{"id":287882,"date":"2024-07-13T12:21:03","date_gmt":"2024-07-13T05:21:03","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=287882"},"modified":"2024-07-13T12:21:03","modified_gmt":"2024-07-13T05:21:03","slug":"ariel-noah-benar-musisi-jangan-menuruti-maunya-pasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ariel-noah-benar-musisi-jangan-menuruti-maunya-pasar\/","title":{"rendered":"Ariel Noah Benar, Musisi Memang Butuh Sesekali Menjauh dari Dunianya dan Tidak Memaksa untuk Menuruti Maunya Pasar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Noah memutuskan untuk hiatus di 2024, saya adalah satu dari sekian banyak orang yang kaget dan kecewa. Saya fans Noah sejak kecil, sejak namanya masih Peterpan, masih berenam, dan rambut Ariel Noah masih panjang tanggung belah tengah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kaget karena ngapain band segede Noah memutuskan untuk vakum. Sudah begitu saya kecewa karena belum keturutan untuk nonton Noah lagi sejak terakhir kali di 2012.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu muncullah alasan mengenai hiatusnya Noah. Baik dari pihak Noah maupun Musica Studios, label yang menaungi Noah. Keduanya menyatakan bahwa Noah memang sudah waktunya untuk istirahat. Noah, yang sebelumnya bernama <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-lagu-underrated-peterpan-untuk-membantu-kamu-melawan-depresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Peterpan<\/a>, sudah lebih dari 20 tahun ada di industri musik Indonesia. Ada 5 album studio yang mereka rilis, belum termasuk beberapa album kompilasi, daur ulang, dan album soundtrack. Selama 20 tahun itu pula Noah juga nyaris tak pernah berhenti manggung, baik di dalam maupun luar negeri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka keputusan vakumnya Noah ini bisa dipahami. Bayangkan saja, Ariel, Lukman, David nyaris hidupnya hanya seputar panggung saja. Saya cukup yakin mereka bertiga cukup jarang me time, ngumpul bersama keluarga, atau bahkan bikin sesuatu di luar musik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka lebih banyak mikirin besok manggung di mana dan gimmick-nya apa. Bahkan untuk mikirin album\/single baru saja mereka belum tentu sempat. Tak heran jika vakum adalah keputusan terbaik yang diambil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya meskipun vakumnya Noah bukan berarti mereka benar-benar lepas dari musik. David misalnya, tentu masih jalan dengan perannya sebagai produser untuk beberapa musisi lain. Lukman, bersama Lanlan (additional bass Noah), Reza (mantan drummer Noah) dan beberapa musisi lain bikin band baru bernama By The Hundreds.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Ariel Noah belum kangen naik panggung lagi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan Ariel Noah, juga tetap bermusik, ngebantuin beberapa musisi lain seperti Rossa. Intinya, ketiga personel Noah itu masih tetap bermusik, tapi Noahnya yang vakum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cGue males kayaknya kalo bikin band lagi, ngapain, ya? Capek mikirin gimana beda sama Noah. Kan nggak mungkin sama, dong?\u201d ujar Ariel Noah di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tiba-tiba-tenis-cara-vindes-mengajari-kita-bagaimana-menghargai-legenda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">konten Vindes<\/a> ketika ditanya mengapa Noah vakum\/hiatus dan mengapa nggak bikin band lagi seperti Lukman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan ketika ditanya apakah kangen dengan adrenalin berada di atas panggung, Ariel Noah malah menjawab tidak. \u201cNggak, sih, sejauh ini belum. Mungkin kelamaan kali, ya. Sebelumnya udah kelamaan (bareng Noah). Kalau kangen banget sih belum.\u201d lanjut Ariel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menengok bagaimana keputusan Noah untuk vakum, alasan yang dikemukakan Ariel Noah di Vindes, rasanya, lagi-lagi, keputusan ini bisa dimaklumi. Dan bisa jadi, ini adalah keputusan terbaik Noah yang mungkin akan menjadi sesuatu yang menyegarkan suatu saat ketika Noah kembali manggung, entah kapan. Sebab musisi memang butuh sesekali untuk istirahat dalam waktu yang tidak sebentar<\/span><\/p>\n<h2><b>Musisi butuh sesekali menjauh dari dunianya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ariel dan Noah berhak untuk istirahat, untuk vakum. Waktu 20 tahun lebih manggung sana-sini itu bukan waktu yang sebentar. Ariel, Lukman, David mungkin juga sudah sumpek dengan rutinitas sepadat itu dan gitu-gitu aja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memaksakan untuk tetap berjalan, manggung terus, bikin lagu terus, hanya akan \u201cmembunuh\u201d mereka secara perlahan. Baik secara fisik, mental, atau kreativitas. Suara Ariel Noah juga sudah mulai kerap serak tiap habis manggung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah mengapa musisi itu butuh sesekali untuk menjauh dari dunianya. Selama 20 tahun lebih, dunia Ariel, Lukman, dan David adalah Noah dengan segala kesibukannya. Mereka pasti capek, butuh istirahat, dan menyegarkan pikirannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka perlu menjauh sejenak dari dunianya. Mereka perlu melebarkan lagi isi kepalanya. Mereka perlu melakukan hal lain di luar urusan Noah, ya meskipun masih di ranah musik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musisi perlu melakukan itu. Musisi perlu menjauh dari dunianya. Pilihannya bisa dengan hiatus atau vakum, benar-benar libur dan menjauhkan diri dari musik. Kalau nggak mau menjauhkan diri dari musik, bisa juga dengan bikin proyek lain, seperti bikin band baru yang beda dari band sebelumnya. Ada banyak, kok, musisi yang melakukan itu, dan nggak sedikit yang berhasil. Eminem, Blink 182, No Doubt, Motley Crue, Rage Against The Machine, Gamaliel Audrey Cantika (GAC), Padi, hingga The Adams terbukti sukses, kok.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa langkah kayak Ariel Noah ini perlu sesekali diambil?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawabannya sederhana, seperti apa yang dikatakan Ariel Noah di konten Vindes. \u201cJadi nanti (mereka) pas balik lagi ke Noah itu ada sesuatu yang baru lagi yang dibawa ke Noah dari apa yang mereka pelajari.\u201d kata Ariel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan ini boleh jadi betul. Nanti, entah kapan, ketika Noah kembali lagi, pasti akan ada hal baru. Musiknya pasti akan lebih segar, dengan kualitas yang pastinya tetap terjaga.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tidak perlu memaksakan diri dan selalu menuruti maunya pasar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejatinya, musisi itu tidak perlu memaksakan diri untuk tetap berkarya dan menuruti maunya pasar. Musisi, setidaknya, perlu untuk ambil langkah mundur, rehat, menyegarkan pikiran, lalu kembali di saat yang tepat. Juga untuk menjaga kualitas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memaksakan diri dan terlalu menuruti maunya pasar hanya akan \u201cmenurunkan kualitas musik\u201d mereka. Memang bukan hal yang pasti, tapi sering terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Slank jadi contoh yang nyata. Saya yang juga pendengar Slank, sudah nggak mendengarkan album-album terbaru mereka. Nggak tahu kenapa, tapi saya merasa album-album terbarunya itu kurang buat saya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seakan mereka terlalu memaksakan untuk rilis album tiap satu atau dua tahun, tanpa menawarkan sesuatu yang berbeda dan segar. Saya merasa ada penurunan kualitas antara 10 album pertama Slank, dengan 5 album terakhir Slank.<\/span><\/p>\n<h2><b>Ketika band terlalu memaksa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Slank, ada juga <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Radja_(grup_musik)\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Radja<\/a>. Mereka boleh bilang bahwa Radja adalah band fenomenal di 2000-an. Tapi, formula yang mereka pakai di 2000-an jelas berbeda dengan formula yang seharusnya dipakai di tahun-tahun sekarang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Album terbaru Radja di 2024, album \u201cJatuh Cinta\u201d, secara musikal nggak jauh beda (bahkan ada yang bilang lebih jelek) dari tiga album pertama mereka. Dua hal yang beda hanya album terbaru Radja ini produksinya yang lebih bagus dan \u201clebih nggak laku\u201d dari 3 album pertama mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya bisa saja salah dalam mengutarakan apa yang sudah saya tulis sejauh ini. Saya juga bisa saja salah menilai Slank dan Radja. Tapi fakta bahwa rilisan-rilisan terbaru Slank dan Radja itu agak \u201ckurang laku\u201d dan terkesan memaksakan diri, tidak fresh, atau bahkan membosankan, jelas tidak bisa dielakkan lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin mereka tidak sadar akan hal ini. Atau mungkin mereka malah sadar akan hal ini dan memilih untuk tidak peduli. Tidak apa-apa juga. Namun, andai saja mereka memilih jalan yang sama dengan jalan yang dipilih Ariel Noah sekarang, entah itu dulu, sekarang, atau nanti, boleh jadi rilisan mereka akan jadi lebih bagus. Entahlah, toh dunia musik itu sawang-sinawang, dan nggak ada ilmu pasti.<\/span><\/p>\n<h2><b>Bisa menjadi jalan yang benar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, setidaknya Ariel Noah sudah memilih \u201cjalan yang benar\u201d dengan memutuskan untuk vakum\/hiatus. Ariel tahu dirinya butuh jarak dari Noah. Dia butuh menjauh sejenak dari dunianya. Apakah nanti \u201cperjudian\u201d ini berhasil atau tidak, setidaknya Ariel, Lukman, dan David pasti akan membawa hal yang baru dan lebih segar ketika kembali aktif dengan Noah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekali lagi, buat saya Ariel Noah sudah benar dengan keputusannya untuk memutuskan vakum\/hiatus. Musisi memang butuh sesekali menjauh dari dunianya dan tidak terus-terusan memaksa diri, tidak terus-terusan untuk menuruti maunya pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Iqbal AR<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-pelajaran-hidup-yang-bisa-kita-petik-dari-aksi-sepatu-roda-ariel-noah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Pelajaran Hidup yang Bisa Kita Petik dari Aksi Sepatu Roda Ariel Noah<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>cara ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ariel Noah sudah benar memutuskan vakum. Musisi butuh sesekali menjauh dari dunianya dan tidak terus-terusan untuk menuruti maunya pasar.<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":287884,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[8208,25166,4380,25167,25168,4067,4068,3492],"class_list":["post-287882","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-ariel-noah","tag-ariel-noah-hiatus","tag-noah","tag-noah-hiatus","tag-noah-vakum","tag-peterpan","tag-radja","tag-slank"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/287882","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=287882"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/287882\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/287884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=287882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=287882"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=287882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}