{"id":279572,"date":"2024-06-21T16:46:41","date_gmt":"2024-06-21T09:46:41","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=279572"},"modified":"2024-06-21T16:46:41","modified_gmt":"2024-06-21T09:46:41","slug":"margaasih-bandung-hanya-butiran-debu-tanpa-kota-cimahi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/margaasih-bandung-hanya-butiran-debu-tanpa-kota-cimahi\/","title":{"rendered":"Warga Margaasih Kabupaten Bandung Hanya Butiran Debu Tanpa Kota Cimahi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecamatan Margaasih Bandung begitu bergantung pada Kota Cimahi. Letaknya yang berada di perbatasan membuat warga Margaasih lebih akrab dengan\u00a0 Kota Cimahi daripada <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/soreang-tempat-pensiun-paling-ideal-di-kabupaten-bandung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Soreang, Ibu Kota Kabupaten Bandung<\/a>. Percayalah, mudah sekali menemukan orang Margaasih di Kota Tahu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekadar informasi, Kota Cimahi adalah sebuah kota yang berada di Jawa Barat. Kota yang berjuluk Kota Tentara ini sebelumnya bagian dari Kabupaten Bandung, ia ditetapkan sebagai kota administratif pada 29 Januari 1976. Lalu, pada 21 Juni 2001, daerah mungil ini akhirnya dimekarkan sebagai kota sendiri. Daerah ini memisahkan diri dari Kabupaten Bandung dan bertahan hingga saat ini.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah 23 tahun Kota Cimahi terpisah dari Kabupaten Bandung. Namun, masih banyak fasilitas publik yang digunakan oleh warga Kecamatan Margaasih <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kota-bandung-dan-kabupaten-bandung-serupa-tapi-nggak-sama\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kabupaten Bandung<\/a>. Selain aksesnya yang dekat, kota ini memang berkembang cukup pesat daripada sekitarnya.<\/p>\n<h2><b>#1 Warga Margaasih bepergian mengandalkan Stasiun Cimahi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Kecamatan Margaasih tidak ada stasiun kereta api. Jadi, pilihan bagi warga yang ingin bepergian jarak jauh ke luar kota hanyalah Stasiun Cimahi. Selain karena jaraknya yang dekat sekitar 8-9 kilometer, akses ke stasiun ini mudah.\u00a0 Warga Margaasih yang ingin naik kereta api hanya tinggal sekali naik angkot saja. Anglot akan berhenti tepat di depan Stasiun Cimahi.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Rumah sakit Kota Cimahi jadi andalan warga<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dulu, Kecamatan Margaasih tidak punya satu rumah sakit pun, sehingga warga Margaasih yang hendak berobat yang jaraknya lumayan dekat adalah dengan mengunjungi Rumah sakit di Kota Cimahi. Setelah adanya peresmian Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja) pada tahun 2017, yang melewati Margaasih. Akhirnya di Kecamatan Margaasih punya rumah sakit juga, yaitu Rumah Sakit Unggul Karsa Medika. Namun alih-alih berobat ke rumah sakit ini, warga Margaasih masih banyak yang berobat ke rumah sakit di Kota Tahu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dugaan saya mungkin rumah sakit ini tergolong baru, jadi warga Margaasih belum mengenal dan belum terbiasa berobat ke sana. Kemungkinan lain,\u00a0 warga Margaasih memilih berobat ke rumah sakit di Kota Cimahi karena adanya faktor kecocokan dengan dokternya, resepnya dan pelayanannya.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Banyak warga Margaasih yang kuliah dan sekolah di kota sebelah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecamatan Margaasih adalah wilayah yang padat penduduk di Kabupaten Bandung. Hal itu terbukti dengan banyaknya lahan persawahan yang berubah menjadi cluster-cluster perumahan. Walau Margaasih termasuk kawasan padat penduduk, tapi sampai detik ini artikel ditulis, fasilitas pendidikan di kecamatan ini kurang lengkap. Tidak ada\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/perguruan-tinggi-kian-eksklusif-nggak-cocok-untuk-semua-orang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perguruan tinggi <\/a>di sana, sehingga warga harus ke daerah lain kalua mau kuliah. Perguruan tinggi yang berada di Kota Cimahi menjadi pilihan karena jarkanya yang dekat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya perguruan tinggi, lulusan SMP di Margaasih juga\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mengandalkan sekolah-sekolah SMA di Kota Cimahi. Hal itu bukan karena Sekolah SMA\/Sederajat di Kecamatan Margaasih jelek, melainkan daya tampungnya yang masih sedikit. Itu berbanding terbalik dengan daya tampung SMA di Kota Cimahi. Kejadian seperti itu pernah dialami oleh keluarga, teman, dan tetangga saya.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Warga Margaasih mengurus SIM dan pajak kendaraan bermotor ke Polres dan Samsat Kota Cimahi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain transportasi, kesehatan dan pendidikan, urusan birokrasi warga Margaasih juga masih mengandalkan Kota Cimahi. Warga Margaasih yang ingin membuat <a href=\"https:\/\/polri.go.id\/skck\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)<\/a> dan membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) harus ke Polres Cimahi.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hah kok bisa gitu? <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu karena Polsek Margaasih satu-satunya Polsek di Kabupaten Bandung yang berada di bawah komando Polres Cimahi, bukan berada di bawah komando Polresta Kabupaten Bandung. Entah mengapa Polsek Margaasih berada di bawah komando Polres Cimahi. Padahal, Polsek lain di Kabupaten Bandung berada di bawah komando Polresta Kabupaten Bandung. Saya menduga mungkin karena jaraknya dekat dan berbatasan langsung dengan Kota Cimahi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, pelat nomer kode kendaraan motor maupun mobil warga Margaasih mengikuti kode Kota Cimahi, bukan mengikuti kode Kabupaten Bandung. Sehingga warga Margaasih yang mengurus pajak kendaraan bermotor harus ke Samsat Cimahi, alih-alih ke Samsat Soreang di Kabupaten Bandung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa alasan di atas yang membuat Margaasih Bandung begitu bergantung pada Kota Cimahi, kota yang tepat hari ini berusia 23 tahun. Itu mengapa pada kesempatan ini saya sekaligus ingin mengucapkan selamat ulang tahun. Semoga ke depan dipimpin oleh kepala daerah yang amanah, bukan orang yang suka korupsi seperti kepala daerah sebelumnya. Terakhir, semoga semakin berkembang supaya kehidupan warga Margaasih Bandung\u00a0 ikut kecipratan nyamannya hehehe.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Acep Saepulloh<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cimahi-tengah-kecamatan-ideal-untuk-menetap-di-kota-cimahi\/\"><b>Saya Sarankan Pilih Cimahi Tengah kalau Ingin Menetap di Kota Cimahi. Kecamatan Paling Ideal Dijadikan Tempat Tinggal\u00a0<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga Margaasih Bandung banyak bergantung pada Kota Cimahi, mulai dari rumah sakit, stasiun kereta, hingga sekolahan.  <\/p>\n","protected":false},"author":2577,"featured_media":279821,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[141,5912,24232,23360,24753],"class_list":["post-279572","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-bandung","tag-cimahi","tag-kota-cimahi","tag-margaasih","tag-margaasih-bandung"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279572","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2577"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=279572"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279572\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/279821"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=279572"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=279572"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=279572"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}