{"id":277274,"date":"2024-05-29T10:49:18","date_gmt":"2024-05-29T03:49:18","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=277274"},"modified":"2024-05-29T10:49:18","modified_gmt":"2024-05-29T03:49:18","slug":"guru-bukan-pekerjaan-mudah-nggak-cocok-untuk-semua-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/guru-bukan-pekerjaan-mudah-nggak-cocok-untuk-semua-orang\/","title":{"rendered":"4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Jadi Guru, Sebaiknya Cari Profesi Lain kalau Nggak Ingin Menyesal Seumur Hidup"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bekerja sebagai guru itu tidak mudah. Sebagai seorang pengajar, saya merasakan sendiri tantangan-tantangan tersebut. Bahkan, beberapa teman saya yang seorang guru mengaku menyesal memilih jalan karier ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah benar-benar terjun ke dunia pendidikan banyak hal yang ternyata nggak sesuai dengan bayangannya. Selain berdampak pada kehidupan masing-masing, perasaan kecewa ini memungkinkan berdampak pada studi anak didik. Ujung-ujungnya, anak didik tidak mendapatkan haknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu mengapa sebelum menjadi guru, lebih baik pertimbangkan baik-baik keputusan kalian. Pekerjaan ini memang tidak untuk siapa saja. Tidak semua orang cocok menjadi guru, seperti orang-orang di bawah ini:<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Orang yang nggak menyukai dunia anak mending nggak usah jadi guru<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dunia ini ada dua tipe manusia, ada yang suka terhadap anak-anak dan ada yang tiba-tiba alergi tiap bertemu anak. Nah, bagi mereka yang memang dasarnya tidak memiliki minat terhadap dunia anak, menjadi guru sangat tidak direkomendasikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekalipun punya skill dalam mengajar, kemampuan itu akan sia-sia kalau kalau kalian enggan berbaur dengan anak-anak. Ya mungkin kalian masih bisa mengajar dengan baik di kelas, tapi kalian nggak menikmatinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian juga akan sulit bermanuver kalau ada kejadian yang di luar kendali. Padahal kemampuan untuk beradaptasi seperti ini diperlukan dalam pekerjaan apapun. Jadi, kalau pada dasarnya memang tidak suka dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/belanja-barsama-anak-kecil-ada-etikanya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dunia anak-anak<\/a>, mending hapus profesi ini dari list pilihan karier kalian.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Tidak suka tantangan dan berharap kerja hanya sesuai jobdesk<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata siapa jadi guru itu tidak menantang dan hanya mengajar saja? Nyatanya, profesi ini harus selalu siap dengan jobdesk di luar kegiatan mengajar. Misalnya saja, kita sewaktu-waktu bisa saja ditugaskan untuk bertanggung jawab atas acara tertentu di sekolah. Bukankah itu tanggung jawab yang begitu jauh dari mengajar? Cukup menantang bukan?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau memang kalian tidak suka <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/punya-pengalaman-kerja-yang-melenceng-dari-job-desc-itu-bikin-kapok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tantangan di luar jobdesk<\/a> yang seharusnya dikerjakan, opsi jadi pegawai kantoran saya kira lebih baik.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Orang yang suka kebebasan dan tidak senang terhadap rutinitas nggak cocok jadi guru<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang tugas guru itu memerdekakan (baca: membebaskan) manusia dengan mencerdaskannya. Namun, ironinya guru sendiri dilarang untuk bebas. Setelah kontrak ditandatangani dan sah menjadi seorang guru, maka saat itu juga kita harus siap dengan ketidakbebasan dan rutinitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rutinitas sehari-hari untuk mengajar membuat seorang pengajar jadi tidak bisa bebas. Seolah-olah guru itu adalah manusia sempurna yang dilarang melakukan kesalahan. Maka jika kalian adalah orang yang selalu ingin merasa bebas dan tidak terikat rutinitas, mending jangan jalani profesi ini. Lebih baik kerja freelancer aja.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Berharap gaji UMR<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini yang paling lucu. Jika memang kalian adalah tipe orang yang ingin mendapatkan gaji UMR setelah bekerja, jangan coba-coba jadi guru. Boro-boro UMR, gaji guru honorer saja bahkan tidak lebih besar dari<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/gaji-guru-honorer-jauh-di-bawah-tukang-parkir-liar\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">penghasilan tukang parkir liar<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>Mereka yang mendapat digit gaji yang lumayan harus melalui beberapa tahapan terlebih dahulu. <span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Tahapannya tidaklah mudah, seperti ikut <a href=\"https:\/\/glints.com\/id\/lowongan\/pppk-guru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PPPK (P3K)<\/a>, ikut program pemerintah, atau diangkat menjadi PNS\/ASN. Kalau pengajar di sekolah swasta? Bisa jadi gajinya lebih besar dari guru honorer, tapi rata-rata tidak pernah bisa menyentuh UMR. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini yang saya amati di Kota Bandung ya, gaji paling besar seorang guru saja, yang saya ketahui sekitar Rp3-4 juta, itu tidak lebih besar dari penghasilan teman saya yang bekerja sebagai kasir Yomart. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Memang mengherankan dunia pendidikan di negeri kita ini. Sekolahnya susah, UKT kuliahnya nggak murah, kualifikasi jadi guru nggak mudah, hingga kerjanya serius, tapi gajinya bercanda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kalian termasuk orang dengan tipe-tipe di atas, jangan sampai kejeblos jadi guru dan mengalami penyesalan pahit seumur hidup. Kecuali kalian orang yang sabarnya seperti polisi tidur, ya silakan saja dicoba horornya profesi yang satu ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Handri Setiadi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/guru-mengajar-anak-orang-tapi-anak-sendiri-nggak-diperhatikan\/\"><b>Ironi Profesi Guru: Mengajar Anak Orang Sampai Pintar, tapi Anak Sendiri Nggak Diperhatikan<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bekerja sebagai guru tidak cocok untuk orang-orang ini: nggak suka dunia anak, nggak suka tantangan, ingin bebas, berharap gaji UMR.<\/p>\n","protected":false},"author":1354,"featured_media":277432,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[16864],"tags":[382,4707,2094,3548,359,4602],"class_list":["post-277274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profesi","tag-anak-anak","tag-gaji-guru","tag-guru","tag-pengajar","tag-sekolah","tag-umr"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/277274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1354"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=277274"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/277274\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/277432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=277274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=277274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=277274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}