{"id":276137,"date":"2024-05-17T10:00:25","date_gmt":"2024-05-17T03:00:25","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=276137"},"modified":"2024-05-17T09:50:13","modified_gmt":"2024-05-17T02:50:13","slug":"dari-upin-dan-ipin-kita-tahu-fenomena-halo-dek-ada-di-malaysia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dari-upin-dan-ipin-kita-tahu-fenomena-halo-dek-ada-di-malaysia\/","title":{"rendered":"Dari Upin dan Ipin Kita Tahu, Fenomena \u201cHalo Dek\u201d Juga Terjadi di Malaysia. Abah dan Emak Salah Satunya\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serial TV anak-anak asal Malaysia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin dan Ipin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0saat ini sudah berjalan 17 musim dan terdiri dari 645 episode. Cerita tentang keseharian dua bocah kembar yang tinggal di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-crazy-rich-kampung-durian-runtuh-upin-ipin-yang-nggak-medit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kampung Durian Runtuh<\/a> itu benar-benar seru dan penuh pembelajaran. Nggak heran, kartun yang diproduksi oleh Les&#8217; Copaque ini bisa bertahan hingga ratusan episode.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang tua yang mendampingi anaknya menonton TV, sudah banyak sekali episode Upin dan Ipin yang saya tonton. Dari ratusan episode yang pernah saya tonton, ada pertanyaan besar yang mengganjal di hati saya. Bagaimana wajah orang tua dari Upin, Ipin, dan Kak Ros ya? Hingga saat ini, wajah orang tua yang diceritakan sudah meninggal dunia itu tidak pernah terungkap. Bahkan, saya perhatikan di salah satu episode, foto kedua orang tua Upin Ipin yang dipajang di ruang TV di-crop pada bagian kepalanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai penonton dengan daya kepo tinggi, saya akhirnya menelusuri dan menemukan beberapa fakta terkait orang tua duo kembar dan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/membayangkan-upin-ipin-jadi-joki-skripsi-ehsan-jadi-klien-dan-dimarahi-kak-ros\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Kak Ros<\/a> ini:<\/span><\/p>\n<h2><b>Abah seorang tentara<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengulik identitas orang tua Upin dan Ipin, kita harus kembali ke season 3 yang tayang pada 2009. Ada episode berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Istimewa Hari Ibu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengungkapkan bahwa orang tua duo bocil itu sudah lama meninggal. Dikisahkan pada episode itu, Upin dan Ipin berziarah ke makam orang tuanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, identitas lebih detail mengenai ayah tiga bersaudara itu bisa kita tonton di episode berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kesayangan Kita. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Di episode itu kita bisa tahu kalau ayah mereka yang bernama a Abdul Salam berprofesi sebagai tentara. Ini\u00a0 bisa diketahui dari name tag yang menempel pada seragam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diceritakan, Abah meninggal saat bertugas membela negara. Ketika menonton episode tersebut, sebenarnya saya agak heran. Kenapa informasi yang begitu membanggakan harus ditutup-tutupi oleh<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/opah-upin-ipin-punya-6-nasihat-puasa-yang-sangat-relate\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Opah<\/a>? Kalau di kampung saya sih, sudah pasti seluruh warga tahu kalau ada anggota keluarga yang meninggal dengan cara begitu terhormat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan Opah \u201cmenyembunyikan\u201d barang-barang peninggalan abah supaya tidak lekas rusak. Peninggalan berupa seragam dan topi tentara itu menjadi satu-satunya kenangan dari ayah mereka. Ya sudah, kita terima saja ya penjelasan Opah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Emak adalah seorang perawat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, identitas ibu alias Emak bisa diketahui dari season 15 episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mimpi Terindah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Upin dan Ipin mendapat informasi dari Uncle Muthu bahwa ibu mereka adalah seorang perawat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam episode tersebut diceritakan kalau Abah adalah sosok yang pekerja keras yang sudah berjualan sejak muda. Pendapatan dari jualan ditabung untuk biaya kuliah. Saat berjualan itu Abah bertemu dengan Emak yang hingga saat ini belum pernah diketahui namanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, di Kampung Durian runtuh, Abah dan Emak couple goals banget. Mereka berdua berhasil kuliah di kampus yang sama sampai akhirnya meraih cita-cita bersama-sama. Abah jadi tentara, emak jadi perawat. Benar-benar definisi hubungan yang sehat, dua-duanya green flag.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika menonton episode tersebut saya sedikit kaget. Ternyata selama ini orang tua duo kembar dan Kak Ros adalah couple tentara dan perawat. Jangan-jangan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/menebak-alasan-bidan-dan-perawat-seringnya-nikah-sama-tentara-atau-polisi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">fenomena \u201cHalo Dek\u201d<\/a> yang viral di media sosial akhir-akhir ini juga terjadi di Negeri Jiran ya. Bagi yang belum tahu, &#8220;Halo Dek&#8221; merupakan ungkapan untuk menggambarkan banyaknya tentara\/polisi yang berpasangan dengan perawat. Memang sih, Abah dan Emak berjumpa jauh sebelum mereka masuk dunia kerja, tapi tetap saja, kok ya bisa pas ya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Wajah orang tua Upin Ipin yang masih rahasia walau sudah ratusan episode<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya benar-benar nggak paham apa yang dipikirkan oleh penulis naskah Upin dan Ipin. Sudah ratusan episode tayang kok ya wajah kedua orang tua tokoh utama nggak segera diungkap. Saya rasa ini akan menjadi salah satu misteri di universe <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selamanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, memang ada foto Abah dan Emak di ruang tamu, tapi wajahnya di-crop. Sementara dalam episode <\/span><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=PYTVR9h_AwI\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Secebis Kenangan Abah<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, diceritakan Upin dan Ipin sedang melihat album foto bersama Opah. Dalam album tersebut terdapat foto masa lalu Abah dan Emak. Dari sekian banyak foto yang ada, tidak ada satupun yang menampakkan wajah Abah dan Emak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya benar-benar nggak habis pikir. Bisa-bisanya foto sebanyak itu nggak menampilkan wajah Abah dan Emak. Foto-foto itu selalu rusak di bagian wajah, kalau nggak ngeblur, ya sobek. Paling kesal kalau Abah dan emak hanya tampak dari belakang. Kata Opah, dahulu Kampung Durian Runtuh pernah kebanjiran. Jadi album foto tersebut terendam dan rusak. Tapi, kok ya bisa pas banget yang rusak bagian wajah orang tua Upin Ipin ya, hmm.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau saya pribadi membayangkan Emak akan mirip Kak Ros. Sementara Abah mungkin seperti tentara pada umumnya, berambut cepak 1 centi dan punya brewok biar sangar. Tolonglah Les Copaque, harus menanti berapa ratus episode lagi supaya rasa penasaran saya ini terjawab?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Nimas Faradyta<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kampung-durian-runtuh-upin-ipin-di-dunia-nyata-ada-di-sini\/\"><b>Menerka Letak Kampung Durian Runtuh \u201cUpin Ipin\u201d di Dunia Nyata<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari Upin dan Ipin kita tahu kalau fenomena &#8220;halo dek&#8221; mungkin juga ada di Malaysia. Fenomena yang memasangkan tentara dengan perawat. <\/p>\n","protected":false},"author":2546,"featured_media":276258,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[14435,15095,23326,24345,10690],"class_list":["post-276137","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-kak-ros","tag-kampung-durian-runtuh","tag-opah","tag-orang-tua-upin-ipin","tag-upin-dan-ipin"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/276137","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2546"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=276137"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/276137\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/276258"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=276137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=276137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=276137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}