{"id":278481,"date":"2024-06-09T16:21:52","date_gmt":"2024-06-09T09:21:52","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=278481"},"modified":"2024-06-09T16:21:52","modified_gmt":"2024-06-09T09:21:52","slug":"ujung-pandang-makassar-kecamatan-paling-menyenangkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ujung-pandang-makassar-kecamatan-paling-menyenangkan\/","title":{"rendered":"Ujung Pandang Kecamatan Paling Menyenangkan Se-Kota Makassar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ujung Pandang adalah salah satu kecamatan yang ada di Kota Makassar. Penamaan kecamatan ini diambil dari nama Makassar zaman dahulu. Iya, sebelum berubah nama menjadi Makassar, Ibu Kota <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pacitan-sulawesi-selatan-nama-jawa-tapi-ngomong-pakai-bahasa-bugis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sulawesi Selatan<\/a> adalah Ujung Pandang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecamatan ini tergolong cukup luas di Kota Makassar. Wilayahnya mencapai 2,63 kilometer persegi. Sudut-sudut kecamatan ini terlihat estetik karena perpaduan bangunan modern dan kuno. Suasana kotanya cenderung sejuk dan jalanannya mulus. Itu mengapa sangat menyenangkan mengeksplorasi Ujung Pandang. Dijamin Kalian nggak akan bosan karena banyak tempat bisa dikunjungi di sini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Benteng Fort Rotterdam<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Kecamatan Ujung Padang ada benteng yang bersejarah yaitu Benteng Fort Rotterdam. Bentuk ini punya sejarah panjang yang masih terjaga hingga saat ini. Pesona benteng ini sudah menarik banyak turis domestik maupun mancanegara. Selain sejarahnya, tempat ini punya banyak pengunjung karena berbagai festival kebudayaan dan kesenian yang kerap digelar di sana.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Punya Lapangan Karebosi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti kecamatan pada umumnya, Ujung Pandang juga punya<a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/selain-ruang-publik-rakyat-butuh-ruang-privat-untuk-menangis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> ruang publik<\/a>. Di kecamatan ini ada Lapangan Karebosi. Uniknya, di bawah lapangan ini terdapat mal bawah tanah bernama Karebosi Link.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mal Karebosi Link seluas 2,5 hektar itu berisi gerai-gerai yang menjual berbagai macam barang. Kalian dapat dengan mudah menemukan gerai pakaian, elektronik, swalayan, arena bermain untuk anak-anak, dan restoran. Karebosi Link juga terhubung dengan MTC Karebosi melalui terowongan bawah tanah yang terletak di Karebosi Link.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Pantai Losari<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara soal Kota Makassar pasti akan membahas Pantai Losari. Pantai yang menjadi ikon kota ini terletak di kecamatan Ujung Pandang. Rasanya belum ke Makassar kalau belum ke pantai ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Panorama anjungan Pantai Losari sungguh begitu indah, memberikan rasa takjub atas keindahannya. Waktu paling tepat untuk berkunjung ke Pantai Losari adalah ketika sore hari. Duduk-duduk melihat sunset sambil ditemani angin sepoi-sepoi dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/manis-sampai-pedas-aneka-camilan-olahan-pisang-khas-bugis-makassar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">es pisang hijau<\/a> bakal jadi pengalaman nggak terlupa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saran saya hanya satu, hati-hati kalau mau pesan makanan di sekitar Pantai losari. Ada beberapa pedagang curang yang tidak memberi harga pada daftar menunya. Mereka biasanya akan menaikkan harga makanan kalau kalau kalian nggak tanya harga dulu sebelum pesan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Masjid 99 Kubah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak jauh dari Pantai Losari ada <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Masjid_99_Kubah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Masjid 99 Kubah<\/a>. Arsitektur Masjid 99 kubah yang indah dan modern memberikan daya tarik sendiri untuk dikunjungi. Kalian bisa menunaikan ibadah di sana atau sekadar mengambil gambar di sekitar masjid.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menikmati arsitektur yang indah dan modern, kalian juga bisa berburu kuliner di sekitar masjid. Kebetulan, di sekitar sana ada kawasan kuliner terkenal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, di atas hanya segelintir tempat yang membuat Ujung Pandang menjadi kecamatan paling menyenangkan se-Kota Makassar.\u00a0 Saya jamin kalian tidak akan bosan mengeksplorasi kecamatan ini. Selain beberapa destinasi di atas masih banyak tempat lain yang bisa kalian kunjungi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Yusril Saputra<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tempat-wisata-yang-sering-dikira-di-lembang-padahal-bukan\/\"><b>8 Tempat Wisata yang Sering Dikira Berada di Lembang, padahal Bukan<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ujung Pandang kecamatan paling menyenangkan se-Kota Makassar. Di sana banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi, dijamin nggak akan bosan.<\/p>\n","protected":false},"author":2574,"featured_media":278535,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[18835,23290,2380,24578],"class_list":["post-278481","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-kecamatan","tag-kota-makassar","tag-makassar","tag-ujung-pandang"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/278481","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2574"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=278481"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/278481\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/278535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=278481"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=278481"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=278481"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}