{"id":288999,"date":"2024-07-22T09:00:52","date_gmt":"2024-07-22T02:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=288999"},"modified":"2024-07-21T23:01:18","modified_gmt":"2024-07-21T16:01:18","slug":"wahai-para-tukang-parkir-liar-kasih-kardus-ke-jok-motor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wahai-para-tukang-parkir-liar-kasih-kardus-ke-jok-motor\/","title":{"rendered":"Wahai para Tukang Parkir Liar, Kasih Kardus ke Jok Motor Kami biar Nggak Kepanasan, Modal Kardus Tak Akan Membuatmu Miskin!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita sepakat kalau tukang parkir liar itu menyebalkan. Tapi, ada jenis tukang parkir yang lebih menyebalkan dari tukang parkir yang ada, yaitu tukang parkir yang nggak mau menyediakan kardus buat nutup jok motor!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuh, saking emosinya, saya nulis \u201ctukang parkir\u201d berkali-kali kek penulis amatir. BODO AMAT, NESU AKU POKOKE.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya ini sebenernya lumayan mengerti dengan profesi tersebut. Dibilang benci, ya nggak benci-benci banget. dibilang pangerten, yo ra patio. Tapi memahami lah kenapa mereka mengambil profesi tersebut. Saya paham, tanpa mereka, perparkiran ini makin semrawut. Saya nggak yakin jika profesi tersebut diberantas, lantas keadaan membai. Nggak mungkin, orang Indonesia masih jauh dari keteraturan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya, banyak tukang parkir liar yang emang menyebalkan. Ini nggak hanya perkara bantuin menyeberang. Oke, nggak dibantu menyeberang sebenarnya nggak apa-apa, toh kita bisa menyeberang sendiri, meski yo mangkel melihat mereka ambil duit terus minggat. Tapi saya nggak bisa toleransi sama sekali dengan mereka-mereka yang nggak mau modal kardus untuk nutup jok motor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ngene lho, su, kalian-kalian itu kan dapat pemasukan dari parkir kan tinggi. Nggak mungkin kalian mau jadi tukang parkir dapat sehari 50 ribu doang. Nggak mungkin. Kalian tuh bisa menyisihkan beberapa ribu penghasilan kalian untuk beli kardus. Setidaknya, kalian tuh nggak mokondo banget ngono lho.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih bagi tukang parkir liar yang <a href=\"https:\/\/otomotif.kompas.com\/read\/2024\/04\/21\/172319915\/tukang-parkir-mini-market-tiba-tiba-nongol-saat-konsumen-keluar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">beroperasi di minimarket<\/a>, makin kebangetan kalau nggak menyediakan kardus. Kalian tuh bisa minta ke pegawainya, dengan senang hati mereka memberi. Kalian minta lahan buat parkir, tapi nggak minta kardus, logikanya di mana?<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Tukang parkir liar harusnya memberi servis yang lebih<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya nggak menerima alasan apa pun kenapa tukang parkir nggak menyediakan kardus. Itu sudah bare minimum. Kerja apa pun, butuh modal. Kalau nggak mau modal, itu udah kebangetan. Menurutku ya nggak ada salahnya gitu lho menyediakan servis lebih. Apalagi mengingat keberadaan tukang parkir liar itu nggak menyenangkan untuk siapa pun. Memberi servis lebih, setidaknya bisa memperlunak pandangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tenang, saya tahu kalian akan bilang begini:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKALAU NGGAK MAU JOKNYA PANAS, BELI MOBIL!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sa kasih tahu, argumenmu jelek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau memang nggak ada servis yang ditawarkan, ya profesi tersebut nggak perlu ada sekalian. Pikir lagi, kalau butuh orang buat natain motor, orang-orang bisa kok menata motor sendiri. Kalau butuh orang buat nyeberangin, lah, selama ini emang dibantu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan, kalau kalian bilang adanya tukang parkir bikin motor aman, tolong banget, silakan google atau berselancar di media sosial. Kalian bakal nemu buanyak banget motor dimaling dan tukang parkirnya nggak mau tanggung jawab.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terus kalian punya daya tawar apa? Nggak ada. Akui saja bahwa selama ini banyak orang bayar parkir karena mereka nggak punya pilihan, ketimbang ribut. Udahlah, nggak usah naif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagian juga pada bisa begitu karena ada yang beking. Kalau nggak ada beking, ya beda cerita.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Hanya kardus, tolong<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya rasa, kita sudah tidak bisa berharap tukang parkir liar musnah. Nggak, nggak akan pernah bisa. kuku mereka sudah menancap terlalu dalam, akar mereka terlalu kuat. Berusaha mencabutnya adalah tindakan sia-sia. Yang bisa kita lakukan, menurut saya, tinggal menuntut mereka untuk memperbaiki servis. Sudah, itu saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau kalau perlu, pemerintah legalkan mereka sekalian dan tunjukkan transparansi uang parkir kita ke mana. Beres. Ya nggak segampang itu sih, tapi perkara itu ya bukan urusan saya. Mosok aku kon melu mikir, yo wegah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya hanya ingin para tukang parkir tersebut modal kardus untuk mencegah jok motor yang ada itu panas. Semua tukang parkir, kalau bisa. Biar saya dan orang-orang lain makin ikhlas memberi uang yang harusnya tak perlu kami keluarkan.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/kilas\/sejak-kapan-profesi-tukang-parkir-ada-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Melacak Sejak Kapan Profesi Tukang Parkir yang Nyebelin itu Ada di Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\" style=\"text-align: left;\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a> ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya nggak bisa toleransi sama sekali dengan tukang parkir liar yang nggak mau modal kardus untuk nutup jok motor. Modal su!<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":241108,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[9639,25353,13098,12737,19183],"class_list":["post-288999","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-jok-motor","tag-kardus","tag-pilihan-redaksi","tag-pungli","tag-tukang-parkir-liar"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/288999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=288999"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/288999\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/241108"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=288999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=288999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=288999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}