{"id":289156,"date":"2024-07-28T14:57:59","date_gmt":"2024-07-28T07:57:59","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=289156"},"modified":"2024-07-29T10:41:35","modified_gmt":"2024-07-29T03:41:35","slug":"seandainya-tok-dalang-upin-ipin-jadi-bupati-bangkalan-madura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/seandainya-tok-dalang-upin-ipin-jadi-bupati-bangkalan-madura\/","title":{"rendered":"Membayangkan Tok Dalang &#8220;Upin Ipin&#8221;\u00a0Jadi Bupati Bangkalan Madura, Saya Yakin Kabupaten Ini akan Berkembang Pesat"},"content":{"rendered":"<p><em>Tok Dalang Upin Ipin Lebih layak memimpin Bangkalan Madura daripada calon-calon yang bakal maju di pemilihan bupati nanti.\u00a0<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bangkalan Madura akan melaksanakan pesta demokrasi tingkat daerah, Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024-2029, pada November mendatang. Calon-calon pastinya memang belum diumumkan, tapi berdasar desas-desus nama yang beredar, saya rasa sosok-sosok itu nggak ada yang pantas memimpin kabupaten ini. Nama-nama itu tidak akan membawa Bangkalan Madura jadi lebih maju, ya begini-begini saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sempat terlintas di benak saya, daripada dipimpin oleh nama-nama itu, lebih baik Bangkalan Madura dipimpin oleh tokoh fiktif seperti Tok Dalang dalam serial <em>Upin Ipin<\/em>. Saya rasa karakter dan rekam jejak Tok Dalang dalam memimpin <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-crazy-rich-kampung-durian-runtuh-upin-ipin-yang-nggak-medit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kampung Durian Runtuh<\/a> lebih menjanjikan daripada nama-nama yang beredar. Jujur saja, saya kadang sampai iri dengan Kampung Durian Runtuh dalam serial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu mengapa, seandainya sosok seperti Tok Dalang betulan ada di dunia nyata dan mencalonkan diri sebagai Bupati Bangkalan Madura, saya siap jadi tim pemenangan. Saya yakin kabupaten ini bakal maju pesat di bawah kepemimpinan beliau.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Bangkalan Madura akan lebih aman dan nyaman<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian kira siapa aktor di balik kebahagiaan anak-anak Kampung Durian Runtuh? Siapa lagi kalau bukan Tok Dalang sebagai kepala kampung. Dia tidak hanya dekat dengan orang-orang seusianya, tetapi juga dengan anak-anak. Bahkan, di kediamannya, ada tempat nongkrong bagi anak-anak Kampung Durian Runtuh yang ingin berkumpul. Tepatnya di bawah pohon rambutan di halaman rumah Tok Dalang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya itu, di luar rumahnya, Tok Dalang juga sangat peduli pada keamanan anak-anak Durian Runtuh. Misalnya, Tok Dalang pernah ikut\u00a0 pembangunan pondok baru bagi anak-anak Durian Runtuh karena bangunan sebelumnya sudah kurang layak. Contoh lain, dia dengan sat-set mendata pohon-pohon yang harus ditebang karena membahayakan keselamatan warganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, coba orang seperti Tok Dalang memimpin Bangkalan Madura. Saya yakin keamanan anak-anak dan warga pasti akan terjamin. Bayangkan saja, persoalan menahun seperti <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/begal-lampung-satu-satunya-hal-yang-terkenal-dari-lampung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">begal<\/a> pasti akan selesai dengan segera. Bahkan, bukan nggak mungkin Tok Dalang yang serba bisa itu turun sendiri untuk menuntaskan persoalan di tengah warganya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/seandainya-tok-dalang-upin-ipin-jadi-bupati-bangkalan-madura\/2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em><strong>Baca halaman selanjutnya: #2 Tok Dalang akan &#8230;<\/strong><\/em><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2><b>#2 Tok Dalang akan meningkatkan kunjungan wisata<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut saya, pengalaman Tok Dalang terlibat dalam industri pariwisata di Kampung Durian Runtuh bisa meningkatkan kunjungan wisata Bangakalan. Asal tahu saja, sosok bernama asli Isnin bin Khamis itu adalah orang pertama yang punya inisiatif membangun homestay Kampung Durian Runtuh. Inisiatif-inisiatif semacam inilah yang dibutuhkan di Bangkalan Madura.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin Tok Dalang pasti nggak habis pikir melihat kondisi<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bangkalan-madura-nggak-cocok-dijadikan-destinasi-wisata\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">pariwisata Bangkalan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Pasti dia greget ingin segera membenahinya. Di bawah kepemimpinan Tok Dalang, dia akan mengatasi\u00a0 jalan-jalan rusak,\u00a0 wisata yang terbengkalai, wisata kuliner yang tak taat bayar pajak, pungli.\u00a0 Makany, kita warga Bangkalan perlu pemimpin seperti Tok Dalang.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Tok Dalang akan mewadahi kesenian yang ada dengan baik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kepala kampung, kita tahu Tok Dalang begitu concern pada bidang kesenian. Bahkan, Tok Dalang sangat ahli dalam beberapa bidang kesenian, mulai dari bermain wayang kulit, kompang (hadrah), membuat kerajinan, sampai dikenal juga sebagai raja pantun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kondisi kesenian Bangkalan Madura saat ini sangat butuh orang seperti Tok Dalang. Apalagi kesenian di Bangkalan Madura selama ini bisa dibilang mandeg, nggak seperti Madura timur (Pamekasan dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sumenep-madura-jalanannya-bikin-traumatis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sumenep<\/a>). Saya pernah dengar sendiri dari salah satu perupa bahwa disini seniman kurang diwadahi oleh pemerintah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Pengelolaan alam di Bangkalan Madura tidak\u00a0 lagi ugal-ugalan\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ditelisik, secara ekonomi Tok Dalang di<em> Upin Ipin<\/em> terlihat sebagai tokoh yang nggak pernah kesusahan. Kalian tahu mengapa? Sebab Tok Dalang mampu memanfaatkan alam yang dimilikinya dengan baik. Buktinya, dia bisa memanfaatkan dengan baik ratusan hektar kebunnya dengan pohon durian dan pisang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, keahlian Tok Dalang memanfaatkan alam ini sangat dibutuhkan di Bangkalan Madura. Kondisi lingkungan yang masih asri tentu akan rusak jika dipegang oleh pemimpin yang salah. Sebaliknya, jika Tok Dalang yang memimpin, alam Bangkalan Madura pasti terjaga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan-alasan tersebut menurut saya sudah cukup menjawab mengapa kita perlu pemimpin seperti Tok Dalang. Ya, saya tahu tulisan ini hanya imajinasi belaka. Namun, nggak ada salah jika para<a href=\"https:\/\/www.kpu.go.id\/berita\/baca\/12351\/tahapan-dan-jadwal-pilkada-serentak-2024\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> calon bupati di Bangkalan Madura<\/a> mau belajar dari Tok Dalang untuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ikhlas berkontribusi demi daerahnya. Saya yakin, pemimpin yang seperti itu pasti disayang oleh rakyatnya. Sekian!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Abdur Rohman<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mail-upin-ipin-curang-saat-jualan-tapi-penonton-nggak-sadar\/\"><b>3 Kecurangan Mail Saat Jualan yang Nggak Disadari Banyak Penonton \u201cUpin Ipin\u201d\u00a0<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bangkalan Madura butuh pemimpin seperti Tok Dalang &#8220;Upin Ipin&#8221; yang menjamin keamanan warga, paham wisata dan kesenian, bisa mengelola alam.<\/p>\n","protected":false},"author":2507,"featured_media":289553,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[16112,22434,12401,15095,5020,9534,25075,5855],"class_list":["post-289156","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-bangkalan","tag-bangkalan-madura","tag-bupati","tag-kampung-durian-runtuh","tag-madura","tag-tok-dalang","tag-tok-dalang-upin-ipin","tag-upin-ipin"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/289156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2507"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=289156"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/289156\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/289553"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=289156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=289156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=289156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}