{"id":280696,"date":"2024-06-27T18:17:19","date_gmt":"2024-06-27T11:17:19","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=280696"},"modified":"2024-06-29T10:19:48","modified_gmt":"2024-06-29T03:19:48","slug":"pengalaman-transmigran-di-pedalaman-sumatra-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengalaman-transmigran-di-pedalaman-sumatra-selatan\/","title":{"rendered":"Pengalaman Saya Tinggal di Pedalaman Sumatera Selatan Sebagai Masyarakat Transmigran"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kamu mendengar program transmigrasi? Salah satu tujuannya adalah untuk pemerataan penduduk dan membuka lahan baru. Nah, saya adalah salah satu transmigran yang pernah mengikuti program ini. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jumlah-penduduk-pulau-jawa-lebih-banyak-ketimbang-rusia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dulu, saya hidup di daerah padat penduduk di Jawa<\/a>. Kehidupan yang serba kekurangan dan lapangan pekerjaan yang minim membuat saya dan keluarga bergerak menuju Sumatera Selatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangan tentang tanah yang luas, subur, dan kehidupan yang lebih sejahtera memenuhi pikiran. Tapi, siapa sangka, kenyataan di Sumatera Selatan tidak selalu seindah mimpi.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Jalanan Sumatera Selatan yang mulus dan infrastruktur bagus sebatas khayalan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kalian membayangkan hidup di pedesaan terpencil dengan akses jalan yang super sulit? Nah, pengalaman itulah yang ingin saya bagikan kali ini. Sebagai warga transmigran di pedalaman Sumatera Selatan, akses jalan menjadi salah satu tantangan terbesar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Layaknya program \u201cIndonesiaku\u201d di Trans7, perjalanan menuju desa saya bagaikan petualangan offroad yang menantang. Jalanan tanah yang berlubang dan becek menjadi makanan sehari-hari, terutama saat musim hujan. Tak jarang, mobil atau motor terjebak lumpur, dan kami harus bergotong royong untuk mendorongnya keluar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini tentu saja menghambat berbagai aspek kehidupan kami. Perjalanan ke pasar menjadi lebih lama dan melelahkan. Mengangkut hasil panen jua menjadi perjuangan tersendiri. Belum lagi, akses ke pelayanan kesehatan dan pendidikan di Sumatera Selatan juga terhambat.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Pendapatan UMR, pengeluaran Rafathar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mimpi tentang hidup di pedesaan yang tenang dan murah tergantikan kenyataan pahit saat saya dan keluarga memutuskan untuk menjadi transmigran di pedalaman Sumatera Selatan. Bayangan tentang sayur segar melimpah, harga sembako murah, dan hidup yang jauh dari hiruk pikuk kota, ternyata tak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya, kami memang merasa lega dengan harga rumah yang jauh lebih murah dibandingkan di kota. Namun, kegembiraan itu segera sirna saat kami mulai berbelanja kebutuhan sehari-hari. Harga sembako di sini jauh lebih mahal daripada di kota. Biaya transportasi pun tak murah, karena jarak toko dan pasar cukup jauh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu faktor utama yang menyebabkan mahalnya biaya hidup di sini adalah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/derita-tinggal-di-kayuagung-sumatera-selatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">akses transportasi yang terbatas<\/a>. Jarak tempuh yang jauh untuk mendapatkan kebutuhan pokok membuat ongkos angkut menjadi tinggi. Hal ini pun berimbas pada harga jual barang yang melambung tinggi.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Di mana bumi di pijak, di situ Jawa menetap<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJawa adalah kunci.\u201d Mungkin itu kalimat yang dapat menggambarkan keadaan daerah-daerah transmigrasi. Kita akan selalu menemukan orang Jawa selama masih menginjak bumi Indonesia (Bahkan hingga Suriname). Kalian tak akan pernah merasa rindu kampung halaman selama masih ada saudara seperjuangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di pedalaman Sumatera Selatan itu, hampir setengah penduduknya berasal dari Jawa. Sehingga seakan-akan transmigrasi tak sekadar perpindahan masyarakat dari kota ke desa, namun segala bentuk budaya, bahkan bahasa juga. Ini menjadikan transmigrasi seolah-olah liburan keluarga namun dalam jangka waktu yang lama.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Selayaknya Harvest Moon di dunia nyata<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program transmigrasi bertujuan, salah satunya, sebagai upaya mengurangi kepadatan kota dengan memindahkan masyarakatnya ke desa. Nah, setelah kotanya sudah tak terlalu padat, bagaimana dengan masyarakat yang dipindahkan? Yap betul, kami memulai peradaban baru layaknya <a href=\"https:\/\/kumparan.com\/how-to-tekno\/cara-main-harvest-moon-back-to-nature-di-android-228DAakFd8Q\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">game Harvest Moon<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan dari kami akhirnya bekerja di kebun atau sawah. Sedikit demi sedikit \u201cmengembangkan desa\u201d hingga lama kelamaan terbentuklah sebuah pedesaan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 Pedalaman Sumatera Selatan jauh dari hiruk pikuk keramaian<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Back to nature. Menjalani kehidupan transmigran adalah menjalani ketenangan itu sendiri. Kita akan hidup jauh dari bising kendaraan dan sibuknya perkotaan. Hanya kita dan alam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Transmigrasi dapat juga menjadi pilihan bagi orang yang sudah jengah dengan keramaian dan huru-hara. Khususnya bagi yang hanya ingin menikmati hidup dengan lebih tenang. Cocok buat bagi para penganut slow living. Tak ada salahnya untuk mencoba hidup di pedalaman Sumatera Selatan kayak saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Dicky Saputra<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pagar-alam-kota-kecil-di-tengah-indahnya-sumatera-selatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Pagar Alam, Kota Kecil di Tengah Indahnya Pemandangan Alam Sumatera Selatan<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjadi transmigran di Sumatera Selatan memberi banyak pengalaman. Mulai dari bisa hidup tenang sampai tantangan buruknya transportasi.<\/p>\n","protected":false},"author":849,"featured_media":285884,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7605,623,9513,18051,24866],"class_list":["post-280696","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-indramayu","tag-jawa","tag-sumatera","tag-sumatera-selatan","tag-transmigram"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/280696","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/849"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=280696"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/280696\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/285884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=280696"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=280696"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=280696"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}