{"id":285949,"date":"2024-07-04T07:56:55","date_gmt":"2024-07-04T00:56:55","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=285949"},"modified":"2024-07-04T09:58:08","modified_gmt":"2024-07-04T02:58:08","slug":"pertigaan-jati-kencana-jogja-semakin-padat-dan-bikin-stres","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pertigaan-jati-kencana-jogja-semakin-padat-dan-bikin-stres\/","title":{"rendered":"Pertigaan Jati Kencana Jogja yang Padat dan Semrawut, Semakin Bikin Emosi Bahkan Stres Pengendara Sepeda Motor."},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak 15 tahun yang lalu, intensitas saya melintas di pertigaan Jati Kencana Jogja semakin tinggi. Maklum, untuk mencapai rumah pacar, yang akhirnya menjadi istri di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengalaman-menyiksa-honda-scoopy-di-jalanan-jogja-dan-surabaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Minggir, Sleman<\/a>, paling cepat memang melintas di sana. Dan selama 15 tahun itu, saya menyaksikan banyak perubahan yang, jujur saja, bikin stres.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa dan boleh menyebut semua sisi menyebalkan dari sebuah jalanan yang super padat. Kemacetan, parkir dan keluar sembarangan, pengendara tidak paham rambu, hingga yang tidak sabaran ingin didahulukan. Semua sisi menyebalkan itu ada di pertigaan Jati Kencana Jogja. Yang paling menderita, menurut saya, adalah pengendara motor.<\/span><\/p>\n<h2><b>Neraka dari semua sisi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika boleh membuatkan istilah untuk pertigaan Jati Kencana Jogja, saya akan menyebut \u201cneraka dari semua sisi\u201d. Misalnya, kamu melintas dari arah perempatan Pingit yang wingit. Detik menyebut perempatan itu sebagai perempatan terlama di Jogja, dengan 3,5 menit. Sudah berjuang dan bersabar di Pingit, melaju ke barat, kamu ketemu pertigaan laknat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkendara dari timur, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalan-godean-jalanan-paling-asu-di-seantero-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalan Godean<\/a>, tidak kalah menantang. Sebelum sampai di pertigaan Jati Kencana Jogja, kamu melintasi salah satu ruas jalan yang jadi \u201canak tiri\u201d pemerintah Jogja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Butuh \u201cratusan tahun\u201d untuk memperbaiki aspak dan jalan rusak di sana. Setelah protes bertahun-tahun, baru di Juni 2024 ini perbaikan Jalan Godean dilakukan. Sudah begitu, kamu harus menembus kepadatan yang biadab di depan Mirota Godean.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari selatan, dari Jalan HOS Cokroaminoto, kondisi jalanan memang lebih enak. Namun, kalau dari selatan, bisa jadi kamu kudu melintasi perempatan Wirobrajan yang padat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, pertigaan Jati Kencana Jogja seperti sebuah titik temu dari \u201cneraka-neraka\u201d di Jogja. Oleh sebab itu, saya menyebut pertigaan ini sebagai musuh besar pengendara motor.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pertigaan Jati Kencana Jogja yang super padat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin hanya di Selokan Mataram dekat Outlet Biru dan sekitaran Seturan yang bisa menjadi pesaing pertigaan Jati Kencana Jogja. Hampir semua sisi di pertigaan ini berisi unit usaha yang sangat aktif dan melibatkan kendaraan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, di sisi utara, ada minimarket yang selalu ramai. Di sebelahnya persis, ada pom bensin. Beranjak ke sisi selatan, yang menyambung dari Jalan Godean, ada rentetan pertokoan, warung makan, hingga toko emas yang semuanya legendaris. Mulai dari Toko Listrik Sumber Rejo, Domino\u2019s Pizza, Pizza Hut Delivery, Toko Emas Semar Nusantara Pingit, Melia Laundry, Holland Bakery Godean, <a href=\"https:\/\/visitingjogja.jogjaprov.go.id\/31348\/bakso-dan-es-buah-pk-jajanan-legendaris-dengan-harga-merakyat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bakso dan Es Buah PK<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatian betul nama-nama di atas. Semuanya adalah unit usaha legendaris, tidak hanya di Jogja, bahkan Indonesia. Jadi kamu bisa membayangkan aktivitas keluar-masuk motor atau mobil dari tempat parkir masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari Sabtu (28 Juni 2024), saya dan istri \u201charus\u201d melintas di pertigaan Jati Kencana Jogja dari arah timur. Setelah berhenti sejenak di lampu merah, saya berjalan pelan menembus \u201crimba unit usaha legendaris\u201d itu. Tepat di depan pom bensin, saya mengerem mendadak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, dari gang sebelah pom bensin (sisi utara), keluar mobil dan hendak ke arah timur. Nah, dari sisi selatan, hampir bersamaan, keluar dua mobil dari parkiran Holland Bakery dan Toko Emas Semar, hendak mengarah ke timur. Jadi, di jalan yang sempit itu, ada tiga mobil bersilangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan bayangkan di jalanan itu hanya ada tiga mobil dan satu motor yang saya kendarai. Di sana, penuh dengan motor dan mobil lainnya. Tiga tukang parkir terlihat kewalahan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rasa malas di sekitar Mirota Godean<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selepas pertigaan Jati Kencana Jogja ke barat, ada Mirota Godean. Seperti hampir semua \u201cMirota\u201d, sudah pasti penuh kendaraan. Bagi yang sering melintas di sana pasti paham bahwa perempatan Jalan Soragan itu sungguh bikin malas. Barrier yang dipasang polisi supaya pengendara tidak menyeberang tidak ada gunanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau motor, sih, saya masih bisa menerima. Namun, ada saja pengendara mobil yang nakal, putar balik di barrier itu. Barrier-nya sendiri berada dekat halte Trans Jogja!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan saja ada <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/trans-jogja-makin-hari-makin-tak-berguna\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bus Trans<\/a> berhenti, lalu ada mobil putar balik. Matahari sedang di puncak pukul 12 dan kamu naik motor. Panas, gerah, macet, jalan sempit dan biasanya ada genangan air di sana. Sungguh bikin malas dan marah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah salah satu neraka yang berdekatan dengan pertigaan Jati Kencana Jogja. Oleh sebab itu, menurut saya, pertigaan Jati Kencana Jogja adalah musuh pengendara motor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sering terjadi pengendara motor harus mengalah ketika mobil-mobil berbelok sembarangan dan memotong jalur di jalanan sempit nan padat. Saya membayangkan hanya mobil yang bisa bikin nyaman pengendara di sana. Setidaknya, kamu terhindar dari panas sinar matahari dan gerahnya hujan khas Jogja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selamat berjuang, para pengendara motor di pertigaan Jati Kencana Jogja. Semoga masih punya banyak tabungan kesabaran ketika melintas di sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-jalan-di-jogja-yang-perlu-dihindari-karena-menguji-pengendara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nggak Semua Jalan di Jogja Bisa Diromantisasi, 4 Jalan Ini Sebaiknya Dihindari karena Menguji Nyali dan Kesabaran Pengendara<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pertigaan Jati Kencana Jogja adalah wujud &#8220;neraka di tengah kota&#8221;. Pertigaan itu padat dari semua sisi dan cuma bikin emosi.<\/p>\n","protected":false},"author":425,"featured_media":285951,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[16714,115,24647,23356,24882,24876,24875],"class_list":["post-285949","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-jalan-godean","tag-jogja","tag-mirota","tag-mirota-godean","tag-perempatan-pingit","tag-pertigaan-jati-kencana","tag-pertigaan-jati-kencana-jogja"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/285949","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/425"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=285949"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/285949\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/285951"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=285949"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=285949"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=285949"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}