{"id":278051,"date":"2024-06-04T17:37:20","date_gmt":"2024-06-04T10:37:20","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=278051"},"modified":"2024-06-04T17:37:20","modified_gmt":"2024-06-04T10:37:20","slug":"bus-maya-gapura-intan-sukabumi-bandung-paling-nyaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bus-maya-gapura-intan-sukabumi-bandung-paling-nyaman\/","title":{"rendered":"Bus Maya Gapura Intan, Pilihan Terbaik untuk Bepergian dari Sukabumi ke Bandung"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Bus Maya Gapura Intan, bus jurusan Sukabumi-Bandung andalan yang nyaman.<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cukup banyak moda transportasi umum yang bisa digunakan warga Sukabumi yang hendak pergi ke Kota Bandung. Salah satu yang menjadi andalan adalah\u00a0 bus. Kendaraan ini banyak dipilih utamanya oleh para perantau merantau kuliah atau pekerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya adalah satu warga Sukabumi yang mengandalkan transportasi umum bus ketika ke Bandung. Awalnya saya tidak pilah-pilih tipe bus yang akan saya tumpangi. Jika sudah datang bus dan kebetulan jurusan Bandung, maka saya akan naik ke dalam bus tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu mengapa saya punya pengalaman naik berbagai bus dari Sukabumi ke Bandung, salah satunya naik Bus Maya Gapura Intan (MGI). Ketika pertama kali naik bus ini, saya langsung tahu MGI bakal jadi bus favorit saya. Ternyata saya nggak sendiri, banyak orang Sukabumi yang menjadikan bus bermotif kotak-kotak ini armada favorit.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Bus Maya Gapura Intan Sukabumi-Bandung minim ngetem<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan pertama saya lebih senang naik MGI dari Sukabumi ke Bandung karena tidak pernah ngetem terlalu lama dalam terminal. Berbeda dengan bus jurusan Sukabumi-Bandung lain yang bisa ngetem sangat lama. Benar-benar menguji kesabaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bus MGI biasanya hanya menunggu penumpang di satu tempat saja. Lokasi persisnya di depan toko mebel besar di kota Sukabumi. Waktu menunggu penumpangnya pun tidak terlalu lama. Jika tidak ada lagi penumpang yang hendak pergi ke Bandung, bus MGI akan langsung tancap gas tidak membuang-buang waktu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kondektur yang ramah dan kondisi bus yang membuat nyaman penumpang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal lain yang bikin saya nyaman menggunakan jasa bus MGI jurusan Sukabumi-Bandung adalah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/ragam\/pilu-kondektur-bus-jogja-kudus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kondektur yang ramah.<\/a> Mereka tidak pura-pura lupa ketika memberi kembalian. Tidak seperti kondektur bus lain, saya pernah lho menunggu kembalian hingga sampai ke Bandung. Untungnya saya memegang karcis bus yang ditandai berapa jumlah kembaliannya sehingga masih bisa dapat uang saya meskipun si kondektur memberikan dengan wajah yang ketus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kondektur yang ramah, kondisi bus MGI juga bersih dan wangi. AC-nya pun berfungsi dengan baik. Tempat duduknya juga sangat nyaman untuk menyender ditambah dengan musik yang membuat relaks. Berbeda dengan bus lain yang banyak sampah, sempit, dan kondisi AC yang rusak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Hampir tidak ada pedagang asongan atau pengamen yang mengganggu kenyamanan penumpang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya saya nggak begitu masalah dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/eksistensi-gamang-pedagang-asongan-di-tengah-demonstrasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pedagang asongan<\/a> dan pengamen yang masuk ke dalam bus ketika ngetem. Sekali lagi saya tekankan, ketika bus ngetem atau menunggu penumpang ya. Namun, kejadian yang sering terjadi, pedagang asongan dan pengamen tersebut naik-turun silih berganti sepanjang perjalanan Sukabumi-Bandung. Itu membuat kenyamanan di bus berkurang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan bus MGI, pedagang asongan dan pengamen hanya ada di tempat khusus sopir ngetem. Ketika hendak berangkat, pedagang asongan dan pengamen tersebut sudah meninggalkan bus.<\/span><\/p>\n<h2><b>Selalu diberi minuman gratis di tengah perjalanan sambil istirahat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bus MGI jurusan Sukabumi-Bandung biasanya akan berhenti di daerah <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kabupaten_Cianjur\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cianjur<\/a>, tepatnya di depan area persawahan. Di tempat tersebut sudah ada petugas MGI yang berseragam putih biru yang membawa buku kecil untuk mencatat jumlah penumpang sekaligus melihat kondisi bus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di saat yang bersamaan, akan ada petugas yang membagi-bagikan minuman manis kepada semua penumpang. Minumannya pun tidak sama setiap keberangkatan atau kepulangan ke Sukabumi. Apalagi menjelang lebaran, biasanya minumannya sedikit lebih premium.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sambil menikmati minuman gratis, saya dan penumpang lain bisa beristirahat atau menumpang ke kamar mandi yang ada di depan pemberhentian bus. Selain itu, biasanya akan ada pedagang asongan yang masuk ke dalam bus.<\/span><\/p>\n<h2><b>Waktu tempuh bus MGI Sukabumi-Bandung jauh lebih singkat dibandingkan dengan bus lain<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal terakhir yang membuat saya selalu memilih bus MGI Sukabumi-Bandung adalah waktu tempuh yang jauh lebih singkat dibanding bus lain. Bukan karena kebut-kebutan ya, sopir bus MGI tidak <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sopir-bus-ugal-ugalan-wajib-ditertibkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ugal-ugalan<\/a>. Mereka masih mematuhi aturan dalam berkendara yang membuat penumpang tidak merasa takut sehingga memberikan pengalaman ternyaman bagi para penumpangnya. Waktu tempuh bisa lebih cepat karena armada\u00a0 tidak banyak ngetem yang buang-buang waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap penumpang tentunya punya preferensi masing-masing dalam memilih moda transportasi ketika akan bepergian. Hal terpenting adalah kita bisa nyaman dalam memakai jasa transportasi umum tersebut tanpa paksaan apa pun. Nah bagi saya, bus MGI adalah armada terbaik untuk perjalanan Sukabumi-Bandung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Erfransdo<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/angkot-di-depok-hanya-untuk-mereka-yang-punya-nyali\/\"><b>Naik Angkot di Depok Hanya untuk Mereka yang Punya Nyali, Armada Bobrok dan Sopir Ugal-ugalan<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bus Maya Gapura Intan bus Sukabumi-Bandung paling nyaman karena nggak lama negtem, kondektur ramah, tidak ada pedagang dan pengamen, cepat.<\/p>\n","protected":false},"author":654,"featured_media":278059,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[141,24536,24537,18576,8607],"class_list":["post-278051","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-bandung","tag-bus-maya-gapura-intan","tag-mgi","tag-po","tag-sukabumi"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/278051","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/654"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=278051"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/278051\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/278059"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=278051"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=278051"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=278051"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}