{"id":275750,"date":"2024-05-12T16:06:17","date_gmt":"2024-05-12T09:06:17","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=275750"},"modified":"2024-05-12T16:06:17","modified_gmt":"2024-05-12T09:06:17","slug":"penikmat-kopi-daun-bawang-adalah-kaum-tersesat-segeralah-bertobat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/penikmat-kopi-daun-bawang-adalah-kaum-tersesat-segeralah-bertobat\/","title":{"rendered":"Penikmat Kopi Daun Bawang Adalah Kaum Tersesat, Segeralah Bertobat!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hari terakhir media sosial diramaikan oleh konten-konten terkait dunia kopi. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jangan-jadi-barista\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Barista<\/a> asal Indonesia, Mikael Jasin, memenangkan kompetisi bergengsi di dunia perkopian. Co Founder dan CEO Catur Coffee Company itu menyabet predikat barista terbaik di dunia setelah menjuarai kompetisi World Barista Championship (WBC) 2024.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah kabar yang membanggakan dari dunia perkopian, lini masa juga diramaikan oleh kopi daun bawang asal Tiongkok. Kopi aneh itu sudah masuk ke Indonesia, salah satu negara dengan penghasil biji kopi ternikmat di dunia. Bahkan, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-biji-kopi-starbucks-yang-sebaiknya-dicoba-minimal-sekali-seumur-hidup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">biji kopi Sumatera<\/a> adalah bean wajib atau regular yang selalu ada di gerai Starbucks seluruh dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya hanya ingin mengatakan, penikmat kopi daun bawang (kalau memang di luar sana benar-benar ada orang yang menikmat kopi aneh ini) adalah makhluk sesat yang harus segera bertobat! Indonesia negara penghasil biji kopi dengan kualitas barista yang nggak kaleng-kaleng bisa menghasilkan minuman yang nikmat. Kenapa sih harus mendatangkan tren minuman kopi yang menjijikan itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kopi daun bawang hadir di Surabaya, Jakarta, dan viral di media sosial<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kopi daun bawang pertama kali diperkenalkan di Tiongkok. Setelah itu, kopi ini viral hingga ke Vietnam dan Indonesia. Jika mengetik keyword \u201ckopi daun bawang\u201d di TikTok, akan muncul puluhan video influencer sedang mencicipi kopi aneh itu. Tidak hanya popular di media sosial, kopi daun bawang ternyata juga hype di dunia nyata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, di Surabaya sudah ada kafe yang secara khusus menjual kopi daun bawang, begitu juga di Jakarta dan tidak menutup kemungkinan di kota-kota lain. Mengingat, karakter bisnis F&amp;B di Indonesia memang latah. Kalau ada <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kuliner-viral-di-2023-yang-patut-dicoba-sebelum-ganti-tahun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">minuman yang viral di media sosial<\/a>, akan langsung banyak penirunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Tiongkok, kopi bernama spring onion latte ini adalah salah satu menu dark cuisine atau makanan dengan kombinasi aneh. Sebelum spring onion latte, di Tiongkok sudah ada banyak racikan kopi aneh seperti kopi tiram, nasi dengan campuran kopi, latte dengan kecap, dan latte rasa saus sambal. Perlu dicatat, dark cuisine bukanlah tren membuat makanan dan minuman enak, tapi lebih ke pada makanan yang dikombinasikan dengan bahan yang berseberangan atau yang tidak biasa.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rasa minuman yang ambyar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya beri sedikit gambaran kopi daun bawang. Pertama-tama penjual akan memasukkan irisan daun bawang ke dalam gelas dan sedikit menumbuknya. Setelah itu, gelas ditambahkan oleh fresh milk, espresso, dan taburan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-jenis-sayuran-yang-bisa-ditanam-pemula\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">daun bawang<\/a> sebagai topingnya. Apakah rasanya enak? Tentu saja tidak enak sama sekali. Saya tidak muntah saat meminumnya saja sudah alhamdulillah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan saja, kopi yang memiliki rasa pahit, dicampur dengan susu yang gurih, lalu diberi daun bawang yang aroma dan rasanya begitu menyengat. Apalagi, saat meminumnya, kalian akan merasakan tekstur daun bawah yang digunakan sebagai topping. Perpaduan yang sangat ambyar. Benar-benar tidak seperti minum kopi, melainkan lebih seperti makan daun bawang doang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya berusaha mencari kenikmatan dari minuman yang satu ini. Hasilnya nol besar alias nggak ada nikmatnya sama sekali. Saya ingin mencekik leher barista atau siapa saja pencetus kopi daun bawang ini. Begini lho, ada banyak bahan makanan di muka bumi ini yang cocok dipadukan dengan kopi, kok ya malah aneh-aneh mencampur kopi dengan daun bawang yang diiris tipis-tipis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur saja, saya membeli minuman aneh ini karena penasaran saja sih. Saya memang nggak berharap banyak dengan rasanya. Benar saja, setelah ini saya nggak akan lagi mencoba minuman ini. Daun bawang paling bener dipadukan dengan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lumpia-semarang-isi-rebung-bau-pesing-karena-penjual-nggak-bisa-masak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> lumpia Semarang<\/a> saja daripada kopi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Berhentilah fomo, mari bangga dengan kopi lokal<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sependek pengetahuan saya, Tiongkok bukan negara penghasil kopi. Satu-satunya biji kopi yang pernah saya dengar yang berasal dari Tiongkok adalah kopi Pe-erh yang ditanam di Yunnan. Itu pun tidak begitu mendunia, masih kalah popular dengan biji kopi Sumatera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa dibilang, urusan kopi Indonesia jauh lebih baik dari Tiongkok. Sehingga, aneh rasanya kalau kita malah mempopulerkan racikan minuman kopi dari Tiongkok ke Indonesia. Selain itu, untuk apa sih<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/FOMO\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> fomo<\/a> dengan sesuatu yang sudah aneh sejak dalam pikiran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau mau seru-seruan boleh-boleh saja, tapi mau sampai kapan selalu latah dengan tren minuman aneh? Apa nggak mending minum kopi yang wajar saja. Toh, ada banyak coffee shop lokal yang memiliki kualitas kopi yang baik dan rasa minuman kopin yang nikmat.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Tiara Uci<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/secanggih-apa-pun-lidahmu-kopi-saset-tetaplah-yang-jadi-juara\/\"><b>Celaka, di Warmindo Tak Ada Manual Brew!: Secanggih Apa pun Lidahmu, Kopi Saset Tetaplah yang Jadi Juara<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kopi daun bawang viral karena keunikannya. Dari segi rasa, minuman ini benar-benar ambyar. Lebih baik minum kopi pada umumnya saja. <\/p>\n","protected":false},"author":1542,"featured_media":275754,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13078],"tags":[16095,24298,24297,140,24296],"class_list":["post-275750","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-biji-kopi","tag-dark-cuisine","tag-daun-bawang","tag-kopi","tag-kopi-daun-bawang"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1542"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=275750"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275750\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/275754"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=275750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=275750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=275750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}