor paling irit di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah benar atau tidak. Soalnya, saya coba ubek-ubek di<\/span><a href=\"https:\/\/muri.org\/Website\/Rekor_detail\/motorsportpalingiritdiindonesia\"> <span style=\"font-weight: 400;\">website MURI<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, adanya rekor motor sport paling irit, yaitu Bajaj XCD 125 (104km\/l). Itupun, pencatatan rekor dilakukan di tahun 2009. Hmm, ini web MURI-nya yang belum update apa gimana dah?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, secanggih apa pun teknologi bawaan motor yang diklaim bisa membuat konsumsi bahan bakar jadi irit, semua akan kembali ke perilaku si pengendara. Dibutuhkan konsistensi dalam gaya berkendara. Mulai dari konsisten pada saat buka-tutup gas hingga menahan kecepatan ideal untuk menekan konsumsi bahan bakar berlebih. Pengereman juga punya peran penting dalam berkendara irit bahan bakar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kata lain, kalau cara mengemudinya masih semrawut ya\u2026 jangan salahin pabrik misal bensinmu boros.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita<br \/>\nEditor:\u00a0Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-motor-honda-yang-wajib-dibeli\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">7 Motor Honda yang Wajib Dibeli: Jelas Irit, Jelas Keren, dan Jelas Lebih Bagus ketimbang Yamaha!<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\" style=\"text-align: left;\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Irit tenan iki.<\/p>\n","protected":false},"author":613,"featured_media":290976,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[2133,25604,25605,9857,7646,7778],"class_list":["post-290974","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-honda","tag-kapasitas-bbm","tag-motor-paling-irit","tag-sepeda-motor","tag-suzuki","tag-yamaha"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290974","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/613"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=290974"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290974\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/290976"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=290974"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=290974"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=290974"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}