{"id":28031,"date":"2020-02-29T06:15:47","date_gmt":"2020-02-28T23:15:47","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=28031"},"modified":"2020-02-28T20:19:27","modified_gmt":"2020-02-28T13:19:27","slug":"emang-kenapa-kalau-telpon-orang-lain-pakai-fitur-voice-call-pada-whatsapp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/emang-kenapa-kalau-telpon-orang-lain-pakai-fitur-voice-call-pada-whatsapp\/","title":{"rendered":"Emang Kenapa Kalau Telpon Orang Lain Pakai Fitur Voice Call pada WhatsApp?"},"content":{"rendered":"<p>Pada suatu siang, saat saya berkumpul dengan beberapa teman, salah seorang teman mendapat telepon dari temannya yang lain. Tidak lama setelahnya, dia langsung merogoh saku celana dan melihat siapa yang menelepon. Setelah itu, bukannya langsung dijawab, eh, dia malah mangkel dan berkata, \u201cIni orang kalau nelepon yang bener bisa nggak, sih?! Nggak sopan.\u201d<\/p>\n<p>Setelah itu, hapenya malah ditaruh kembali di saku celananya. Lalu ia malah lanjut mengobrol dengan teman-teman yang lain sampai akhirnya nada dering telepon berakhir\u2014tanda telepon sudah diakhiri tanpa di-<em>reject.<\/em> Kemudian, tiba-tiba dia ngedumel sendiri sembari berkata kasar.<\/p>\n<p>Lantaran beberapa teman termasuk saya agak kaget dengan responsnya, akhirnya saya bertanya, \u201cEmang ada apa, sih? Kok marah-marah gitu? Ada masalah sama yang nelepon?\u201d Tanpa pikir panjang, dia langsung menjawab dengan nada ketus, \u201cNggak suka gue kalau ada orang nelepon pake WhatsApp. Suka nggak jelas suaranya, sering <em>delay<\/em> suaranya. Jadi nggak nyaman aja. Mending <em>chatting<\/em>-an aja, deh\u201d.<\/p>\n<p>Di satu sisi, saya paham kenapa teman saya merasa mangkel dan apa yang dia maksud dengan percakapan yang <em>delay.<\/em> Belum lagi jika sinyal internet sedang tidak stabil. Sudah tersambungnya lama, sekalinya tersambung suara terputus-putus. Kan, nyebelin. Namun, di sisi yang lain saya juga jadi kepikiran, masa sih sampai sebegitunya\u2014ketika nerima telepon dari orang lain menggunakan fitur<em> voice call<\/em> pada WhatsApp?<\/p>\n<p>Sebagai gambaran umum dan sekadar mengingatkan kembali, WhatsApp mulai rilis sekira awal tahun 2009. Dan kini semakin banyak fitur yang ditambah pada aplikasinya. Selain <em>chatting<\/em>, kini WhatsApp juga memiliki banyak fitur unggulan, dua di antaranya: <em>voice call<\/em> dan <em>video call.<\/em><\/p>\n<p>Jika ditelaah lagi, sebetulnya saya pun sering menerima telepon dari beberapa teman menggunakan fitur <em>voice call<\/em> pada WhatsApp. Saya sih nggak masalah sama sekali dengan hal tersebut. Malah ngertiin aja, mungkin dia lagi nggak ada pulsa, sinyal internet terlampau bagus, atau ya mau memanfaatkan fitur di salah satu aplikasi <em>chatting<\/em>-an saja. Meski nggak bisa dimungkiri, percakapan <em>delay<\/em> tidak bisa dihindari.<\/p>\n<p>Jika sudah terlanjur seperti itu, saya akan memutus telepon lalu langsung WhatsApp untuk menanyakan kembali keperluannya. Dan biasanya, akan saya telepon kembali menggunakan <a href=\"https:\/\/tirto.id\/cara-melakukan-transfer-pulsa-untuk-semua-operator-djfX\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">pulsa reguler<\/a>. Ya, saling memahami aja sih, barangkali apa yang ingin disampaikan memang penting. Lagipula, nggak rugi juga kok kalau saya telepon balik pakai pulsa reguler.<\/p>\n<p>Sebenarnya, alasan serupa sudah sering saya dengar dari beberapa teman yang enggan merespons telepon dari orang lain dengan menggunakan fitur <em>voice call<\/em> pada WhatsApp. Alasan mereka identik, suara terputus-putus dan sering <em>delay<\/em>. Mereka juga tidak segan memberi<em> rating <\/em>bintang\u00a0satu saat selesai menggunakan <em>voice call<\/em> pada WhatsApp. Teman saya berdalih, agar kualitas suara saat <em>voice cal<\/em>l menjadi lebih baik, clear, dan terus dibenahi.<\/p>\n<p>Disamping itu, saya pikir, salah satu alasan WhatsApp mengadakan fitur<em> voice<\/em> dan <em>video call<\/em> pada aplikasinya, tentu agar menambah variasi dan mempermudah dalam berkomunikasi. Dari mulai <em>voice<\/em> dan <em>video call<\/em>, juga <em>voice note<\/em>, pasti memiliki fungsinya masing-masing yang akan diberdayakan oleh penggunanya sesuai kebutuhan.<\/p>\n<p>Intinya, kalau semua-muanya sudah semakin membaik, satu sama lain pun pasti tidak akan ragu menggunakan fitur <em>voice call<\/em> ini. Mau bagaimana pun kan lumayan, bisa menghemat pulsa reguler dan menjadi solusi ketika tidak memiliki pulsa sama sekali. Cukup bermodalkan kuota internet, akhirnya kita semua bisa mengobrol dengan beberapa variasi.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, saya coba menjelaskan kepada teman saya perihal tidak masalah memanfaatkan fitur <em>voice call<\/em> untuk berkomunikasi. Toh, fitur tersebut diciptakan memang untuk digunakan oleh banyak penggunanya, kan. Bukan hanya sekadar hiasan, pelengkap, apalagi tanpa fungsi sama sekali. Jadi, apa salahnya memaksimalkan salah satu fitur terbaik dalam suatu aplikasi?<\/p>\n<p>Setelah dijelaskan, awalnya teman saya masih merasa mangkel dan tidak terima. Bagi dirinya, menelepon itu lebih baik menggunakan pulsa reguler. Tapi, secara perlahan akhirnya dia bisa memahami. Lagipula, sejak kapan sih menelepon dengan menggunakan fitur <em>voice call<\/em> pada WhatsApp itu dikategorikan tidak sopan?<\/p>\n<p>Padahal kan ada yang lebih nyebelin, yaitu orang yang masih saja menggunakan huruf \u201cP\u201d sebagai pembuka obrolan atau agar <em>chat<\/em> segera dibalas. Berkali-kali pula. Ini sudah 2020, Bung. Masih aja pakai cara itu.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <\/strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/polemik-fitur-delete-message-whatsapp-bukannya-menyelesaikan-persoalan-malah-menimbulkan-pertanyaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Polemik Fitur Delete Message WhatsApp: Bukannya Menyelesaikan Persoalan Malah Menimbulkan Pertanyaan<\/a> atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/setowicaksono\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Seto Wicaksono<\/a>\u00a0lainnya.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebetulnya saya pun sering menerima telepon dari beberapa teman menggunakan fitur voice call pada WhatsApp. Saya sih nggak ada masalah dengan hal tersebut.<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":28404,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[4907,5454,307],"class_list":["post-28031","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-telepon","tag-voice-call","tag-whatsapp"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28031","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28031"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28031\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28031"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28031"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28031"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}