{"id":280001,"date":"2024-06-23T12:11:01","date_gmt":"2024-06-23T05:11:01","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=280001"},"modified":"2024-06-24T09:38:49","modified_gmt":"2024-06-24T02:38:49","slug":"bertahan-hidup-di-sleman-dengan-uang-30-ribu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bertahan-hidup-di-sleman-dengan-uang-30-ribu\/","title":{"rendered":"Cara Mahasiswa Bertahan Hidup di Sleman dengan Uang 30 Ribu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMakanan itu paling murah dan ramah ya di Bantul,\u201d ujar teman saya saat masih kuliah. Apakah Sleman tidak seramah itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian tidak akan afdal kalau tidak memiliki tipe teman mendang-mending. Pernah suatu ketika saya sedang tidak ada uang, kemudian bercerita kepada teman. Dia memberi solusi untuk <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mahasiswa-bantul-dan-motoran-adalah-orang-paling-tabah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pindah kos ke daerah Bantul<\/a>. Apakah itu solusi? Saat itu, saya hanya tertawa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, pernahkah kalian terjebak dilema antara membeli bensin atau makan? Jika pernah, ya saya juga pernah mengalaminya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semasa menempuh studi di Jogja selama 10 tahun, dari bangku sekolah hingga kuliah. Dan selama itu, saya sering mengalami yang namanya uang habis. Sementara itu, orang tua belum mengirim uang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untungnya, Sleman merupakan kabupaten yang paling ramah untuk mahasiswa, menurut saya. Di sini banyak kuliner yang pas dengan kantong mahasiswa. Misalnya, kamu bisa memilih antara soto ayam, nasi pecel, nasi telur dan lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tantangan untuk bertahan hidup di Sleman<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah suatu ketika teman memberi saya tantangan. Katanya, saya hanya boleh menghabiskan Rp50 ribu dalam satu hari. Tentu saja saya bisa memenuhi tantangan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Sleman, uang Rp10 ribu untuk makan saja bisa. Kamu bahkan punya pilihan, antara <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/warteg-semakin-mahal-wajar-kalah-saing-dengan-warung-nasi-padang-murah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nasi padang<\/a> atau warmindo. Bagi saya, sewaktu menjadi mahasiswa, menghabiskan uang Rp30 ribu untuk tiga kali makan itu sangatlah murah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, saat kebutuhan semakin bertambah, mode hemat saya ikut meningkat. Sementara itu, uang jajan dari orang tua tidak berubah, tetapi kebutuhan meningkat. Nah, kalau mau membutuhkan tips bertahan hidup di Sleman, inilah tips dari saya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Nasi pecel bukti nyata Sleman itu ramah bagi mahasiswa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah suatu ketika saya sedang menuju <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-jenis-mahasiswa-berbahaya-di-ugm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">UGM<\/a>. Saat itu, saya melewati Jalan Agro dan menemukan Petjel Gerobak di Bundaran Kehutanan UGM. Antreannya yang cukup panjang dan padatnya jadwal saat itu membuat saya mengurungkan niat untuk mencicipinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, saat punya waktu luang, saya ikut antre dan membeli. Saya membeli nasi pecel seharga Rp4 ribu dan dua tempe goreng seharga seribu rupiah. Total, saya hanya menghabiskan uang Rp5.000 untuk makan pagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nasi pecel di Sleman memang beragam. Ada yang harganya Rp18 ribu, ada juga yang seharga Rp20 ribu. Nah, yang bikin saya penasaran adalah kenapa nasi pecel bisa begitu mahal ketimbang membeli nasi ayam? Sungguh misteri.<\/span><\/p>\n<h2><b>Beli lauk saja lalu masak nasi di kos<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti nyata Sleman ramah bagi mahasiswa adalah kita bisa membeli lauk, dalam bentuk sayuran matang, dengan uang Rp2 ribu. Lokasinya berada di <a href=\"https:\/\/kumparan.com\/seputar-yogyakarta\/4-rekomendasi-kuliner-gor-klebengan-jogja-yang-terkenal-enak-dan-murah-22MZqOHrnNd\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Klebengan<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah suatu ketika saya membeli makan dan teman saya membungkus sayurnya saja. Dia membeli 2 sayur dengan harga Rp4 ribu. Ini bukan adu nasib, namun inilah cara bertahan hidup kami sebagai mahasiswa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun saat ini saya bukan sebagai mahasiswa lagi, namun cara ini masih terus saya lakukan. Makanya, ketika harga beras naik, saya masih bisa berhemat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tetap lebih baik membeli diluar daripada memasak<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pernah mengontrak bersama teman yang setiap harinya, atau minimal seminggu 3 kali kami ada agenda memasak. Kami berencana untuk memasak karena memang lebih murah jika membeli.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Beberapa pasar di Jogja dan Sleman tidak ramah untuk mahasiswa. Kita harus pintar untuk memilih harga bahan baku di pasar mana yang murah. Maka, saya sarankan untuk tetap membeli saja kalau kamu kurang jago menawar.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kalau mau hemat di Sleman, jangan pesan makan secara online<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya mengamini nasehat itu. Harga makanan plus ongkos kirim bikin biaya makan jadi membengkak. Apalagi biasanya harga dari rumah makan agak dinaikkan. Jadi, jangan malas untuk keluar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat mahasiswa yang berkuliah di Sleman, jangan takut dan jangan membandingkan makanan di Bantul, karena jelas berbeda. Carilah cara bertahan hidup kalian sendiri tanpa harus membandingkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Helena Yovita Junijanto<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pogung-sleman-memang-nyaman-tapi-jalannya-menyesatkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ngekos di Pogung Sleman Memang Nyaman, asal Bisa Berdamai dengan Jalannya yang Menyesatkan<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cara\u00a0ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sleman adalah pusat pendidikan di Provinsi DIY yang terkenal glamor. Namun tenang, mahasiswa bisa bertahan hidup di sini dengan uang 30 ribu.<\/p>\n","protected":false},"author":2590,"featured_media":280133,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[24783,24784,34,24782,7235,195,9570],"class_list":["post-280001","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-biaya-hidup-di-sleman","tag-klebengan-sleman","tag-mahasiswa","tag-mahasiswa-sleman","tag-sleman","tag-ugm","tag-uny"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/280001","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2590"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=280001"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/280001\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/280133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=280001"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=280001"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=280001"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}