{"id":288693,"date":"2024-07-19T15:29:25","date_gmt":"2024-07-19T08:29:25","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=288693"},"modified":"2024-07-19T15:29:25","modified_gmt":"2024-07-19T08:29:25","slug":"honda-scoopy-motor-honda-paling-aneh-tapi-paling-laku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/honda-scoopy-motor-honda-paling-aneh-tapi-paling-laku\/","title":{"rendered":"Honda Scoopy, Motor Matik Paling Aneh yang Pernah Dibuat Honda tapi Paling Laku"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Honda Scoopy yang katanya stylish dan retro itu membuat saya terlihat aneh sekali. Badan saya besar, motornya kecil. Teman-teman di komunitas menyebut saya seperti musafir yang bepergian naik keledai. Silakan tertawa sepuasnya melihat pemandangan aneh. Tapi, jangan pernah meremehkan motor Honda satu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai tulisan ini selesai saya buat, stigma negatif masih melekat kepada Honda Scoopy. Banyak yang menyebutnya keong dikasih roda. Ada juga yang benci sekali kepada Scoopy karena lampu depannya yang sungguh membuat mata silau. Sekali lagi, silakan tertawakan motor satu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, tertawalah sepuas mungkin. Meski Honda Scoopy aneh, berdasarkan catatan <a href=\"https:\/\/otomotif.kompas.com\/read\/2024\/01\/11\/171200615\/penjualan-motor-honda-di-jakarta-tangerang-diklaim-naik-24-persen?_ga=2.24253882.1819942663.1721375910-1070143198.1720239343\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kompas<\/a>, ia menjadi motor Honda paling paling laris nomor tiga di Jakarta, Tangerang, dan Banten. Hanya Honda BeAT dan Honda Vario 125 yang bisa mengalahkan penjualan Scoopy.<\/span><\/p>\n<h2><b>Motor yang aneh, tapi peminatnya semakin besar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu penulis Terminal Mojok, namanya Budi, memberi gelar \u201c<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/honda-scoopy-begitu-laris-padahal-overrated\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keong sawah facelift<\/a>\u201d untuk Honda Scoopy. Menurut Budi, motor Honda ini pelan banget dan ringkih. Saya agak setuju dengan pendapat Budi karena sudah pernah menggunakan motor ini selama empat tahun. Namun kalau pembaca tidak setuju ya tidak masalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang yang tidak terlalu memahami otomotif maupun desain, Honda Scoopy memang terlihat aneh. Banyak orang menyebut motor ini ingin tampil seperti Vespa retro. Beberapa bahkan merasa usaha ini terlalu memaksa. Ya tidak mengapa, namanya saja opini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, masalahnya, peminat keong sawah facelift ini tumbuh semakin besar. Berdasarkan data yang dikumpulkan Kompas, peminat Honda Scoopy, khususnya di Jakarta-Tangerang-Banten itu semakin besar selama 2023. Secara keseluruhan, peminat motor matik naik 24% dan Scoopy ada di dalamnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia hanya kalah sama BeAT dan Vario. Ya maklum kalau kalah sama BeAT karena motor ini jadi motor Honda paling laris di dunia. Kalah sama Vario juga tidak mengejutkan. Namun, Honda Scoopy bisa mengalahkan motor matik lainnya. Hal ini menunjukkan, meski aneh, ia tetap laku.<\/span><\/p>\n<h2><b>Honda Scoopy cocok untuk daerah urban dan jarak menengah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pengguna Honda Scoopy selama empat tahun, saya bisa memahami kalau keong sawah facelift ini laku keras. Bagi saya, motor Honda ini memang cocok untuk kaum urban yang \u201cskena banget\u201d dan menempuh jarak menengah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, saya yang tinggal di Jogja, merasakan betul semua manfaat dari Scoopy. Saya sendiri tinggal di Minggir, Sleman Barat dekat banget sama Kulon Progo. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rute-trans-jogja-nggak-ramah-untuk-daerah-pelosok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Trans Jogja<\/a> nggak sampai di Minggir sini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kalau mau ngantor di Jalan Kaliurang KM 13, saya nggak mungkin naik Trans Jogja. Makanya, saya naik motor untuk menempuh jarak 22 kilometer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Honda Scoopy adalah salah satu motor paling irit yang pernah saya pakai. Untuk melahap jarak menengah di Jogja, motor ini cocok banget. Yah, sejatinya motor Honda, kengiritan adalah kekuatan, khususnya bagi kelas menengah seperti saya dan kaum urban lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Lincah adalah kelebihan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi saya, kecepatan bukan segalanya. Saya lebih suka keselamatan dan kelincahan. Terutama bagi pembaca yang tinggal di Jogja, dengan jalan rusak, atau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kemacetan-jakarta-semakin-memuakkan-dan-mirisnya-itu-di-luar-kontrol-kita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kemacetan Jakarta<\/a>, kelincahan itu penting. Motor matik harus bisa memberikan sensasi aman di tengah jalanan yang mengancam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manuver di tengah kemacetan juga penting. Bukankah lebih menguntungkan bisa lincah di tengah kemacetan ketimbang bawa motor sport tapi nggak bisa ngebut? Honda Scoopy memberi segala kenikmatan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, pada akhirnya, meski aneh, Honda Scoopy tetap laku. Hal ini menunjukkan dua hal. Pertama, selera itu tidak pernah salah dan menjadi hak pribadi. Kedua, yang bisa memberi kenyamanan akan menang, ketimbang janji kecepatan tetapi merepotkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kelebihan-motor-honda-scoopy-yang-tetap-dihujat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Kelebihan Motor Honda Scoopy yang Malah Membuatnya Dihujat Banyak Orang<\/a><\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cara\u00a0ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Honda Scoopy ibaratnya seperti keong sawah dikasih roda. Iya, memang motor aneh. Tapi, motor aneh ini nyatanya sangat laku! Aneh! <\/p>\n","protected":false},"author":425,"featured_media":288694,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"1","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[2133,7769,7808,13812,6989,7770],"class_list":["post-288693","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-honda","tag-honda-beat","tag-honda-scoopy","tag-honda-vario","tag-motor-honda","tag-motor-matik"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/288693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/425"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=288693"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/288693\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/288694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=288693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=288693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=288693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}