{"id":290258,"date":"2024-07-31T12:21:37","date_gmt":"2024-07-31T05:21:37","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=290258"},"modified":"2024-07-31T12:21:37","modified_gmt":"2024-07-31T05:21:37","slug":"rokok-eceran-dilarang-rakyat-kecil-selalu-jadi-korban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rokok-eceran-dilarang-rakyat-kecil-selalu-jadi-korban\/","title":{"rendered":"Larangan Rokok Eceran oleh Jokowi Menyakiti Pedagang Kecil yang Sehari-hari Sudah Terancam Kesulitan Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelarangan penjualan rokok eceran oleh Jokowi di dekat sekolah menjadi isu hangat. Jika membaca kalimat dalam peraturan tersebut, kita bisa merasakan niat baiknya. Namun, <a href=\"https:\/\/www.beritasatu.com\/nasional\/2832252\/jokowi-larang-jual-rokok-eceran\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">imbas dari peraturan itu yang menurut saya akan merugikan<\/a>, lagi dan lagi, rakyat kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan rahasia umum kalau para pedagang yang menjual rokok eceran bukan orang yang mempunyai banyak modal. Mereka adalah warung-warung kecil, kios-kios pinggir jalan, atau para penjaja keliling di terminal, stasiun, dan tempat keramaian lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan rokok eceran selalu menjadi \u201cprimadona\u201d bagi mereka karena lebih cuan ketimbang menjual per bungkus. Misalnya, sebungkus rokok punya harga 16 ribu rupian dengan isi 12 batang. Para pedagang kecil ini menjual secara ketengan per batang 2 ribu rupiah. Dari penggambaran di atas saja sudah terlihat keuntungannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada yang protes dengan kondisi itu karena pembeli memahami konsekuensi saat membeli rokok eceran. Pasti jatuhnya lebih mahal ketimbang membeli per bungkus. Namun, kadang, banyak orang hanya mampu membeli secara eceran. Aturan yang diteken Jokowi ini jadi ancaman bagi rakyat kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu tidak percaya? Para penjual rokok eceran adalah orang kecil. Mana mungkin minimarket dengan ratusan cabang mau menjual secara ketengan. Makanya, saya jadi menduga-duga, pemerintah ini paham dengan dinamika dunia rokok orang kecil apa tidak, sih?<\/span><\/p>\n<h2><b>Melarang rokok eceran tidak mengubah keadaan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para pedagang kecil yang menjual rokok eceran sudah tahu merek mana yang memberi keuntungan. Misalnya, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/stigma-djarum-super-rokok-kuli-gudang-garam-surya-rokok-sampah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Djarum Super<\/a>, Gudang Garam, sampai Marlboro. Semuanya rokok golongan 1 dengan harga yang konsisten naik karena cukai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, mempertimbangkan harga yang semakin tidak terjangkau rakyat kecil, saya punya kekhawatiran. Bisa jadi rokok golongan 2 juga akan dijual secara ketengan. Untuk pembeli, pasti lebih murah. Dan bagi pedagang, akan tetap mendapat untung meski lebih tipis. Intinya, kondisi tidak akan berubah karena peraturan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang tetap akan berusaha mencari rokok. Tujuan mengurangi jumlah perokok dari PP yang diteken Jokowi ini, baik pemula maupun \u201cveteran\u201d jadi tidak relevan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pedagang kecil terancam karena PP yang diteken Jokowi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya adalah seorang pelanggan rokok eceran. Sikap ini sebetulnya muncul karena saya ingin mengurangi jumlah konsumsi rokok secara perlahan. Makanya, saya terbantu dengan keberadaan para pedagang kecil ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, menyusul peraturan baru ini, bisa jadi saya akan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rokok-murah-dan-enak-yang-harganya-di-bawah-25-ribu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">membeli di minimarket<\/a>. Tentu saya hanya bisa membeli per 1 bungkus, tidak mungkin eceran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang seperti saya ini pasti jumlahnya banyak. Kalau semua tidak bisa membeli secara eceran, ya pedagang kecil yang rugi dan tidak menutup kemungkinan akan gulung tikar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melarang rokok eceran adalah hak pemerintah dan Jokowi. Saya bisa apa. Namun, kalau boleh memberi saran, pikirkan juga dampaknya yang pasti luas dan mengancam. Kalau memang sudah kadung benci sama rokok, kenapa nggak menutup pabriknya secara langsung. Meski kita sama-sama tahu, ada asap rokok di dalam APBN Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, pikirkan semuanya secara matang dan adil. Masak nggak bisa?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Hikmah Rino Andi Mustafa<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/melarang-rokok-eceran-dan-hobi-pemerintah-mempersulit-hidup-orang-miskin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Melarang Rokok Eceran dan Hobi Pemerintah Mempersulit Hidup Orang Miskin<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melarang rokok eceran adalah hak pemerintah dan Jokowi. Namun, pikirkan juga dampaknya yang pasti luas dan mengancam rakyat kecil.<\/p>\n","protected":false},"author":2720,"featured_media":290311,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[14280],"tags":[25527,309,25526,25529,25528],"class_list":["post-290258","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sebat","tag-pp-jokowi","tag-rokok","tag-rokok-eceran","tag-rokok-eceran-dilarang","tag-rokok-ketengan"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290258","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2720"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=290258"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290258\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/290311"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=290258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=290258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=290258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}