{"id":280415,"date":"2024-06-26T17:07:54","date_gmt":"2024-06-26T10:07:54","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=280415"},"modified":"2024-06-26T17:07:54","modified_gmt":"2024-06-26T10:07:54","slug":"warga-kecamatan-randudongkal-orang-paling-beruntung-se-kabupaten-pemalang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/warga-kecamatan-randudongkal-orang-paling-beruntung-se-kabupaten-pemalang\/","title":{"rendered":"Warga Kecamatan Randudongkal Orang Paling Beruntung Se-Kabupaten Pemalang\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><em>Warga Randudongkal mungkin orang paling beruntung se-Pemalang. Kecamatan ini (lumayan) maju di tengah Pemalang yang begitu-begitu saja.\u00a0<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hari yang lalu saya dan keluarga melewati Kabupaten Pemalang. Kami memang cukup sering melewati kabupaten yang terletak di Jalan Pantura ini, setidaknya, 4-6 kali dalam setahun. Intensitas tersebut membuat kami begitu akrab dengan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa ini.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bolak-balik melewati kabupaten membuat saya cukup aware terhadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sentimen-sentimen negatif yang melekat pada Pemalang. Tidak sedikit yang mengatakan Pemalang itu semrawut, panas, dan tidak nyaman dijadikan tempat tinggal. Salah satu penulis Terminal Mojok sudah menguliknya lebih dalam tulisan <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mirisnya-menjadi-warga-kabupaten-pemalang\/\"><i>Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang<\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, hal-hal menyebalkan soal Pemalang nggak saya temukan di K<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ecamatan Randudongkal. Daerah ini jauh dari keriuhan Jalur Pantura, sepi dari deru truk gandeng yang sering mengepulkan asap ke udara. Ditambah lagi,<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> fasilitas di kecamatan tersebut tergolong lengkap. Kalau boleh dibilang, warga Randudongkal mungkin warga yang paling beruntung se-Kabupaten Pemalang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya beri penjelasan sedikit soal kecamatan ini\u00a0 agar tidak penasaran ya. Randudongkal Pemalang terletak di Pemalang Selatan. Lebih tepatnya di utara <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-perempuan-menaklukkan-gunung-slamet\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gunung Slamet<\/a>. Layaknya daerah yang dekat dengan pegunungan, Randudongkal punya potensi alam yang luar biasa seperti <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sumber mata air, udara segar, gunung, sungai, perkebunan, pertanian, sawah, buah-buahan, sayuran, hutan, hewan dan lain sebagainya. Selain itu fasilitas di kecamatan ini cukup mumpuni.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Randudongkal Pemalang jalannya mulus seperti jalur motor GP<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya kunjungan saya ke Randudongkal sudah berkali-kali sejak 3 tahun yang lalu. Kesan saya selalu sama, daerah ini seolah-olah terpisah dari Kabupaten Pemalang karena vibesnya yang begitu berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalanan di Randudongkal Pemalang sebenarnya cukup seram, berkelok-kelok mengikuti kontur tanahnya. Itu mengapa jalur yang meliuk serta menukik curam mendominasi daerah yang dikelilingi oleh perbukitan ini. Di sisi kiri, ada\u00a0 jurang. Sedangkan di sisi kanan tebing dengan tinggi menjulang. Hal tersebut menjadi pemandangan yang tak pernah absen tatkala melintasinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untung saja, kondisi jalanan yang berkelok-kelok tadi diimbangi oleh aspal yang halus.nSaya jamin pengguna jalan tetap bisa santai sembari menyecap teh hangat atau kopi saking mulusnya. Pengalaman perjalanan semakin lengkap ditambah dengan sensasi menikmati pemandangan di sekeliling yang serba hijau. Hijau alami. Bukan hijau spanduk politisi dan lambang partai. Bukankah itu menyegarkan mata dan menentramkan jiwa pengguna jalan?<\/span><\/p>\n<h2><b>RS Muhammadiyah Mardhatillah, rumah sakit andalan warga Pemalang Selatan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warga Randudongkal Pemalang layak berbangga karena kecamatannya yang kerap dianggap remah-remah rengginang ini memiliki fasilitas kesehatan andalan, RS Muhammadiyah Mardatillah. Walau tidak besar, rumagh sakit ini menjadi solusi bagi warga Randudongkal dan sekitarnya yang membutuhkan pertolongan darurat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat lokasi rumah sakit yang begitu aksesibel. Seorang kawan saya yang berasal dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kecamatan-belik-bukti-kabupaten-pemalang-bukan-hanya-jalur-pantura-dan-udara-panas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kecamatan Belik<\/a> pun menceritakan, keberadaan rumah sakit yang didirikan Muhammadiyah tersebut sedikit banyak membantu warga Pemalang Selatan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Terminal Randudongkal bobrok, tapi \u201chidup\u201d<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika pada terminal di kecamatan-kecamatan lain hanya ada angkutan desa dan ojek online, maka hal ini berbeda dengan Randudongkal. Kecamatan yang dikelilingi oleh bukit serba hijau nan indah ini memiliki terminal yang aksesibel. Bukan sekedar angkudes saja, terminal ini juga dijadikan transit bus-bus besar yang hendak melintasi pantura dari jalur tengah. Sebut saja <a href=\"https:\/\/www.sinarjayagroup.co.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bus Sinar Jaya<\/a>. Si Raja Aspal pantura itu sering kali\u00a0 transit di Terminal Randudongkal untuk menaikan atau menurunkan penumpang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara bangunan fisik, terminal ini memang memprihatinkan, pemugaran harus segera dilakukan. Terlepas dari itu, Terminal Randudongkal menjadi andalan warga. Bangunannya memang alakadarnya, tapi jumlah pengunjung hilir mudik tiada henti. Dengan demikian, para PKL di area terminal pun bisa tetap hidup dan menghidupi keluarganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Randudongkal mengambil peran strategis dalam membangun peradaban masyarakat di Pemalang, khususnya Pemalang Selatan. Kecamatan ini menjadi penyambung napas kota berjuluk ikhlas yang bisa diandalkan. Maka, berbanggalah kalian wahai warga Randudongkal Pemalang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pekalongan-yang-semakin-berkembang-bikin-iri-warga-pemalang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pekalongan yang Semakin Berkembang Bikin Iri Warga Pemalang<\/a><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga Randudongkal Pemalang mungkin orang paling beruntung se-Pemalang. Jalanan di sana mulus, fasilitas kesehatan lengkap, dan akses mudah.<\/p>\n","protected":false},"author":1840,"featured_media":280509,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9892,24829,24828],"class_list":["post-280415","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-pemalang","tag-randudongkal","tag-randudongkal-pemalang"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/280415","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1840"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=280415"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/280415\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/280509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=280415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=280415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=280415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}