{"id":279766,"date":"2024-06-25T09:08:42","date_gmt":"2024-06-25T02:08:42","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=279766"},"modified":"2024-06-25T09:08:42","modified_gmt":"2024-06-25T02:08:42","slug":"sumenep-madura-jalanannya-bikin-traumatis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sumenep-madura-jalanannya-bikin-traumatis\/","title":{"rendered":"4 Alasan yang Membuat Jalanan Sumenep Madura Begitu Traumatis bagi Saya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tahu tidak ada satupun daerah yang benar-benar sempurna. Setiap daerah pasti punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, bagi saya, jalanan Sumenep Madura benar-benar seperti noda hitam bagi daerah yang berada di timur <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/ragam\/perantau-madura-di-mata-orang-surabaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pulau Madura<\/a> itu. Bikin trauma.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalanan di Sumenep Madura akan melatih kesabaran siapapun yang melintas. Selain penerangan yang minim, jalanan di sana semrawut dan banyak tukang parkir liar. Cobalah sekali-kali ke sana kalau tidak percaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Tak ada lampu penerang di jalanan Sumenep barat kota<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalanan di Sumenep itu minim penerangan alias Penerangan Jalan Umum (PJU). Mentok, PJU hanya ada dari kota ke tempat wisata religi yang bernama Asta Tinggi. Selepas makam-makam pahlawan itu, jalanan mulai petang. Termasuk jalanan menuju Water Park Sumekar dari arah timur. Benar-benar zonk!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya jadi mikir, kenapa hanya jalanan ke Asta Tinggi saja yang diberi PJU. Apakah karena itu menuju tempat ziarah ke makam para pahlawan? Ah, betapa enaknya kalau jalanan ke arah barat selepas Asta Tinggi juga diberi lampu yang layak. Apalagi, jalan itu adalah akses utama menuju kota bagi rakyat barat kota. Namun, hingga kini rakyat terkesan disuruh \u201csabar\u201d ketika malam hari karena gelap. Dan belum ada tanda-tanda pemasangan peneranhan<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Tidak ada lampu merah di perempatan jalanan kota\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya minimnya PJU yang bikin saya mengeluh. Lampu merah juga jadi masalah. Contohnya, sebelum <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-tahun-merayakan-iduladha-di-tanah-rantau\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Iduladha<\/a> kemarin saya pergi ke Kota Sumenep. Sial, lampu merah di simpang 4 dekat Hotel Wijaya itu mati. Entah sudah lama eror atau gimana, saya nggak tahu. Padahal waktu itu saya melintas belum juga jam 10 malam, jalanan juga masih ramai. Rasa-rasanya kok nggak mungkin kalau lampu lalu lintas sudah mati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa ditebak bagaimana akibatnya, pengguna jalan nggak ada yang ngalah sehingga kendaraan menumpuk di perempatan tersebut. Mau tidak pengguna jalan harus sabar menunggu kemacetan terurai.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Tukang parkir liar di alun-alun Sumenep<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tukang parkir liar adalah permasalahan serius di beberapa daerah, tidak terkecuali Sumenep. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/juru-parkir-blok-m-meresahkan-nongkrong-jadi-nggak-tenang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tukang parkir liar<\/a> dapat ditemui di berbagai titik, salah satunya di alun-alun kota. Dengan mata saya sendiri saya melihat praktik merugikan itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat itu, ada seorang om-om yang dengan gagah memegang lampu parkir. Tangannya melambai-lambai mengisyaratkan orang-orang yang hendak parkir untuk merapat. Setelah para pengendara parkir, mereka kena palak. Entah berapa jumlah pastinya, tapi dari ekspresi yang ditampilkan, sepertinya jumlahnya nggak sedikit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selang 30 menit kemudian, om-om pakir itu sudah nggak ada. Bayangkan betapa kesal orang-orang yang parkir di situ. Sudah harganya nggak sebanding, kendaraannya nggak dijaga lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Informasi Google Maps nggak menggambarkan kondisi lapangan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini yang paling membuat saya kesal. Bukan perkara jalanan Sumenep Madura sih, tapi masih mirip-mirip lah. Jadi sering saya jumpai informasi yang tertera di Google Maps tidak menggambarkan kondisi nyatanya. Terutama informasi mengenai jam operasional sebuah toko atau kafe. Entah pengelola lupa memperbarui informasi di Google Maps atau pengelola toko dan kafe memang tidak tertib sih. Yang jelas, hal ini sangat mengesalkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari saya pernah tertipu informasi di <a href=\"https:\/\/edu.gcfglobal.org\/en\/tr_id-google-maps\/apa-itu-google-maps\/1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Google Maps<\/a> ini sampai dua kali. Kafe-kafe itu tertulis buka di Google Maps, tapi ketika didatangi langsung ternyata tutup. Karena sudah lelah, akhirnya kami memilih nongkrong di alun-alun kota saja. Eh, malah di sana kena tukang parkir liar. Benar-benar hari yang sial.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Zubairi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sumenep-madura-punya-3-kebiasaan-aneh-di-mata-orang-jember\/\"><b>Bertahun-tahun Hidup di Sumenep Madura Bikin Saya Nggak Sadar kalau 3 Kebiasaan Ini Ternyata Aneh di Mata Orang Jember<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jalanan di Sumenep Madura bikin traumatis. Selain minim penerangan, lampu lalu lintas nggak berfungsi, dan banyak tukang parkir liar.<\/p>\n","protected":false},"author":1367,"featured_media":280239,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1207,5020,16880,24728],"class_list":["post-279766","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-lalu-lintas","tag-madura","tag-sumenep","tag-sumenep-madura"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279766","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1367"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=279766"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279766\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/280239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=279766"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=279766"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=279766"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}