{"id":290447,"date":"2024-08-01T11:59:59","date_gmt":"2024-08-01T04:59:59","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=290447"},"modified":"2024-08-01T11:59:59","modified_gmt":"2024-08-01T04:59:59","slug":"3-kuliner-jogja-yang-laku-banget-dan-bertahan-lama-di-malang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-kuliner-jogja-yang-laku-banget-dan-bertahan-lama-di-malang\/","title":{"rendered":"3 Kuliner Jogja yang Laku Banget dan Bertahan Lama di Malang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah beberapa pekan yang lalu saya mereview kuliner Malang yang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-kuliner-malang-yang-gagal-total-dan-tidak-laku-di-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">gagal total<\/a> di Jogja, kini saatnya saya mereview kuliner Jogja di Malang. Akan tetapi, saya tidak mereview yang gagal total, melainkan yang awet, laku banget, dan berhasil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai perantauan di Malang, saya menemukan beberapa kuliner Jogja di sana. Namun, hanya itu-itu saja yang berhasil dan awet<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Spesial Sambal (SS) di Malang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kira hampir setiap mahasiswa di Malang pernah mencoba setidaknya sekali di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-menu-waroeng-spesial-sambal-yang-recommended\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Spesial Sambal<\/a>. Sebagai penyuka lele goreng, yang kalau makan di Malang, pasti dapat dua ekor, tentu akan sangat senang. Apalagi harga tergolong amat terjangkau.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah begitu, tempatnya menyenangkan. Pasti ada lesehan. Soal rasa, jangan ditanya. Meskipun beberapa teman saya menyindir bahwa SS termasuk kuliner Jogja yang mengandung terlalu banyak micin, tetap saja mendapatkan hati masyarakat di Malang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak percaya? Tengok saja ulasannya di Google. Tembus 6,9K, Sam. Ini membuktikan bahwa Spesial Sambal memang oke untuk lidah orang di Malang. Apalagi pedas. Sudah pas untuk cita rasa Jawa Timur yang terkenal dengan kuliner huh-hah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak heran Spesial Sambal memiliki empat outlet di Malang. Dan yang pasti kamu harus tahu, saat bulan Ramadan, bisa dipastikan hanya SS yang berani \u201cmenolak\u201d pelanggan karena terlalu antri.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Waroeng Steak and Shake (WSS), kuliner Jogja yang harganya terjangkau<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nasi memang menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia, khususnya orang yang tinggal di Pulau Jawa. Namun, citarasa mereka tidak melulu akrab dengan nasi melainkan juga steak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, kuliner Jogja yang highlight utamanya adalah steak menjadi salah satu favorit bagi orang-orang di Malang. Di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rahasia-penglaris-waroeng-steak-and-shake\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Waroeng Steak and Shake<\/a> (WSS), kamu bisa menikmati makan daging, baik sapi maupun ayam, dengan harga terjangkau.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi makan steak ditambah dengan milkshake, sebuah perpaduan yang unik namun bikin lidah yang mulanya kepanasan menjadi adem. Dan yang menarik, sama seperti SS, target pasar tidak hanya anak-anak muda, melainkan keluarga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena menjadi favorit bagi banyak orang di Malang, tidak heran jika melihat review di Google, ratingnya 4,5. Ya sudah pasti terjamin. Mau duduk, makan, kenyang, dan bahagia, WSS solusi menikmati kuliner Jogja yang enak di Malang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Bakmi Jawa Mbah Sri, kuliner dengan cita rasa manis yang bisa diterima<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jogja identik dengan olahan bakmi Jawa. Dinamakan bakmi Jawa karena memasaknya dengan anglo yang diisi arang. Lalu, apakah olahan kuliner Jogja yang cenderung manis disukai orang-orang di Malang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawabannya ternyata suka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya ada sederet bakmi yang menggunakan embel-embel Jogja di Malang seperti Mie Jogja Pak Karso. Namun, setelah ditelisik, ternyata asalnya dari Muntilan, Magelang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, gimana kalau <a href=\"https:\/\/jatim.idntimes.com\/food\/diet\/rangga-rafi\/rekomendasi-makan-bakmi-di-malang-harga-mulai-rp10-ribu-c1c2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bakmi Jawa Mbah Sri<\/a>? Sependek penelusuran saya, Bakmi Jawa Mbah Sri merupakan asli kuliner Jogja. Bahkan, resepnya pun berasal dari Jogja. Lalu, gimana soal rasa?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak diragukan lagi, rek. Bakmi Jawa Mbah Sri otentik sekali. Mereka juga bisa menghadirkan suasana yang khas. Lengkap. Untuk pilihan makanan, tidak ada yang lebih baik dari nasi goreng, bakmi goreng, dan bakmi godhog.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tiga kuliner Jogja yang awet, laku, dan bertahan lama di Malang. Barangkali ada yang bertanya, kok, tidak ada gudeg? Saya belum nemu yang otentik. Atau mungkin penelusuran saya yang kurang jauh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Moddie Alvianto W.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-kuliner-malang-yang-gagal-total-dan-tidak-laku-di-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Kuliner Malang yang Gagal Total dan Tidak Laku di Jogja<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuliner Jogja terkenal dengan rasa manis dan kurang cocok untuk lidah orang Jawa Timur, khususnya Malang. Namun, ada 3 kuliner yang bisa laku!<\/p>\n","protected":false},"author":1885,"featured_media":290448,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[25532,115,4418,24098,985,25534,25533,17352,25535],"class_list":["post-290447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-bakmi-jawa-mbah-sri-malang","tag-jogja","tag-kuliner-jogja","tag-kuliner-malang","tag-malang","tag-spesial-sambal-malang","tag-ss-malang","tag-waroeng-steak-and-shake","tag-waroeng-steak-and-shake-malang"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1885"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=290447"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290447\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/290448"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=290447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=290447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=290447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}