{"id":28218,"date":"2020-02-27T12:15:10","date_gmt":"2020-02-27T05:15:10","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=28218"},"modified":"2020-02-27T12:19:38","modified_gmt":"2020-02-27T05:19:38","slug":"mengingat-banyak-password-adalah-bukti-kecanggihan-otak-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengingat-banyak-password-adalah-bukti-kecanggihan-otak-kita\/","title":{"rendered":"Mengingat Banyak Password Adalah Bukti Kecanggihan Otak Kita"},"content":{"rendered":"<p>Ketika membuka laptop lalu mengetik kata sandi, saya tiba-tiba berhasrat memuji otak manusia\u2014berhubung saya sendiri manusia, jadi sebetulnya saya sedang memuji diri sendiri, bukan ujub loh, cuma bersyukur: \u201cWah, canggih betul otak ini. Saya membikin banyak kata sandi untuk berbagai akun, tapi ingatan saya akan kata sandi-kata sandi itu sama tajamnya.\u201d<\/p>\n<p>Saya memiliki akun Gmail, Facebook, Twitter, Instagram, marketplace, layanan ojol, aplikasi belajar bahasa, Joox, Spotify, dan berbagai akun lainnya. Bahkan, pada platform semisal Facebook dan Instagram, saya punya lebih dari satu akun untuk kepentingan tertentu.<\/p>\n<p>Biar nggak terlihat misterius, saya bocorkan saja: saya punya akun Instagram khusus untuk menyimak toko-toko buku daring dan akun Facebook khusus untuk <a href=\"https:\/\/tirto.id\/mengapa-sandiaga-uno-amat-memeable-bagi-laman-shitposting-cLv7\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">meninjau shitposting.<\/a> Setidaknya, itu upaya saya agar tidak kudet terhadap info perbukuan dan per-shitposting-an terbaru. Hitung-hitung, biar tampak berbudaya sekaligus bisa terus <em>upgrade<\/em> selera humor gitu. Hahaha.<\/p>\n<p>Nah, dari berbagai akun yang saya punya itu, saya hampir tidak pernah mencatat satu pun <em>username<\/em> beserta <em>password<\/em>-nya. Jadi, kalau mau <em>login<\/em>, ya murni mengandalkan ingatan. Baru belakangan ini aja sih saya iseng-iseng mencatat berbagai username\/email dan password akun-akun itu. Buat berjaga-jaga kalau-kalau suatu waktu saya kelewat sibuk jadi CEO sehingga lupa terhadap kelengkapan akun-akun saya. Soal jadi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/membincangkan-7-staf-khusus-milenial-presiden-jokowi-yang-kelihatan-segar-segar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">CEO<\/a>\u00a0aminkan saja ya, Gaes.<\/p>\n<p>Namun, poin pentingnya bukan soal saya jadi CEO atau banyaknya akun yang saya miliki. Saya hakulyakin, para pembaca sekalian juga punya lebih dari tujuh akun untuk berbagai keperluan menjalani hidup yang fana ini. Secara otomatis, berarti mesti mengingat lebih dari tujuh <em>password<\/em> juga, dong. Terkesan sepele. Tapi itu hal luar biasa, tau!<\/p>\n<p>Memang sih ada orang yang kelewat malas atau ingin menjalani hidup sesimpel mungkin dengan cara\u2026 membikin <em>password<\/em> yang sama untuk berbagai akun! Saya punya teman yang <em>password<\/em> berbagai akunnya itu-itu saja, yaitu sebuah kata + tanggal lahirnya sendiri. Saya tidak tahu pasti apakah alasannya membikin <em>password<\/em> semacam itu karena terlalu malas atau terlalu menyayangi momen kelahirannya. Mungkin saja karena dua-duanya.<\/p>\n<p>Tapi ada masalah fatal bagi para penganut pembikin <em>password<\/em> aliran ini. Kalau dia lupa <em>password<\/em>-nya, maka semua akunnya jadi berabe. Lagian sih bikin password monoton banget. Itulah azab bagi orang-orang yang kelewat monoton. Wqwqwq.<\/p>\n<p>Padahal, kalau kita bikin <em>password<\/em> yang beragam, itu bakal lebih asyik. Selain membuat hidup terasa lebih variatif, juga sebagai upaya mensyukuri nikmat otak.<\/p>\n<p>Soal cara kerja ingatan, kita mengenal istilah <em>short-term memories <\/em>(memori jangka pendek) dan <em>long-term memories <\/em>(memori jangka panjang). Ada banyak faktor kenapa suatu ingatan bisa begitu singkat, sedangkan yang lain bisa sangat awet di kepala. Faktor semisal kekuatan emosi (tahu kenapa ingatan akan kenangan bersama mantan jadi lebih kekal? Ya karena Anda mengingatnya dengan sepenuh emosi), keterhubungan ingatan itu dengan pengetahuan dan pengalaman kita, serta intensitas amat memengaruhi cara kerja ingatan.<\/p>\n<p>Misalnya begini. Ketika kita lupa akan sesuatu, sering kali kita tidak langsung mengingatnya, tapi harus melalui jalan berputar terlebih dahulu. Contohnya kita lupa di mana letak buku favorit kita. Biasanya, untuk kembali mengingatnya, kita nggak langsung tertuju pada letak buku itu. Tapi, mengingat dulu tadi habis ngapain aja, siapa yang pernah meminjam, apakah kemarin kita habis menata ulang rak buku, atau mungkin saja buku itu sudah dijual, dan semacamnya. Ini yang dimaksud dengan \u201cketerhubungan ingatan itu dengan pengetahuan dan pengalaman kita\u201d.<\/p>\n<p>Sedangkan soal intensitas, ya kayak dalam kasus mengingat <em>password<\/em>. Semakin sering kita <em>login-logout<\/em> suatu akun, semakin kuat <em>password<\/em> itu menempel di ingatan kita. Coba deh rasakan tidak <em>logout<\/em> suatu akun selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, lalu tiba-tiba <em>logout<\/em>, kalau kamu tidak punya catatan khusus dan fitur \u201clupa password\u201d tidak berfungsi dengan baik, niscaya kamu bakal pusing 777 keliling.<\/p>\n<p>Berapa banyak sih orang yang memperhatikan cara otak bekerja dalam hal mengingat <em>password<\/em>? Kita cenderung menganggapnya biasa-biasa saja. Padahal itu anugerah luar biasa. Orang-orang yang pikun atau mengalami masalah dengan ingatan akan menganggap \u201cmengingat password\u201d sebagai harta yang sangat berharga. Jangan diremehkan, Gaes!<\/p>\n<p>Nah, untuk itulah, semestinya kita yang masih bisa mengingat dengan baik <em>password<\/em> akun-akun kita lebih banyak bersyukur. Sebab, seperti kemampuan bernapas dan bergerak dengan normal, bisa mengingat <em>password<\/em> adalah sebuah bukti kecanggihan otak kita dan nikmat yang harus kita syukuri.<\/p>\n<p>Jangan lupa bersyukur. Dan jangan lupa <em>password<\/em>\u2026.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <\/strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/rzp\/ulasan\/pojokan\/sering-lupa-password-mojok-punya-cara-ampuh-mengatasinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sering Lupa Password? Mojok Punya Cara Ampuh Mengatasinya<\/a> atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/erwinsetia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Erwin Setia<\/a>\u00a0lainnya.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau kita bikin password yang beragam, itu bakal lebih asyik. Selain membuat hidup terasa lebih variatif, juga sebagai upaya mensyukuri nikmat otak.<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":28296,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[102,5448],"class_list":["post-28218","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-media-sosial","tag-password"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28218","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28218"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28218\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28296"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28218"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28218"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28218"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}